Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
responsiBELIty

Laporkan 'Fake Account' di Instagram untuk Dukung Bisnis Teman

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 11 Agustus 2020
Laporkan 'Fake Account' di Instagram untuk Dukung Bisnis Teman

Banyak penipuan yang menggunakan fake account (Foto: researchsniper)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

INSTAGRAM menjadi media sosial yang popularitasnya terus meningkat. Terutama sejak pandemi, banyak orang menjalankan bisnis hingga jasa lewat aplikasi yang satu ini.

Laporkan 'Fake Account' di Instagram untuk Dukung Bisnis Teman
Sejak pandemi, banyak orang mulai bisnis makanan di Instagram. (unsplash/@charlesdeluvio)

Sayangnya akibat popularitas ini, Cyber Insurance menulis bahwa Instagram telah menjadi pilihan utama bagi peretas untuk mencuri foto, identitas, dan melakukan aktivitas kriminal tanpa pernah diketahui pihak asli apa yang terjadi. Modus ini disebut Instagram impersonating dan ini adalah masalah yang berkembang.

Instagram impersonating menjadi salah satu masalah yang dihadapi oleh para selebriti, tokoh besar, juga pebisnis.

Laporkan 'Fake Account' di Instagram untuk Dukung Bisnis Teman
Akun penyamaran bisa merusak bisnis asli temanmu. (unsplash/@gerogiadelotz)

Melansir laman Follows, akun penyamaran atau fake account di Instagram bisa sangat berbahaya bagi bisnis seseorang dan pelanggannya.

Orang yang mengira mereka mengikuti akun asli akan mempercayai akun palsu tersebut, kemudian pelakunya memiliki peluang untuk menyebabkan 'kerusakan' untuk bisnis atau usaha seseorang.

Baca juga:

3 Cara Mendukung Bisnis Teman Biar Makin Laris

"Mungkin mereka menawarkan penjualan palsu dan mencuri informasi pribadi. Mungkin mereka akan meminta untuk mengkonfirmasi identitas mereka melalui kartu kredit mereka. Mungkin mereka hanya menyebarkan informasi yang salah dan membuat kamu terlihat buruk," tulis Follows.

Laporkan 'Fake Account' di Instagram untuk Dukung Bisnis Teman
Lindungi bisnis temanmu dengan memantau akun-akun penyamaran. (unsplash/@cbpsc1)

Nah, sebagai teman yang baik dan ingin membantu bisnis teman, kamu melakukannya dengan selalu memantau dan melaporkan akun palsu yang mengatasnamakan bisnis temanmu di media sosial.

Jika kamu menemukan akun yang sepertinya berpura-pura menjadi bisnis temanmu, jangan langsung melaporkan akun tersebut.

Pertama kamu harus lakukan adalah menghubungi temanmu. Siapa tahu, akun tersebut adalah second account atau akun cadangan milik temanmu.

Jika sudah mendapatkan konfirmasi dari temanmu, kamu bisa menyarankan temanmu untuk mengisi formulir yang disediakan Instagram untuk mengatasi masalah akun penyamaran ini. Formulirnya dapat ditemukan di Help.instagram.com.

Jika hal itu cukup merepotkan, kamu tetap bisa bantu melaporkan fake account tersebut. Caranya, buka profil akun palsu lalu klik icon tiga titik kesamping yang ada pada pojok kanan atas.

Setelah itu klik tulisan 'Laporkan', lalu klik tulisan 'ini tidak pantas'. Berikutnya klik 'laporkan akun' dan kamu akan menemukan tulisan 'ini berpura-pura menjadi orang lain'.

Baca juga:

Teman Sejati Enggak Minta 'Harga Teman'

Selain melaporkan fake account yang merugikan, kamu bisa bantu menginformasikan followers-mu bahwa ada akun palsu yang berpura-pura menjadi bisnis temanmu.

Kemudian tampilkan akun bisnis temanmu yang sebenarnya. Kamu juga boleh ajak followers-mu untuk bantu melaporkan akun palsu tersebut dengan cara yang sama.

Sarankan temanmu untuk mencantumkan akun-akun resmi bisnisnya di media sosial miliknya. Agar followers bisnis temanmu tidak gampang tertipu jika menemukan fake account yang mencoba mengambil keuntungan dengan modus ini. (lev)

Baca juga:

Gaya Baru Belanja di Masa Pandemi

#Agustus New Order #Bisnis Online #Instagram #Jualan Online
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Viral! Cristiano Ronaldo Diduga Like Unggahan FIFA Bantu Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Cristiano Ronaldo terlihat menyukai unggahan Instagram, yang menuduh FIFA membantu Argentina ke final Piala Dunia 2026.
Soffi Amira - Rabu, 22 Juli 2026
Viral! Cristiano Ronaldo Diduga Like Unggahan FIFA Bantu Argentina ke Final Piala Dunia 2026
Indonesia
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Temuan terbanyak terjadi di Facebook dan Instagram yang berada di bawah naungan Meta.
Wisnu Cipto - Senin, 29 Juni 2026
Spam Komen Judol Banjiri FB dan Instagram 2 Pekan Terakhir, Komdigi Sinyalir Modus Baru
Lifestyle
Instagram Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Menulis Caption di Setiap Foto Carousel
Kehadiran fitur ini disebut-sebut sebagai salah satu pembaruan yang paling banyak diminta oleh komunitas kreator.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Instagram Hadirkan Fitur Baru, Kini Bisa Menulis Caption di Setiap Foto Carousel
Tekno
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Paket baru langganan lengkap Instagram, Facebook, dan WhatsApp ini khusus menyasar kalangan pengguna untuk bisnis, konten kreator, dan Meta AI.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Meta Luncurkan Paket Lengkap Langganan IG, FB, dan WhatsApp Rp 124 Ribu, Ini Fitur-Fitur Plusnya!
Indonesia
Pemerintah Bakal Segera Luncurkan Aturan E-Commerce Anyar, Transparansi Biaya Jadi Bahasan
Pemerintah juga mendorong platform digital memprioritaskan promosi produk dalam negeri, termasuk produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 25 Mei 2026
Pemerintah Bakal Segera Luncurkan Aturan E-Commerce Anyar, Transparansi Biaya Jadi Bahasan
Indonesia
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Ahmad Dhani memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan kasus ini selesai secara hukum guna memulihkan nama baiknya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 07 Mei 2026
Akun Centang Biru Sempat Kena Hack Jadi Dagang Emas, Ahmad Dhani Lapor Polisi
Indonesia
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Dengan template-template bertema Hari Kartini 2026 yang viral di media sosial, setiap orang bebas mengekspresikan dan memilih tema yang bisa dikombinasikan dengan foto terbaik
Angga Yudha Pratama - Selasa, 21 April 2026
10 Twibbon Hari Kartini yang Sedang Viral dan Cara Menggunakannya, Bisa Dibagikan di Medsos
Indonesia
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Bagi pengguna berusia 16 tahun ke atas yang terdampak keliru, Meta menyediakan mekanisme verifikasi usia dan pengajuan banding.
Wisnu Cipto - Jumat, 10 April 2026
Meta Mulai Razia FB, IG, dan Thread Anak 16 Tahun ke Bawah, Ada Opsi Banding
Indonesia
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Meta selaku pemilik Facebook, Threads, dan Instagram telah mengubah ketentuan dalam Panduan Komunitas pada platform media sosialnya, khususnya terkait batas usia pengguna.
Wisnu Cipto - Kamis, 09 April 2026
Meta Patuhi PP Tunas, Batas Usia Facebook-Instagram Diubah dari 13 Jadi 16 Tahun
Indonesia
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Tingkat kepatuhan Meta dalam menindaklanjuti temuan pelanggaran lainnya sangat buruk, yakni hanya mencapai 28,47 persen atau tidak sampai 30 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 05 Maret 2026
Kepatuhan Berantas Kejahatan Siber Dinilai Buruk, DPR Desak Pemerintah Berikan Sanksi ke Instagram Cs
Bagikan