Latar Belakang Tokoh NU Jadi Pertimbangan Sosok Cawapres Ganjar

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 30 Juni 2023
Latar Belakang Tokoh NU Jadi Pertimbangan Sosok Cawapres Ganjar

Presiden Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto dan Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat panen raya padi di Kebumen, Jawa Tengah, Kamis (9/3/2023). (Foto: IG @prabowo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) tak kunjung menentukan bakal calon wakil presiden (cawapres) Ganjar Pranowo hingga saat ini.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komaruddin menilai PDIP akan mempertimbangkan figur cawapres yang memiliki modal elektabilitas yang tinggi. Itu diyakini lantaran Ganjar ditunjuk menjadi capres oleh PDIP dengan kondisi memiliki elektabilitas tinggi.

Baca Juga:

Pengamat Ungkap Wacana Duet Ganjar-Ridwan Kamil Sulit Tercapai

"Agar sama-sama baik capres-cawapresnya memiliki elektabitas yang tinggi agar bisa ya mendapatkan kemenangan," ujar Ujang kepada wartawan di Jakarta, Jumat (30/6).

Selain elektabilitas, Ujang memandang PDIP juga akan mempertimbangkan latar belakang agama figur bacawapres Ganjar. Ia meyakini PDIP hanya akan menunjuk pendamping Ganjar dari figur Islam yang memiliki basis massa di Nahdlatul Ulama (NU).

"Yang berbasis massa NU ini dicari karena memang menjadi bagian terbesar pemilih di Indonesia. Di republik ini kan ormas terbesar NU, kultural masyarakat juga NU, maka dicari figur yang berlatar NU, tokoh Islam," tuturnya.

Tak hanya itu, Ujang juga mengatakan PDIP akan mempertimbangkan figur cawapres yang memiliki kemampuan, integritas, hingga kapasitas dalam memimpin.

Baca Juga:

Anies dan Ganjar Tunjukkan Keakuran Saat Makan Siang Bareng di Makkah

"Saya sih melihat ada kriteria itu ya, dan tentu ditambah kriteria-kriteria lain. Bisa dijadikan pertimbangan PDIP merekrut figur atau tokoh yang ingin dijadikan cawapresnya Ganjar," tutupnya.

Sekedar informasi, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri disebut telah mengantongi sejumlah nama untuk dijadikan bacawapres.

Ketua DPP PDIP Puan Maharani mengungkapkan tujuh nama masuk daftar bacawapres pendamping Ganjar Pranowo di Pilpres 2024.

Ketujuhnya adalah Mahfud MD, Ridwan Kamil, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Sandiaga Uno, Airlangga Hartarto, Basuki Hadimuljono, dan Nasaruddin Umar. (Knu)

Baca Juga:

Pakar Politik Tafsirkan Beda Pola Dukungan Jokowi ke Ganjar dan Prabowo

#PDIP #Megawati Soekarnoputri #Ganjar Pranowo #Debat Capres-cawapres
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
"Reformasi bukan untuk dibatalkan secara perlahan. Reformasi harus dijaga, diperkuat, dan disempurnakan," tutur Megawati.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
PDIP: Penolakan Pilkada oleh DPRD Merupakan Sikap Ideologis, Konstitusional, dan Historis
Indonesia
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Legitimasi elektoral dan besarnya kekuasaan negara tidak secara otomatis menjamin terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 13 Januari 2026
Megawati Tegaskan PDIP Tidak Akan Biarkan Stabilitas Dibangun Dengan Korbankan Demokrasi
Indonesia
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
PDIP percaya hak rakyat dalam menentukan pemimpin daerah lewat Pilkada langsung tidak boleh diganggu gugat
Wisnu Cipto - Selasa, 13 Januari 2026
Hasil Rakernas, PDIP Dorong E-Voting Solusi Hemat Biaya Pilkada Langsung
Indonesia
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Meski kini tidak lagi berada dalam struktur kepengurusan, Rudy menegaskan tidak pernah memiliki ambisi jabatan, baik di legislatif maupun eksekutif.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Dapat Bintang Jasa Kehormatan PDIP, FX Rudyatmo Ngaku Tidak Dapat Penugasan Partai
Indonesia
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
PDIP mendesak pemerintah untuk memperbaiki manajemen penanggulangan bencana dengan memperkuat sistem mitigasi bencana.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas PDIP Tetapkan 'Merawat Pertiwi' sebagai Sikap Ideologis Hadapi Krisis Lingkungan
Indonesia
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Polri harus tegak lurus sebagai alat negara yang menjaga ketertiban, bukan instrumen kekuasaan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Suarakan Reformasi TNI-Polri, Tolak Dwifungsi dan Pastikan Loyalitas Tunggal pada Negara
Indonesia
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Kedaulatan politik dan kemandirian ekonomi menjadi harga mati dalam menghadapi tantangan nasional.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas I PDIP Tegaskan Kedaulatan Politik, Kutuk Penculikan Presiden Maduro oleh AS
Indonesia
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Mendorong penerapan teknologi untuk efisiensi anggaran tanpa mengurangi kualitas demokrasi.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
PDIP Desak Pilkada Langsung Tetap Dipertahankan, Usul Gunakan E-Voting
Indonesia
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Sikap politik PDIP berpijak teguh pada ideologi Pancasila dengan semangat kelahiran 1 Juni 1945.
Dwi Astarini - Senin, 12 Januari 2026
Rakernas Ditutup, PDIP Sebut Ada 8 Tantangan Indonesia
Indonesia
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Dalam agenda terssebut, Ketua Umum PDI Perjuangan (PDIP), Megawati Soekarnoputri, menunjukkan perhatian terhadap keberlanjutan pendidikan warga terdampak bencana banjir dan longsor di Aceh melalui dialog virtual.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Januari 2026
Kecup Prananda dan Puan ke Megawati di Peringatan HUT ke-53 PDIP
Bagikan