Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya

Dua Safeguarding Officer tersebut adalah Tabitha Sumendap dan Dr. Sophia Hage. (Foto: NOC Indonesia)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Perburuan medali di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tidak boleh membuat aspek keselamatan dan kesejahteraan atlet terabaikan.

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) menyiapkan dua petugas khusus atau Safeguarding Officer untuk memastikan anggota kontingen mendapatkan perlindungan selama berlaga di Jepang.

Dua Safeguarding Officer tersebut adalah Tabitha Sumendap dan Dr. Sophia Hage. Keduanya telah mengantongi sertifikasi dari Safe Sport Commission Singapore.

Mereka akan memberikan pendampingan kepada atlet maupun ofisial selama pelaksanaan Asian Games.

Baca juga:

Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026

Safeguarding Tak Sekadar Menangani Masalah

Langkah NOC Indonesia tersebut menunjukkan bahwa tuntutan terhadap atlet untuk berprestasi harus berjalan beriringan dengan tanggung jawab menciptakan lingkungan olahraga yang aman.

Safeguarding Officer nantinya tidak hanya bertindak ketika terjadi persoalan. Mereka juga memberikan edukasi, pendampingan, sekaligus menjadi pintu awal koordinasi apabila terdapat persoalan yang menyangkut keselamatan, perlindungan, atau kesejahteraan anggota kontingen.

Untuk memudahkan akses, kedua petugas tersebut akan bergerak secara mobile ke venue pertandingan maupun Athlete Village.

Dengan begitu, atlet dan ofisial dapat lebih mudah mendapatkan pendampingan ketika membutuhkan dukungan.

Safeguarding bukan hanya tentang menangani ketika terjadi sesuatu yang salah, tetapi membangun budaya olahraga yang mengedepankan keselamatan, rasa hormat, martabat, dan kesejahteraan setiap individu,

Safeguarding Officer Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Tabitha Sumendap.

Menurut Tabitha, Asian Games menjadi momentum untuk menguji sekaligus menerapkan praktik safe sport dalam lingkungan kompetisi internasional.

Pengalaman tersebut nantinya dapat digunakan untuk memperkuat sistem perlindungan atlet di Indonesia.

Baca juga:

Presiden Prabowo Siapkan Bonus Rp 3 Miliar bagi Peraih Medali Emas Asian Games 2026

Sophia Hage Rangkap Tugas sebagai Dokter Tim

Sementara itu, Sophia Hage membawa perspektif yang lebih luas karena menjalankan dua fungsi sekaligus sebagai dokter tim dan Safeguarding Officer.

Menurut dia, menjaga atlet tidak cukup hanya dengan memastikan mereka mendapatkan penanganan medis ketika mengalami masalah fisik.

Sebagai dokter dan Safeguarding Officer, saya melihat kesehatan dan keselamatan atlet bukan hanya persoalan medis. Atlet juga harus merasa aman, dihormati, didengar, dan terlindungi dalam lingkungan olahraga,

Safeguarding Officer Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Sophia Hage.

Pandangan tersebut menempatkan aspek kesehatan dan keselamatan atlet sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari lingkungan olahraga secara keseluruhan.

Baca juga:

eFootball Jadi Andalan, Esports Indonesia Optimistis Raih Emas di Asian Games 2026

Bekal Menuju Olimpiade Los Angeles 2028

NOC Indonesia menempatkan program safeguarding sebagai bagian dari agenda Sports for All untuk membangun ekosistem olahraga yang aman, sehat, inklusif, dan bermartabat.

Penguatan perlindungan atlet juga diarahkan menjadi bekal jangka panjang menuju Olimpiade Los Angeles 2028.

NOC Indonesia ingin pengalaman di Aichi-Nagoya tidak berhenti sebagai program selama Asian Games, tetapi berkembang menjadi budaya dalam pengelolaan olahraga nasional.

“Kami ingin safeguarding menjadi budaya, bukan sekadar prosedur. Apa yang kami praktikkan dan pelajari di Aichi-Nagoya akan menjadi bagian dari pengembangan kapasitas yang lebih luas menuju LA 2028,” kata Tabitha. (Knu)

#Asian Games 2026 #NOC Indonesia #Atlet Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Prabowo menyerahkan bonus kepada atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026. Peraih emas tunggal mendapat Rp 3 miliar, sedangkan ganda Rp 2,4 miliar dan beregu Rp 1,5 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Bonus Atlet Asian Games dan Asian Para Games 2026 Cair: Emas Tunggal Dapat Rp 3 Miliar
Olahraga
Para Atletik, Buka Potensi Tambahan Pundi Medali Emas Bagi Indonesia
Fauzi Purwolaksono akan mengikuti final lempar lembing putra F56/F57 pukul 18.45, Lia Priyanti bertanding pada final tolak peluru putri F42-44/F62/F64 pukul 19.47, dan Jaenal Aripin turun pada final 400 meter putra T54 pukul 20.00.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Para Atletik, Buka Potensi Tambahan Pundi Medali Emas Bagi Indonesia
Olahraga
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Jadwal Asian Para Games hari ini, 21 Oktober 2026. Indonesia membidik 5 emas dari para-panahan dan para-atletik, termasuk Saptoyogo Purnomo.
ImanK - Rabu, 21 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games Hari Ini 21 Oktober 2026, Indonesia Punya 5 Peluang Emas
Indonesia
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Indonesia berjuang merebut emas dari cabang-cabang olahraga seperti para menembak, para taekwondo, para judo, para balap sepeda, para angkat berat, para atletik, dan para renang.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Indonesia Kejar Emas Pertama Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
PBSI Guyur Bonus Miliaran Rupiah untuk Skuad Bulu Tangkis Indonesia Usai Lampaui Target Emas Asian Games 2026
Ketua Umum PB PBSI Fadil Imran menegaskan peran vital tim pendukung di balik layar proses panjang kejuaraan.
Angga Yudha Pratama - Rabu, 07 Oktober 2026
PBSI Guyur Bonus Miliaran Rupiah untuk Skuad Bulu Tangkis Indonesia Usai Lampaui Target Emas Asian Games 2026
Olahraga
Momentum Positif Asian Games Jangan Hilang, PBSI Kejar Gelar di Eropa
PBSI membidik gelar di tur Eropa 2026 setelah Asian Games Aichi-Nagoya. Kondisi fisik pemain menjadi perhatian utama.
Frengky Aruan - Rabu, 07 Oktober 2026
Momentum Positif Asian Games Jangan Hilang, PBSI Kejar Gelar di Eropa
Olahraga
Indonesia Lampaui Target Emas di Aichi-Nagoya 2026, Peringkat 16 Jadi Bahan Evaluasi
Tim Indonesia melampaui target medali emas di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Finis peringkat 16, jadi peluang besar untuk meningkatkan prestasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 07 Oktober 2026
Indonesia Lampaui Target Emas di Aichi-Nagoya 2026, Peringkat 16 Jadi Bahan Evaluasi
Olahraga
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Indonesia membawa 39 medali dari Asian Games 2026. Pencapaian itu melampaui target emas. Lalu, Indonesia juga mencatatkan sembilan rekor.
Soffi Amira - Senin, 05 Oktober 2026
Indonesia Tutup Asian Games 2026 dengan 39 Medali, Lampaui Target Emas
Olahraga
Api Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Padam! China Juara Umum, Sampai Jumpa di Doha 2030
Upacara penutupan Asian Games 2026 digelar meriah di Nagoya. China sabet juara umum, Indonesia finish ke-16. Sampai jumpa di Asian Games Doha 2030!
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Api Asian Games 2026 Aichi-Nagoya Padam! China Juara Umum, Sampai Jumpa di Doha 2030
Bagikan