Sepeda Motor Pintar Bergaya Superhero
Arc Vector sepeda motor khusus miliiuner. (Foto: Dailymail/ARC)
SEPEDA Motor yang dibuat di Inggris ini membuat pengendaranya seperti superhero. Pengendaranya seperti Iron Man, hanya saja tidak terbang. Semuanya diproses dan dianalisa oleh artificial intelligence (AI) yang terpampang di kaca helmnya.
Sepeda motor, helm dan jaket yang dipakai oleh pengendaranya saling berhubungan. Jaketnya akan memberitahukan keberadaan sekelilingnya termasuk bahaya yang ada. Helmnya akan memproyeksikan kecepatan, pandangan di belakang, posisi, arah tujuan dan berbagai hal lainnya selama berkendara.
Kendaraan ini dijual dengan harga Rp1,6 miliar yang memang menyasar pada kaum miliuner. Sepeda motor elektrik ini mampu mencapai kecepatan maksimum sekitar 320 km/jam. Sepeda motor Arc Vector ini dibuat oleh sekelompok insinyur di Converty yang memang mengkhususkan untuk membangun motor berkecepatan tinggi. Struktur sepeda motor ini terbuat dari karbon ringan, suku cadang dari MotoGP dan memakai baterai 399 unit of volatage. Motor ini mampu melesat ke 100 km/jam hanya dalam waktu 3,1 detik.
Penggunaan sasis dan komponen karbon dipakai pada bagian belakang dan swing arms depan yang biasanya tidak menggunakan komponen itu. Sepeda motor ini seperti replika milik Valentino Rossi, yang menggunakan suspensi Ohlin, rem Brembo dan roda BST. Kabarnya motor ini hanya memiliki bobot 220 kg saja. Hanya butuh waktu 45 menit utk baterenya terisi penuh dimana saja kabelnya dicolokan.
Menariknya adalah sepeda motor ini tersambung pada helm dan jaket pengendaranya. Helm Zenith ini didesain oleh Hedon, sebuah perusahaan asal Inggris juga. Helm ini seperti helm Iron Man yang menampilkan semua data dan info di kaca helmnya. Jadi pengendara dapat melihat jalan sekaligus mendapatkan informasi tanpa harus teralihkan pada panel instrumen di dekat stang motor seperti pada umumnya. Bahkan kamera belakang akan mengirimkan pandangannya ke helm, sehingga pengendara tahu di situasi dan kondisi di belakangnya tanpa harus menolehkan kepalanya.
Sementara jaketnya yang dinamakan Origin memiliki teknologi Human Machine Interface (HMI). Jaket ini akan memberitahukan bahaya yang ada di sekelilingnya dengan notifikasi getaran seperti ponsel pintar umumnya. Dikerjakan oleh Knox, jaket ini dapat pula memainkan musik termasuk pula memberitahukan pada pegendara seberapa baiknya untuk melakukan pengereman atau memutar gasnya.
Menurut Mark Truman pendiri Arc mengatakan bahwa sepeda motor ini dirancang untuk memberikan kesenangan berkendara tanpa merisaukan apapun. Truman yang pernah bekerja di Jaguar dan Land Rover ini membentuk tim yang kuat untuk mendesain sepeda motor ini. Rekan satu timnya kebanyakan sudah berpengalaman di dunia otomotif. Seperti di Aston Martin, KTM, Ducati, Triumph, Jaguar Land Rover, MotoGP dan Formula One. (psr)
Bagikan
Berita Terkait
[HOAKS atau FAKTA]: Bahlil Haruskan Pada 2026 Ojol Wajib Beli Motor Listrik agar Tidak Jadi Beban Subsidi
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
'Heavier Than Ever': Perpaduan Heavy Metal dan Subkultur Motor dari Lawless Jakarta
Matel Tewas Dikeroyok Tanpa Senjata, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan di Balik Kebakaran Dekat TMP
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putri Indonesia Raih Medali Perak
SEA Games 2025 Thailand: Aksi Sepeda Downhill Putra Indonesia Raih Medali Perak
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Koleksi Deretan Motor Listrik di Ajang Otomotif GJAW 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025