Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

FIP Bronze Bukan Hanya Ajang Kompetisi, Tapi Bikin Padel Jadi Olah Raga Populer d Indonesia

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
FIP Bronze Bukan Hanya Ajang Kompetisi, Tapi Bikin Padel Jadi Olah Raga Populer d Indonesia

FIP Bronze Banten digelar di lapangan Dewa United Padel. (Foto: merahputih.com/febrian)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banten sukses menjadi tuan rumah dunia olahraga dalam ajang FIP Bronze, salah satu turnamen padel internasional yang berada di bawah naungan Federation International Padel (FIP). Laga ini berlangsung di lapangan Dewa United Padel di BSD, Tangerang sejak 14-19 Juli 2026.

Kehadiran ajang ini tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para pemain dari berbagai negara, tetapi juga diharapkan mampu memperluas popularitas padel di Indonesia, khususnya di wilayah Banten.

Ketua PB Padel Banten Ardian Satya Negara as Chief Executive Officer (CEO), Club President, or General Chairman of Dewa United FC menegaskan, kejuaraan yang berlangsung di Dewa United Padel ini bukan merupakan turnamen milik Dewa United, melainkan bagian dari kalender resmi Federasi Internasional Padel.

Ini acara turnamen internasional dari Federation International Padel. Kalau tujuannya untuk meramaikan dan membuat olahraga padel ini sendiri makin dikenal luas di kalangan dan warga Banten, dan juga Indonesia,

ujarnya.

Baca juga:

Padel dan Cheerleader Resmi Gabung NOC Indonesia, Jakarta Berpeluang Jadi Tuan Rumah World Combat Games 2027

Turnamen ini, mendapat respons yang cukup besar dari komunitas padel dunia. Tercatat sebanyak 141 pasangan (pair) ambil bagian dalam kompetisi tersebut. Dari jumlah tersebut, mayoritas peserta berasal dari kategori putra, sementara sisanya berasal dari kategori putri.

Menariknya, FIP Bronze Banten menerapkan sistem open tournament, sehingga tidak membedakan antara pemain profesional maupun amatir. Siapa pun yang memenuhi persyaratan dapat berpartisipasi dan merasakan atmosfer kompetisi internasional.

Tak hanya diikuti peserta dalam negeri, turnamen ini juga menarik perhatian atlet dari berbagai belahan dunia. Peserta berasal dari sekitar 20 hingga 30 negara, mulai dari kawasan Asia, Timur Tengah, hingga Eropa.

"Ada dari Kuwait, Oman, dari Jepang, pokoknya dari Asia maupun dari Timur Tengah juga semua ada. Dari Belanda pun ada. Mereka terbang semua untuk datang ke sini. Makanya bagian jadi sport entertainment juga kan, biar diperkenalkan juga kan," katanya.

Kehadiran peserta internasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan turnamen padel berskala dunia.

Bagi Banten sendiri, penyelenggaraan FIP Bronze menjadi catatan tersendiri. Ardian menjelaskan bahwa seri ini merupakan FIP Bronze ketiga yang digelar di Indonesia, setelah sebelumnya berlangsung di Yogyakarta dan Jakarta.

"Yang di Indonesia, Banten adalah tempat ketiga. Pertama itu ada FIP di Yogyakarta, kedua belum lama ini minggu lalu ada di Jakarta, sekarang yang ini di Banten, yang ketiga," jelasnya.

Ia memastikan, turnamen seperti ini bukan agenda satu kali, melainkan akan terus masuk dalam kalender kompetisi tahunan. Diharapkan, kehadiran turnamen internasional ini berhasil menarik perhatian tidak hanya para pencinta padel, tetapi juga masyarakat yang ingin mengenal olahraga tersebut lebih dekat.

PB Padel Banten berharap penyelenggaraan turnamen internasional dapat menjadi momentum untuk mempercepat pembinaan atlet di daerah. Dengan dukungan fasilitas seperti Dewa United Padel dan semakin banyaknya kompetisi yang digelar, Banten diharapkan mampu melahirkan atlet-atlet yang dapat berprestasi di level nasional maupun internasional.

"Harapannya untuk perkembangan padel di Banten, semoga dengan adanya Dewa United juga di Banten, bisa menciptakan atlet-atlet padel yang bisa berguna juga untuk nusa dan bangsa sih, Merah Putih," tutup Ardian. (far)

#Padel #NOC Indonesia #Olah Raga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
FIP Bronze Bukan Hanya Ajang Kompetisi, Tapi Bikin Padel Jadi Olah Raga Populer d Indonesia
Kehadiran peserta internasional tersebut sekaligus menjadi kesempatan untuk memperkenalkan Indonesia sebagai salah satu destinasi penyelenggaraan turnamen padel berskala dunia.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 19 Juli 2026
FIP Bronze Bukan Hanya Ajang Kompetisi, Tapi Bikin Padel Jadi Olah Raga Populer d Indonesia
Olahraga
Skateboard Indonesia Bidik 3 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Skateboard Indonesia memasang target tinggi di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dengan membidik tiga medali. NOC Indonesia mulai pantau kesiapan atlet.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 16 Juli 2026
Skateboard Indonesia Bidik 3 Medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Olahraga
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
NOC Indonesia meninjau kesiapan Asian Games 2026 di Jepang. Atlet Indonesia dipastikan bakal mendapat dukungan maksimal.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
NOC Indonesia Tinjau Kesiapan Asian Games 2026 di Jepang, Pastikan Atlet Dapat Fasilitas Terbaik
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
CdM Tim Indonesia Todotua Pasaribu memastikan seluruh kebutuhan atlet untuk Asian Games 2026. Pemerintah salurkan anggaran Rp 61 miliar kepada NOC Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
CdM Tim Indonesia Pastikan Dukungan Maksimal untuk Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Sekjen NOC Indonesia Wijaya Noeradi menjelaskan kronologi pencabutan pengakuan IBA oleh IOC saat menjadi saksi dalam sidang gugatan Pertina di PTUN Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 01 Juli 2026
Sidang PTUN Pertina, Sekjen NOC Indonesia Jelaskan Pencabutan Pengakuan IBA oleh IOC
Olahraga
Wamen Investasi Todotua Pasaribu Jadi CdM Asian Games 2026, Ditugaskan Angkat Prestasi Indonesia
Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan bahwa Asian Games 2026 merupakan momentum penting dalam peta jalan prestasi olahraga Indonesia menuju Olimpiade Los Angeles 2028.
Frengky Aruan - Senin, 15 Juni 2026
Wamen Investasi Todotua Pasaribu Jadi CdM Asian Games 2026, Ditugaskan Angkat Prestasi Indonesia
Bagikan