Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Otomotif

Lampu Motor Mati? Bisa Jadi ini Penyebabnya!

P Suryo RP Suryo R - Sabtu, 19 Oktober 2019
Lampu Motor Mati? Bisa Jadi ini Penyebabnya!

Lampu pada sepeda motor sangat vital selain rem. (Foto: Pexels/Kaique Rocha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LAMPU pada kendaraan bermotor sangatlah vital. Bukan hanya bagi pengendaranya saja melihat situasi dan kondisi jalan di depannya. Lampu juga sebagai penanda bagi kendaraan atau orang yang ada di depan.

Sama halnya dengan mobil, sepeda motor juga mengandalkan lampu di malam hari untuk melihat jalan di depannya. Apalagi aturan berlalu-lintas di Indonesia mengharuskan sepeda motor selalu menyalakan lampunya jika dikendarai.

Baca Juga:

Kenali Istilah Rantai dan Gir pada Sepeda Motor

motor
Selalu pakai produk orisinil untuk penggantian suku cadang. (Foto: motor-Pexels/Oleg Magni)

Kalau lampu sepeda motor mati, maka bersiaplah menghadapi yang terburuk, bukan hanya distop polisi, namun tak dapat melihat kondisi jalan di malam hari. Lampu mati selalu dianggap karena masalah bohlam yang putus. Padahal tak selamanya lampu mati karena bohlam putus.

Menurut laman KabarOto, ada beberapa kemungkinan bila lampu pada sepeda motor tidak berfungsi atau mati. Pertama karena memang bohlamnya yang putus, mau tidak mau harus diganti demi keselamatan.

Kemudian bisa jadi bila bohlamnya normal tapi tidak nyala, ada kemungkinan fitting lampuya sudah rusak, tidak dapat mengalirkan listrik ke bohlam. Bila sudah demikian harus diganti dengan yang baru. Disarankan mengganti dengan yang orisinil, memang agak mahal sedikit tapi tahan lama dan sesuai dengan spesifikasi kendaraan kamu.

Baca Juga:

Sepeda Motor Pintar Bergaya Superhero

motor
Lampu kendaraan mati bukan hanya permasalahan di bohlamnya. (Foto: Pexels/Nikolai Ulltang)

Selain fitting bohlam yang rusak, kadang reflektor pada lampu motor mempengaruhi pendaran atau pancaran sinar yang keluar. Reflektor yang rusak tidak memberikan sinar penerangan yang maksimal. Malahan terkadang redup dan dapat membahayakan keselatan pengendaranya. Pilihan tetap harus pada produk orisinil karena menurut laman KabarOto, pendaran sinar dari bohlam akan lebih fokus ketimbang memakai produk tiruan.

Di samping itu yang patut diingat produk orisinil sudah memiliki ukuran yang pas. Jadi antara fitting bohlam dan reflektor akan sangat presisi, tidak ada kendala dalam pemasangannya. (*)

Baca Juga:

Triumph Akan Luncurkan Motor Rocket Custom yang Sangat Langka

#Motor #Motor Sport #Motor Bebek #Motor Klasik #Motor Listrik #Sepeda Motor #Lampu Mati
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Presiden RI, Prabowo Subianto mengatakan, bahwa motor listrik nasional segera mengaspal.
Soffi Amira - Sabtu, 18 Juli 2026
Prabowo Pastikan Motor Listrik Nasional Segera Mengaspal, Ungkap Target Besarnya
Indonesia
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Presiden Prabowo Subianto mengungkap motor listrik nasional buatan anak bangsa akan diluncurkan dalam beberapa minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Prabowo Dorong Industri Otomotif Nasional, Motor Listrik Buatan Indonesia Segera Meluncur
Indonesia
Kolonel BU Diduga Pengatur Mark Up Motor Listrik BGN dari Korps Peralatan
Kejagung ungkap dugaan keterlibatan Kolonel BU dari Korps Peralatan dalam kasus mark up motor listrik BGN. Status masih saksi, proses hukum dilakukan lewat mekanisme koneksitas Jampidmil.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Kolonel BU Diduga Pengatur Mark Up Motor Listrik BGN dari Korps Peralatan
Indonesia
Dirdik Jampidsus Buka Dugaan Peran Kolonel TNI Aktif Atur Harga Mark Up Motor Listrik BGN
Kejaksaan Agung mengungkap dugaan keterlibatan kolonel TNI aktif dalam kasus korupsi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penanganan dilakukan secara koneksitas dengan Jampidmil.
Wisnu Cipto - Kamis, 02 Juli 2026
Dirdik Jampidsus Buka Dugaan Peran Kolonel TNI Aktif Atur Harga Mark Up Motor Listrik BGN
Indonesia
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Yahya menyatakan aset bernilai ekonomis hasil pembiayaan uang rakyat harus mendatangkan manfaat optimal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 20 Juni 2026
DPR Endus Bau Amis Mark Up Motor Listrik BGN, Sepakat Dihibahkan ke Guru Honorer
Indonesia
Kejagung Amankan 17 Ribu Motor Listrik Hasil Mark Up BGN, Biar Tidak Tiba-Tiba Pindah Tangan
Kejagung menyegel 17.600 motor listrik terkait dugaan korupsi pengadaan di BGN. Eks Kepala BGN Dadan Hindayana jadi tersangka, nilai kontrak Rp1,035 triliun diduga mark up.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
Kejagung Amankan 17 Ribu Motor Listrik Hasil Mark Up BGN, Biar Tidak Tiba-Tiba Pindah Tangan
Indonesia
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Pengadaan 21.801 unit motor senilai Rp1,035 triliun diduga mark up, bersama sepatu, tablet, dan televisi.
Wisnu Cipto - Kamis, 18 Juni 2026
Jampidsus Mulai Sasar Motor Listrik Hasil Mark Up eks Bos BGN, Gudang di Bogor Target Pertama
Indonesia
Fraksi Gerindra Soroti Infrastruktur Keselamatan Roda 2 di Perlintasan Sebidang
Perlintasan harus dirancang agar tetap aman dan nyaman dilalui masyarakat, khususnya kendaraan roda dua
Wisnu Cipto - Sabtu, 13 Juni 2026
Fraksi Gerindra Soroti Infrastruktur Keselamatan Roda 2 di Perlintasan Sebidang
Indonesia
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Ribuan motor listrik MBG kini masih dalam proses perakitan. Meski tersandung kasus korupsi, tetapi nasib motor listrik itu menunggu keputusan Prabowo.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Sudah Bayar Rp 1 Triliun, Dudung Sebut Ribuan Motor Listrik MBG Masih dalam Perakitan
Indonesia
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Kejagung tegaskan motor listrik SPPG tidak akan disita meski pengadaannya diduga di-mark up Rp1,035 triliun oleh eks pejabat BGN.
Wisnu Cipto - Kamis, 04 Juni 2026
Kejagung Jamin Motor Listrik SPPG Tak Akan Disita, Meski Masuk Bancakan Eks Bos BGN
Bagikan