Lebaran Tetap Hangat Lewat Silaturahmi Vitual

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Rabu, 12 Mei 2021
Lebaran Tetap Hangat Lewat Silaturahmi Vitual

Sekarang semuanya serba virtual. (Foto: Unsplash/Sigmund)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MOMEN libur Lebaran memang ditunggu-tunggu banyak orang karena selain dapat THR, juga bisa berkumpul dengan keluarga besar. Sayangnya Lebaran tahun ini sama seperti tahun kemarin yang membuat kita harus tetap di rumah saja. Meski begitu, canda tawa Lebaran tetap bisa dirasakan lewat silaturahmi virtual.

“Di masa pandemi, sebaiknya silaturahmi dalam rangka Idul Fitri hanya dilakukan bersama keluarga serumah dan tidak menggelar kegiatan open house atau halal bihalal,” kata dr. Samuel Josafat Olam, MPH. mengutip ANTARA.

Meski tidak bertemu langsung, ada cara lain untuk menunjukkan perhatian dan rindu dengan keluarga, yakni mengirimkan makanan atau parsel Lebaran. dr. Samuel menyarankan menikmati Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga dengan menghabiskan kegiatan bersama, seperti memasak, menonton film, bermain musik, dan melakukan panggilan video.

Baca juga:

Tutorial Silaturahmi Virtual Kekinian Saat Pandemi Virus Corona

Lebaran Tetap Hangat Lewat Silaturahmi Vitual
Lebaran kali ini tidak seperti biasanya. (Foto: Unsplash/Gradikaa Aggi)

Kalau memang terpaksa harus bertemu dengan orang lain misalnya tetangga, selalu kenakan masker dan hindari makan bersama. Sebaiknya batasi waktu pertemuan dan hindari bersalaman atau kontak fisik secara langsung. Untuk keluarga yang salah satu anggotanya lansia untuk tidak lengah meski sudah mendapatkan vaksin COVID-19.

“Meskipun banyak lansia kini sudah mendapatkan vaksin, tidak berarti mereka terlindung sepenuhnya, sehingga mereka perlu dijaga untuk tidak berkontak dengan orang lain. Demikian pula orang-orang dengan penyakit penyerta dan yang tidak dalam kondisi sehat sepenuhnya,” kata dr. Samuel.

Ia juga menyarankan untuk shalat Id di rumah seperti anjuran Majelis Ulama Indonesia karena tidak ada cara yang lebih efektif untuk mencegah penularan COVID-19 selain berada di rumah.

Baca juga:

Eratkan Silaturahmi di Akhir Ramadan

Lebaran Tetap Hangat Lewat Silaturahmi Vitual
Shalat di rumah. (Foto: Unsplash/Falaq Lazuardi)

Perlu diingat tidak semua tempat diizinkan menggelar shalat Idul Fitri berjamaah kecuali lokasi yang masuk ke dalam zona hijau dan kuning.

“Para lansia, orang dengan penyakit penyerta, orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, serta anak-anak tidak menghadiri shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan,” ujarnya.

Jika ada yang masih ingin melaksanakan ibadah ini di masjid atau lapangan, ingat untuk selalu mengenakan masker, menjaga jarak minimal 1,5 meter, membawa perlengkapan shalat pribadi dari rumah, dan rajin mencuci tangan. (and)

Baca juga:

Buah Tangan yang Patut Dibawa saat Silaturahmi Lebaran

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan