Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Latihan Bersama Marinir Indonesia-Amerika Berakhir

Eddy FloEddy Flo - Jumat, 21 Juli 2017
Latihan Bersama Marinir Indonesia-Amerika Berakhir

Sejumlah prajurit marinir sedang berlatih (ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih - Latihan bersama marinir Indonesia-Amerika yang bertajuk Marines Tactical Warfare Simulation (MTWS) selama lima hari resmi berakhir di wilayah itu.

Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Lukman, S.T., M.Si (Han) yang diwakili Asisten Operasi Komandan Pasmar-1 (Asops Danpasmar-1) Kolonel Marinir Nanang Saefulloh secara resmi menutup Latihan Bersama Marinir Indonesia - Amerika di Bhumi Marinir Gedangan, Sidoarjo, Jumat (21/7).

Dalam amanatnya yang dibacakan Asops Danpasmar-1, Komandan Pasmar-1 mengatakan selama lima hari prajurit Marinir kedua Negara telah mengikuti latihan dalam bentuk geladi posko (command post exercise).

"Peserta juga telah melaksanakan rangkaian proses perencanaan, manajemen dan koordinasi serta pengambilan keputusan hingga simulasi pengerahan pasukan yang dilakukan secara terintegrasi antar negara," katanya dalam keterangan tertulis.

Ia mengatakan penanganan bencana alam seperti gempa bumi, tsunami dan meletusnya gunung berapi, lanjutnya adalah operasi militer selain perang, yang mana dibutuhkan kerjasama mengatasi dan membantu para korban bencana alam untuk meringankan beban penderitaan.

"Latihan ini sangat bermanfaat untuk mempererat kerjasama dan saling mengerti dalam proses perencanaan militer kedua negara, dengan harapan para peserta latihan dapat mengaplikasikan pengetahuan dari hasil latihan dalam pelaksanaan tugas," katanya.

Dalam kesempatan tersebut orang nomor satu di Pasmar-1 itu berpesan kepada seluruh peserta latihan agar meningkatkan kerjasama antarsatuan Marinir kedua negara dalam pelaksanaan tugas penanganan bencana alam.

"Selain itu juga selalu meningkatkan kesiapsiagaan prajurit dalam mengantisipasi dan merespon secara cepat kemungkinan terjadinya bencana alam," ujarnya.

Dan yang tidak kalah pentingnya, lanjut dia yaitu selalu membangun rasa hormat antar sesama peserta latihan dan hubungan baik berdasarkan persaudaraan prajurit Korps Marinir (marines brotherhood).

"Saya yakin dan percaya, sumbangsih dan kerja keras selama melaksanakan latihan ini akan meningkatkan hubungan baik kedua Negara khususnya Korps Marinir TNI AL dan USMC, dengan harapan semoga latihan ini dapat terlaksana secara berkesinambungan dimasa yang akan datang," ujarnya.(*)

Sumber: ANTARA

#Marinir #Latihan Perang #Indonesia #Amerika Serikat
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Amerika Serikat akan memberlakukan tarif baru hingga 12,5% terhadap barang dari 60 negara, termasuk Jepang, Korea Selatan, dan Uni Eropa
Wisnu Cipto - 2 jam, 18 menit lalu
Tarif Global 10% Berakhir, AS Incar Tarif Dagang Baru 12,5% ke 60 Negara
Dunia
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
iga tanker minyak pro-AS nekat melintasi Selat Hormuz. Satu meledak terkena ranjau Iran, dua lainnya mundur. Iran peringatkan kapal jangan terjebak janji keamanan Trump.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
3 Tanker Pro-AS Nekat Lewati Ranjau Iran di Selat Hormuz, 1 Meledak 2 Balik Kanan
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Dunia
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Presiden Donald Trump telah menegaskan gencatan senjata antara AS dan Iran sudah tidak lagi berlaku.
Wisnu Cipto - Kamis, 23 Juli 2026
Kapal Asing Jangan Nekat Lewat Jalur Selat Hormuz, Iran Mulai Tebar Ranjau Laut
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Indonesia
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
MUI mengkritik penangkapan dan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Kritik Penangkapan dan Deportasi Miqdad dari RI, Reputasi Indonesia Pro-Palestina Taruhannya
Dunia
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran juga telah melancarkan serangan ke Yordania hingga menewaskan personel militer Amerika Serikat di sana.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 22 Juli 2026
PLTN Diserang, Iran Balas Serangan ke Pusat Data Milik Amazon di Bahrain
Dunia
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Pada 18 Juni malam, Teheran dan Washington menandatangani memorandum yang mengatur pengakhiran konflik yang dimulai pada 28 Februari. Namun, sejak 8 Juli, pasukan AS telah melakukan beberapa rangkaian serangan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 21 Juli 2026
Qatar, Mesir, Pakistan Ajukan Gencatan Senjata 10 Hari Antara AS dan Iran
Dunia
2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Dua tanker minyak meledak di Selat Hormuz. Iran menuding blokade AS sebagai penyebab dan mengancam balasan. UKMTO melaporkan kapal terbakar di dekat Oman.
Wisnu Cipto - Selasa, 21 Juli 2026
 2 Tanker Meledak di Selat Hormuz, Iran Salahkan Agresi Blokade AS
Indonesia
Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), seperti dikutip kantor berita Tasnim, menyatakan akan segera memukul mundur segala upaya pasukan AS memasuki wilayah Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 20 Juli 2026
 Iran Siap Perang Darat Jika AS Menginvasi Pulau Kharg
Bagikan