Kuliner

Laksa Tangerang vs Laksa Bogor, Ini Bedanya

Andrew FrancoisAndrew Francois - Minggu, 23 Oktober 2022
Laksa Tangerang vs Laksa Bogor, Ini Bedanya

Laksa ada berbagai macam jenis. (Foto: Pemkot Tangerang)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BISA dibilang laksa masih menjadi salah satu kuliner Indonesia yang underrated. Tak seperti sate, soto, atau sop yang mudah ditemukan dimana-mana, baik kelas kaki lima maupun bintang lima. Namun, di beberapa wilayah, laksa cukup populer dan telah jadi kuliner khas. Antara lain di Tangerang dan Bogor.

Laksa muncul dari perpaduan budaya Melayu dan Tionghoa yang dikombinasikan dengan bumbu rempah dari Indonesia. Bahan dasar laksa adalah mie yang merupakan makanan khas Negeri Tirai Bambu.

Banyak yang mulai memodifikasi laksa sehingga tercipta banyak versi. Penyebutannya bergantung pada kota dimana laksa itu muncul. Mulai dari laksa Penang, laksa Singapura, laksa Bogor, laksa Betawi, dan satu yang cukup spesial, ialah laksa Tangerang.

Bahan pembentuk laksa Tangerang antara lain mie tepung beras putih yang telah direbus, lalu ditaburi daun seledri, kemudian mie diberi kuah kuning kental. Bagi warga Tangerang penggemar laksa, pasti sudah tahu bahwa ciri-ciri tersebut merupakan kekhasan dari laksa kebanggaan kota mereka.

Baca juga:

Laksa, Sajian Peranakan Tionghoa-Melayu Ikon Tangerang

Laksa khas Kota Tangerang. (Foto: Pemkot Tangerang)

Laksa Tangerang bahkan bisa jadi lebih nikmat lagi kala ditambahkan beragam topping nan bergizi seperti opor, ayam, telur rebus, atau tahu. Pengaruh budaya Tionghoa peranakan memang cukup terasa pada laksa Tangerang. Misalnya adanya pemakaian ebi untuk taburan yang membuat cita rasanya cenderung gurih dan sedikit manis.

Beberapa orang ada yang menyebut ciri khas laksa Tangerang lainnya terletak pada parutan kelapa yang disangrai dan kacang hijau yang membuat rasa manisnya terasa cukup kental. Buat kamu yang menyukai paduan rasa manis dan gurih, mungkin cocok menjajal laksa Tangerang.

Laksa Tangerang sendiri memang cukup populer dan digemari warga Kota Tangerang. Saking populernya, makanan itu menjadi kuliner khas kota penyangga Ibu Kota tersebut dan mendapat perhatian khusus dari pemerintah setempat. Maka dibangunlah Wisata Kuliner Laksa Tangerang yang berlokasi di Jalan Mohamad Yamin, Kota Tangerang.

Baca juga:

Yuk, Makan Laksa Siang Ini

Nikmat dan berkelasnya sajian Laksa Tangerang dari Babah Ramu. (Foto: Merahputih.com/Andreas Pranatalta)

Berbeda dari laksa Tangerang, laksa Bogor punya sejumlah ciri khas yang membuatnya tak kalah ikonik. Mulai dari kuah kentalnya yang berasal dari potongan oncom, disertai campuran ketupat, bihun, tauge panjang, suwiran daging ayam, udang, dan telur rebus. Biasanya makin lezat kala disantap dengan sambal cuka.

Beberapa versi laksa Bogor juga ada yang ditambahkan dengan campuran sayur kol, tauge, dan daun bawang. Tak sedikit pula yang lebih suka dan terbiasa menyantap laksa Bogor dengan sambal terasi. Perbedaan secara visual laksa Bogor dari laksa Tangerang ialah kuah laksa Bogor berwarna jingga keemasan.

Soal mana lebih lezat antara rasa laksa Tangerang atau Bogor, berpulang kepada masing-masing lidah. Tiap orang punya preferensinya masing-masing. Makan dua versi laksa ini akan menambah pengalaman lidahmu.

Kamu bisa memulainya dengan menjajal laksa Tangerang dengan cita rasa yang betul-betul otentik dan sedikit bergaya atau naik kelas, bisa datang langsung dan mencoba laksa Tangerang yang berada di Babah Ramu, Hotel Episode Gading Serpong. Harganya cukup terjangkau. Mulai Rp 60.000 sudah bisa mendapat beberapa makanan. (waf)

Baca juga:

Nagih Banget, Mi Laksa Babah Ramu

#Wisata #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan tiket masuk Ancol tak bisa gratis. Hanya penerima KJP yang bisa menikmatinya.
Soffi Amira - Rabu, 28 Oktober 2026
Tiket Masuk Ancol Diusulkan Gratis untuk Warga Jakarta, Begini Respons Pramono
Infografis
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
MPpeeps jiwa petualang pasti merasa puas jika mengunjungi destinasi wisata unik yang ada di seluruh dunia!
Rezita Kesuma - Senin, 26 Oktober 2026
Negara-Negara Underrated yang Bisa Dikunjungi Tanpa Ribet Bikin Visa, Yuk Masukkan Ke Itinerary!
Travel
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Nature & Outdoor Experiences menawarkan beragam cara bagi wisatawan untuk menikmati keindahan alam Bali dengan cara yang berbeda.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Oktober 2026
Menikmati Jeda di Tengah Alam, Cobain Airbnb Experiences Bertema Alam dan Aktivitas Outdoor di Bali
Indonesia
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Pelanggan Kereta Panoramic mencapai 140.583 orang sepanjang Januari-Agustus 2026, tumbuh 62,86 persen dibandingkan periode yang sama 2025.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Naik, KAI Catat 140.583 Orang hingga Agustus 2026
Travel
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Dengan cara tak biasa, Wayan memutuskan membagikan upaya konservasinya melalui Airbnb Experiences.
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
Menikmati Sisi Lain Bali bersama Masyarakat Lokal, Menengok Konservasi Kunang-Kunang di Ubud
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Travel
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Industri pariwisata Indonesia berada di ambang era baru yang sangat dinamis.
Dwi Astarini - Sabtu, 12 September 2026
TIPTIP Group Luncurkan SatuSatu Partner Portal, Buka Keran Cuan Baru buat Agen Perjalanan Kenalkan Pengalaman Lokal
Kuliner
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Akar-akar tersebut diidentifikasi sebagai ‘cheonjong’, ginseng liar yang tumbuh secara alami selama setidaknya 50 tahun dengan sedikit campur tangan manusia.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Hoki Banget nih, Pencari Obat Temukan Ginseng Liar Senilai Rp 1,3 Miliar di Gunung Jiri
Kuliner
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Beragam penawaran tersebut bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sekaligus menikmati berbagai layanan dengan harga yang lebih terjangkau.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
Catat nih, Promo 9.9 2026 Ada Diskon Kuliner hingga Voucher Hemat
Bagikan