Lebaran Tetap Hangat Lewat Silaturahmi Vitual
Sekarang semuanya serba virtual. (Foto: Unsplash/Sigmund)
MOMEN libur Lebaran memang ditunggu-tunggu banyak orang karena selain dapat THR, juga bisa berkumpul dengan keluarga besar. Sayangnya Lebaran tahun ini sama seperti tahun kemarin yang membuat kita harus tetap di rumah saja. Meski begitu, canda tawa Lebaran tetap bisa dirasakan lewat silaturahmi virtual.
“Di masa pandemi, sebaiknya silaturahmi dalam rangka Idul Fitri hanya dilakukan bersama keluarga serumah dan tidak menggelar kegiatan open house atau halal bihalal,” kata dr. Samuel Josafat Olam, MPH. mengutip ANTARA.
Meski tidak bertemu langsung, ada cara lain untuk menunjukkan perhatian dan rindu dengan keluarga, yakni mengirimkan makanan atau parsel Lebaran. dr. Samuel menyarankan menikmati Idul Fitri di rumah saja bersama keluarga dengan menghabiskan kegiatan bersama, seperti memasak, menonton film, bermain musik, dan melakukan panggilan video.
Baca juga:
Tutorial Silaturahmi Virtual Kekinian Saat Pandemi Virus Corona
Kalau memang terpaksa harus bertemu dengan orang lain misalnya tetangga, selalu kenakan masker dan hindari makan bersama. Sebaiknya batasi waktu pertemuan dan hindari bersalaman atau kontak fisik secara langsung. Untuk keluarga yang salah satu anggotanya lansia untuk tidak lengah meski sudah mendapatkan vaksin COVID-19.
“Meskipun banyak lansia kini sudah mendapatkan vaksin, tidak berarti mereka terlindung sepenuhnya, sehingga mereka perlu dijaga untuk tidak berkontak dengan orang lain. Demikian pula orang-orang dengan penyakit penyerta dan yang tidak dalam kondisi sehat sepenuhnya,” kata dr. Samuel.
Ia juga menyarankan untuk shalat Id di rumah seperti anjuran Majelis Ulama Indonesia karena tidak ada cara yang lebih efektif untuk mencegah penularan COVID-19 selain berada di rumah.
Baca juga:
Perlu diingat tidak semua tempat diizinkan menggelar shalat Idul Fitri berjamaah kecuali lokasi yang masuk ke dalam zona hijau dan kuning.
“Para lansia, orang dengan penyakit penyerta, orang dalam kondisi kurang sehat, baru sembuh dari sakit atau dari perjalanan, serta anak-anak tidak menghadiri shalat Idul Fitri di masjid atau lapangan,” ujarnya.
Jika ada yang masih ingin melaksanakan ibadah ini di masjid atau lapangan, ingat untuk selalu mengenakan masker, menjaga jarak minimal 1,5 meter, membawa perlengkapan shalat pribadi dari rumah, dan rajin mencuci tangan. (and)
Baca juga:
Bagikan
Andreas Pranatalta
Berita Terkait
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya