Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

LBH Desak Oknum TNI Aniaya Bocah Segera Diadili

Rizki FitriantoRizki Fitrianto - Rabu, 20 Januari 2016
LBH Desak Oknum TNI Aniaya Bocah Segera Diadili

Ilustrasi Kekerasan terhadap Anak (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Megapolitan- Oknum TNI kembali berulah. Terduga H yang meerupakan salah satu anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) AL berpangkat Kopral, tega menyiksa anak dibawah umur H (14) dan M (13), di kawasan Cibonong, Jawa Barat, Desember 2015 silam.

Diketahui, terduga yang berdinas di Markas Marinir, Cilandak, Jakarta Selatan melakukan tindak kekerasan tersebut pada tanggal 13 Desember 2015. Saat itu korban yang hendak berkunjung kerumah temannya R di kawasan Bojong Gede. Melewati jalan yang tidak rata dan berbatuan disekitar rumah oknum TNI, membuat korban yang saat itu berbonceng tiga menumpahkan air minuman gelas kearah rumah terduga.

Tak terima, terduga mengejar ketiga bocah itu sambil meneriaki maling. Mendengar teriakan, warga yang berada disekitar lokasi pun ikut mengejar. Korban tertangkap dan diarak menuju lahan yang berada dekat kediaman terduga H. Korban dianiaya hingga babak belur menggunakan rantai besi putih yang dicambukkan ke badan korban.

Mensikapi hal itu, Pengacara publik dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta, Bunga Siagian mendesak agar jajaran TNI AL, POMAL dapat mengawal kasus ini sampai tuntas.

"LBH meminta pelaku segera diadili untuk mengawal proses penegakan hukum pada pelaku. Pemerintah menjamin perlindungan bagi korban," kata Bunga dalam konferensi pers di Kantornya di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/1).

Bunga menjelaskan, kasus ini bukanlah yang pertama kali terjadi, kekerasan dan kultur main hakim sendiri masih nampak dalam bebrbagai kasus yang melibatkan oknum anggota TNI.

"TNI mestinya bertugas melindungi segenap bangsa dan rakyat Indonesia bukan sebaliknya," tegas Bunga.

Sementara itu, Arif Maulana yang juga mendampingi korban mengatakan, pertistiwa tersebut merupakan kegagalan bagi perlindungan anak di Indoensia.
"Pembentukan lemabaga-lembaga yang berfokus pada perlindungan anak masih belum optimal dan tegas dalam mengahadapi mencari penyelesaian komprehensif terkait permasalah semacam ini," kata Arif. (adt)

 

BACA JUGA:

  1. Kak Seto Berharap Hari Anak Jadi Hari Libur Nasional
  2. Pengacara: Kalau Mirna Mati karena Minum Kopi, Seharusnya Hani Juga
  3. Pengacara Bantah Jessica Setting Pembunuhan Mirna
  4. Ungkap Tewasnya Mirna, Polisi Periksa Sisca Hari Ini
  5. Polisi Dalami Keterangan Salah Satu Teman Ngopi Mirna

 

#LBH Jakarta #Anak #TNI AL #Kekerasan Anak
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Rizki Fitrianto

Less Hated, More Educated.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Pelaku pembacokan itu, diketahui menggunakan jaket serta masker. Salah satu terduga pelaku juga nampak mengenakan celana sekolah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 28 Juli 2026
Seorang Pelajar di Palmerah Jakarta Dibacok Orang Tidak Dikenal, Korban Alami Tiga Jahitan di Kepala
Fun
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
S-26 Exceptional Journey: Journey Inside The Brain menghadirkan pengalaman edukatif imersif yang mengajak orang tua memahami perkembangan anak.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
S-26 Exceptional Journey Hadir di Jakarta, Ajak Orang Tua Pahami Perkembangan Otak Anak
Lifestyle
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Save the Children menggelar Festival Anak Pahlawan pada 13-16 Agustus 2026. Acara ini mengajak masyarakat mewujudkan lingkungan aman.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Festival Pahlawan Anak 2026 Digelar di Jakarta, Angkat Isu Kekerasan hingga Stunting
Indonesia
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Pemberian tiket gratis hanhya bagi anak-anak untuk menikmati pengalaman rekreasi wisata edukatif dan hiburan dalam memperingati Hari Anak Nasional (HAN) 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 16 Juli 2026
Ancol Gratiskan Tiket Unit Rekreasi Saat Hari Anak, Tapi Ada Kuota
Indonesia
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Keikutsertaan TNI AL bertujuan untuk melanjutkan kegiatan latihan bersama Orruda yang sebelumnya digelar di Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
TNI AL Kirim Kapal Perang dan Pasukan ke Vladivostok Rusia, Manuver Tempur Dipersiapkan
Indonesia
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Hingga saat ini, TNI AL masih menunggu koordinasi dari Kementerian Pertahanan selaku pihak yang berurusan langsung dengan galangan kapal asal Italia Fincantieri terkait pembelian kapal induk.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 Juli 2026
Lanal Lampung Jadi Markas Kapal Induk Pertama Indonesia
Indonesia
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Kodaeral X saat ini didukung tiga KRI dengan tiga pangkalan TNI-AL yang berada di Sarmi, Biak dan Nabire dengan wilayah operasi meliputi Provinsi Papua dan sebagian Provinsi Papua Tengah.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Juni 2026
TNI AL Gelar Operasi Perairan di Samudera Pasifik Utara Papua, Tekan Penyelundupan
Indonesia
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Prajurit Marinir Indonesia melaksanakan latihan Air Assault Operation dan Close Quarter Battle (CQB) bersama pasukan dari berbagai negara peserta
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 29 Juni 2026
TNI AL Lakukan Simulasi Operasi Serbuan Udara Pakai Pesawat MV-22 Osprey Amerika Serikat
Indonesia
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Setelah nama ditentukan, nama tersebut akan disematkan secara simbolis ke kapal saat kapal tersebut datang pada 2026 ini.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 18 Juni 2026
Ini Pilihan Nama Buat Kapal Induk Pertama Indonesia Bekas Italia
Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Bagikan