Ledakan Penyeranta Lebanon, Taiwan Lakukan Penyelidikan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 20 September 2024
Ledakan Penyeranta Lebanon, Taiwan Lakukan Penyelidikan

Taiwan menyelidiki perusahaan Gold Apollo dengan dengan ledakan perangkat komunikasi nirkabel di Lebanon.(Foto: ANTARA/Anadolu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - SEBUAH perusahaan Taiwan, Gold Apollo, diduga terkait dengan ledakan penyeranta yang terjadi di Lebanon, Selasa (17/9). Badan intelijen Israel, Mossad, seperti dilaporkan Reuters, telah menanam sejumlah kecil bahan peledak di dalam 5.000 penyeranta yang dipesan kelompok Hezbollah Lebanon dari Gold Apollo.

Atas laporan itu, seperti diwartakan ANTARA, Dinas Keamanan Taiwan menggelar penyelidikan. "Dinas Keamanan Taiwan sedang menyelidiki isu ini dan menanggapinya secara serius. Departemen Pertahanan tidak terlibat dalam kasus ini," kata Kepala Departemen Pertahanan Taiwan Wellington Koo, Kamis (19/9), dikutip Radio Taiwan International.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Pertahanan Sun Li-fang mengatakan kementerian tidak memiliki penjelasan atas tindakan Gold Apollo. Namun, CEO Gold Apollo mengklaim penyeranta yang meledak itu tidak ada hubungannya dengan produsen Taiwan tersebut. Meski demikian, ia menyebut alat itu diproduksi dan dikembangkan BAC Consulting KFT, yakni sebuah perusahaan Hongaria di bawah lisensi Gold Apollo.

Di lain sisi, perusahaan Hongaria itu mengatakan kepada RIA Novosti bahwa pihaknya telah memberikan layanan konsultasi bisnis dan tidak terlibat dalam produksi penyeranta.

Baca juga:

Ledakan Lebanon, Produsen Radio Sebut sudah Setop Produksi



Ledakan penyeranta terjadi di berbagai bagian Lebanon. Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan ledakan tersebut menewaskan 12 orang dan melukai hingga 2.800 orang.

Media menyebut penyeranta yang kerap digunakan Hezbollah merupakan sistem komunikasi rahasia paling kokoh terhadap peretasan. Hingga kini penyebab ledakan tersebut masih belum diketahui. Sementara itu, otoritas Lebanon menuduh Israel bertanggung jawab atas insiden tersebut.(*)

Baca juga:

Berkaca dari Ledakan Lebanon, Berikut Langkah Mabes Polri Awasi Gedung Bahan Peledak

#Lebanon #Ledakan Lebanon
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Dunia
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
UNIFIL melaporkan 69 pelanggaran udara Israel di Lebanon, termasuk 25 serangan udara. Serangan juga menghantam ambulans, menewaskan paramedis.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Gencatan Senjata di Lebanon Makin Suram, UNIFIL PBB Catat Israel Luncurkan 69 Serangan Udara
Dunia
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Serangan udara Israel di Lebanon selatan menewaskan anggota UNIFIL asal Serbia dan melukai dua lainnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 05 Juni 2026
Pasukan UNIFIL PBB Kembali Jadi Korban Serangan Israel di Lebanon, 1 Tewas 2 Luka-Luka
Dunia
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Gerakan Hizbullah Lebanon siap mematuhi gencatan senjata jika Israel berhenti menyerang seluruh wilayah Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 03 Juni 2026
Hizbullah Siap Berdamai Tapi Juga Siap Lawan Israel Jika Bombardir Pinggiran Beirut
Dunia
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
IDF atau pasukan pertahanan Israel untuk memperluas operasi militer di Lebanon. Pasukan kami telah menyeberangi Sungai Litani.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 01 Juni 2026
Kuasai Benteng Era Perang Salib Kastil Beaufort, Netanyahu Perintahkan Perluas Operasi di Lebanon Selatan
Indonesia
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Disiplin menerapkan standar keamanan sangat penting mengingat saat ini konflik di Timur Tengah tengah memanas dan eskalasinya terasa sampai Lebanon.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 12 Mei 2026
Satgas Konga Bakal Diberangkatkan ke Lebanon Pada Akhir Mei 2026
Indonesia
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Praka Farizal Romadhon dinyatakan gugur dalam insiden tersebut setelah terkena serangan langsung di lokasi kejadian.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 27 April 2026
Pemerintah Belum Pastikan Keberangkatan Jenazah Praka Rico Dari Lebanon
Indonesia
Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, DPR RI Tolak Program UNIFIL Dihentikan
Anggota Komisi I DPR RI Amelia Anggraini meminta pemerintah evaluasi menyeluruh dengan tiga fokus utama.
Frengky Aruan - Minggu, 26 April 2026
Prajurit TNI Kembali Gugur di Lebanon, DPR RI Tolak Program UNIFIL Dihentikan
Indonesia
PBB Sambut Kesepakatan Gencatan Senjata Lebanon dan Israel
PBB melalui misi politik dan perdamaian akan terus mendukung upaya-upaya menuju perdamaian.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 17 April 2026
PBB Sambut Kesepakatan Gencatan Senjata Lebanon dan Israel
Dunia
Berunding Dengan Iran, Trump Minta Isarel Kurangi Serangan ke Iran
Trump mengatakan dia “sangat optimistis” akan potensi kesepakatan perdamaian antara AS dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 10 April 2026
Berunding Dengan Iran, Trump Minta Isarel Kurangi Serangan ke Iran
Dunia
Sehari Setelah Dibombardir Israel, Lebanon Tetapkan Hari Berkabung Nasional
"Semua administrasi publik, institusi, dan pemerintah kota akan tutup, bendera nasional akan dikibarkan setengah tiang," kata PM Lebanon
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Sehari Setelah Dibombardir Israel, Lebanon Tetapkan Hari Berkabung Nasional
Bagikan