Lebih Paham Tentang Chronic Fatigue Syndrome

Febrian AdiFebrian Adi - Jumat, 26 Mei 2023
Lebih Paham Tentang Chronic Fatigue Syndrome

CFS merupakan kondisi yang ditandai dengan rasa lelah sepanjang waktu. (Foto: Unsplash/Ephraim)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PERNAHKAH kamu masih tetap merasa lelah meski sudah tidur atau beristirahat cukup sepanjang hari? Bila iya, bisa jadi hal tersebut menandakan suatu kondisi tertentu yang disebut sindrom kelelahan kronis atau chronic fatigue syndrome (CFS).

Seperti dikabarkan Alodokter, (24/5), CFS merupakan kondisi yang ditandai dengan rasa lelah sepanjang waktu. Itu tentu akan mengurangi kualitas hidup penderitanya, karena keluhan lelah yang terus-menerus akan membuat penderita CFS merasa tidak bertenaga untuk bekerja atau melakukan aktivitas lainnya.

Baca juga:

Semua Orang terlalu Lelah untuk Mengirim Pesan Teks

Kelelahan bisa terjadi kapan pun. (Foto: Unsplash/Tony)

Berbeda dengan kelelahan karena menjalani aktivitas fisik berat atau sedang tidak fit, sindrom kelelahan kronis bahkan bisa menimbulkan rasa lelah yang cukup berat hingga membuat penderitanya sulit beranjak dari tempat tidur (malaise). Rasa lelah itu juga masih bisa muncul saat bangun tidur, meski sudah cukup tidur. Bukan hanya pada orang dewasa, kondisi ini juga bisa terjadi pada anak-anak.

Sindrom kelelahan kronis bisa menimbulkan gejala yang cukup bervariasi, tergantung tingkat keparahan dari kondisi yang dialami setiap penderita. Seseorang dikatakan mengalami sindrom kelelahan kronis jika ia sering atau terus-menerus merasa lelah selama lebih dari enam bulan tanpa penyebab yang jelas. Berikut gejala yang dapat muncul akibat gangguan sindrom kelelahan kronis, yakni:

- Nyeri otot dan sendi

- Sakit kepala

- Sulit berkonsentrasi

- Gangguan tidur, misalnya menjadi sulit tidur, semakin sering tidur atau sering terbangun saat tertidur

- Pusing saat duduk atau berdiri karena tekanan darah menurun

- Masalah psikologis, seperti emosi tidak terkendali, sering panik dan cemas

- Pembengkakan kelenjar getah bening

- Sakit tenggorok

Selain beberapa gejala itu, penderita sindrom kelelahan kronis juga bisa merasakan gejala lain, seperti menggigil dan berkeringat di malam hari, gangguan pencernaan, dada berdebar, serta mati rasa atau kesemutan di bagian tubuh tertentu.

Baca juga:

Lelah Berkepanjangan, Waspada Demam Berdarah Dengue

Mengapa badan sering terasa lelah walau sudah istirahat. (Foto: Unsplash/Abbie)

Untuk memastikan apakah seseorang menderita sindrom kelelahan kronis, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter. Dalam menentukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan menelusuri riwayat keluhan yang dirasakan pasien.

Dokter juga akan melakukan serangkaian pemeriksaan untuk mendeteksi apakah terdapat beberapa faktor risiko. Setelah memastikan diagnosis dan faktor risikonya, dokter akan memberikan penanganan yang sesuai. (far)

Baca juga:

Lelah Setelah Menjadi Vegan? Ada Apa?

#Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Indonesia
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Sekolah diminta tidak menjalankan aktivitas luar ruangan seolah kualitas udara dalam kondisi normal.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Asap Karhutla Mengancam Anak, DPR Minta Sekolah tak Nekat Gelar Aktivitas Luar Ruangan
Bagikan