Lebih dari Sekadar Konten, ASMR Bermanfaat untuk Mengatasi Kecemasan
Meredakan kecemasan dengan stimulan suara. (Foto: Unsplash/Michal Matlon)
SUARA satisfying dari konten ASMR memang jadi hiburan tersendiri bagi sebagian orang. Tidak hanya sekadar menghibur, ternyata ASMR disebut-sebut juga bermanfaat untuk mengatasi kecemasan, loh.
ASMR adalah akronim dari Autonomous Sensory Meridian Response dan digunakan untuk menggambarkan sensasi menggelitik, sekaligus menenangkan yang muncul sebagai respons dari rangsangan audio atau visual tertentu. Contoh rangsangannya adalah suara bisikan atau suara gesekan benda yang lembut.
Meski masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut, tapi beberapa studi yang ada menyebutkan bahwa ASMR memang bisa meredakan rasa cemas. Dalam penelitian tersebut, mengutip laman Alodokter, dikatakan bahwa sensasi menggelitik pada ASMR, yang biasanya dimulai dari kepala hingga menjalar ke seluruh anggota tubuh, dapat memperlambat ritme jantung.
Baca juga:
Tidak hanya itu, sensasi tersebut juga mampu memicu produksi hormon bahagia, seperti hormon serotonin. Nah, hal-hal itulah yang kemudian dapat membantu membuat pikiran dan tubuh menjadi lebih tenang, rileks, dan nyaman.
Selain meredakan kecemasan, sebagian orang yang mendengarkan bunyi ASMR juga bisa mengurangi berbagai perasaan negatif, meredakan bad mood, dan meningkatkan kualitas tidur.
Hingga saat ini, konten ASMR masih lebih banyak ditemukan dalam jenis suara, seperti suara bisikan, suara ketukan, suara mengunyah, suara menulis, suara membalik halaman buku, dan suara gesekan benda yang lembut. Meski ASMR berbasis audio memang lebih mudah ditemukan, tetapi ternyata tidak semua orang cocok.
Pada beberapa orang, mendengar beberapa jenis suara seperti di atas justru dapat memicu perasaan tidak nyaman. Kondisi ini disebut juga dengan misophonia.
Baca juga:
Jika kamu kerap merasa terganggu oleh suara-suara tersebut, berarti kamu bisa mencoba ASMR yang berbasis visual. Seperti video menulis, video melukis, video menyisir rambut, video melipat cucian, video mencampur cat, dan video mengelus hewan peliharaan.
Itulah beberapa jenis ASMR yang bisa kamu coba untuk membantu meredakan rasa cemas. Kini, konten ASMR bisa dengan mudah kamu temukan di banyak media, seperti media sosial atau platform musik online.
Namun perlu diingat, meski memang dapat membantu meredakan kecemasan, tetapi ASMR saja tidak cukup untuk mengatasi gangguan kecemasan yang parah. Oleh sebab itu, jika kamu kerap merasa cemas tanpa sebab yang jelas, berlebihan, dan sulit diredam, sebaiknya segera konsultasikan kondisi tersebut ke psikolog. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Prodia Hadirkan PCMC sebagai Layanan Multiomics Berbasis Mass Spectrometry
Senang Ada Temuan Kasus Tb, Wamenkes: Bisa Langsung Diobati
Momen Garda Medika Hadirkan Fitur Express Discharge Permudah Layanan Rawat Jalan