MerahPutih.com - Lapangan Fourthwall Padel di Cilandak, Jakarta Selatan, tutup sejak Sabtu (21/2) untuk melakukan pemasangan peredam suara (soundproofing) setelah diprotes warga sekitar karena suara bising.
“Iya kita tuh sudah tutup, menghentikan operasional itu dari Sabtu (21/2). Jadi, per tanggal 21 kemarin tuh hari Sabtu kita menutup kegiatan dulu sementara,” kata perwakilan manajemen Fourthwall Padel Cilandak, Fajar Edi Putra, di Jakarta, Rabu (25/2).
Menurut Fajar, keputusan penutupan sementara diambil manajemen setelah mediasi yang difasilitasi pihak kelurahan dengan warga sekitar.
Baca juga:
Dalam mediasi itu, warga meminta agar manajemen memasang peredam suara supaya kebisingan permainan tidak masuk ke rumah.
Tutup 20-30 Hari
Fajar menjelaskan pengerjaan peredam suara ditargetkan berlangsung sekitar 20 hingga 30 hari kerja. "Selama proses (pemasangan peredam) operasional lapangan padel dihentikan sepenuhnya," imbuhnya dilansir Antara.
Proses pemasangan peredam suara dimulai sejak Jumat (20/2) dengan survei dan pengukuran tingkat kebisingan, baik di dalam maupun di luar area lapangan, termasuk di rumah tetangga.
“Prosesnya sudah dilakukan mulai dari tanggal 20 Februari. Nah target kami mungkin di minggu-minggu ini entah Kamis atau Jumat itu sudah mulai masuk material,” tutur Fajar.
Baca juga:
Kalah di PTUN, Walkot Tetap Bersikukuh Tak Berwenang Bongkar Padel Pulo Mas
Karyawan Dirumahkan Selama Renovasi
Saat mediasi juga sempat dibahas mengenai jam operasional selama pemasangan. Manajemen mengusulkan tetap buka pukul 15.00–21.00 WIB, sementara warga menginginkan pukul 13.00–19.00 WIB.
“Daripada situasi yang saat ini juga naik turun, apalagi di bulan Ramadan, kami mengambil keputusan untuk tutup sementara aja,” kata Fajar.
Fajar menambahkan, selama penutupan sementara, karyawan dirumahkan. “Kami manajemen tetap akan bertanggung jawab penuh terhadap karyawan-karyawan kami,” tandasnya. (*)