MERAHPUTIH.COM - TURNAMEN FIP Bronze Banten 2026 resmi berakhir setelah berlangsung selama enam hari, mulai 14 hingga 19 Juli 2026, di Dewa United Padel, BSD, Tangerang. Ajang yang masuk kalender resmi Federation International Padel (FIP) ini mempertemukan ratusan atlet dari berbagai negara dan melahirkan juara-juara baru dari kategori putra maupun putri.
Pada sektor putra, gelar juara diraih pasangan Carlos Marti (Spanyol) dan Marc Bernils Garcia (Spanyol). Keduanya tampil konsisten sepanjang turnamen hingga menutup kompetisi sebagai kampiun. Sementara itu, posisi runner-up ditempati duet Kevin Uriel Kviatkovski (Spanyol) dan Pablo Pastor Landaburu (Argentina).
Persaingan di nomor putri juga berlangsung sengit. Pasangan Victoria Kurz (Jerman) dan Marcella Koek (Belanda) sukses keluar sebagai juara setelah tampil impresif sepanjang turnamen. Adapun posisi kedua menjadi milik Elsa Terranova (Italia) yang berpasangan dengan Neizvestnaya dari Rusia.
Kejuaraan internasional ini mendapat sambutan besar dari komunitas padel dunia. Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri. Selain menjadi ajang perebutan gelar, FIP Bronze Banten juga menjadi wadah pertemuan para atlet dari berbagai penjuru dunia.
Baca juga:
FIP Bronze Bukan Hanya Ajang Kompetisi, Tapi Bikin Padel Jadi Olah Raga Populer d Indonesia
Tercatat sebanyak 30 negara mengirimkan wakil untuk bertanding di Dewa United Padel. Kehadiran peserta dari Asia, Timur Tengah, hingga Eropa menunjukkan semakin besarnya perhatian komunitas padel internasional terhadap Indonesia sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan turnamen FIP.
Ketua PB Padel Banten, Ardian Satya Negara, menjelaskan kejuaraan ini merupakan bagian dari rangkaian turnamen resmi Federasi Internasional Padel, bukan turnamen yang diselenggarakan Dewa United.
"Ini acara turnamen internasional dari Federation International Padel. Kalau tujuannya ya untuk meramaikan dan membuat olahraga padel ini sendiri makin dikenal luas di kalangan dan warga Banten, dan Indonesia," ujarnya.
Selain menghadirkan persaingan antarpemain dunia, penyelenggaraan FIP Bronze Banten diharapkan mampu mempercepat perkembangan olahraga padel di Tanah Air. Dengan semakin banyaknya turnamen internasional yang digelar di Indonesia, ajang seperti ini dinilai dapat membuka kesempatan bagi atlet nasional untuk memperoleh pengalaman bertanding di level dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam peta perkembangan padel internasional.(Far)
Baca juga:

