Lagi, Polresta Surakarta Gagalkan Belasan Remaja Perang Sarung saat Ramadan

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 18 Maret 2024
Lagi, Polresta Surakarta Gagalkan Belasan Remaja Perang Sarung saat Ramadan

Polresta Surakarta menangkao 11 remaja yang akan melakukan perang sarung, Minggu (17/3). (Dok.Humas Polresta Surakarta)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - POLRESTA Surakarta Polda Jawa Tengah kembali menggagalkan aksi belasan remaja yang akan melakukan aksi perang sarung, Minggu (17/3) dini hari. Belasan remaja tersebut dibawa ke Polres Surakarta beserta barang bukti.

Kabagops Polresta Surakarta Kompol Sutoyo mengatakan sebanyak 11 orang remaja ditahan akibat perang sarung. Ini merupakan kejadian yang kedua kalinya. Sebelumnya, pada Sabtu (16/3) dini hari, polisi membawa 25 remaja dalam pelanggaran yang sama. “Kami kembali menangkap remaja yang akan melakukan aksi perang sarung,” ujar Sutoyo, Minggu (17/3).

Baca juga:

Operasi Keselamatan, Polresta Surakarta Temukan Sopir Bus Bawa STNK Diduga Palsu

Ia mengatakan mereka ditangkap pada Minggu sekitar pukul 02.00 WIB di lokasi berbeda, yakni Jalan Adi Sucipto 2 orang dan 9 orang lagi diamankan di jalan proyek bengawan samping Transmart Pabelan. “Penangkapan berawal dari tim Sparta Sat Samapta Polresta Surakarta yang melaksanakan kegiatan patroli di Tugu Mahkota Laweyan Surakarta,” katanya.

Tak lama kemudian, lanjut dia, pihaknya menemui dua orang Pemuda yang mengendarai sepeda motor jenis Yamaha X Ride Nopol AB 5700 AN warna merah putih dalam keadaan sepeda motor ban kempes dan mencurigakan.

Ketika diperiksa, kata dia, yang bersangkutan membawa satu sarung warna putih yang diikat atau dibentuk menyerupai cambuk yang disimpan di dalam jok sepeda motor. Barang bukti itu diduga hendak digunakan untuk perang sarung. “Selanjutnya dilakukan pemeriksaan melalui ponsel yang bersangkutan, ada pesan yang mengirim ajakan untuk perang sarung,” kata dia.

Berbekal pesan berbagi lokasi pada ponsel kedua pelaku, polisi langsung menuju tempat kejadian perkara. Akhinya ditemukan kelompok anak yang hendak melakukan perang sarung di Jalan proyek bengawan. “Kami datangi mereka berhamburan melarikan diri. Di lokasi tersebut, sembilan orang ditangkap," katanya.

Ia merinci identitas pelaku dengan inisial HNS (16) warga Sukoharjo, FDW (16) warga Solo, SP (19) warga Solo, AR (15) warga Solo, FD (18) warga Solo, MN (21) warga Karanganyar, LAM (19) warga Karanganyar, CAM (16) warga Karanganyar, TAS (17) warga Solo, PP (18) warga Karanganyar, dan HWP (20) warga Karanganyar.

“Barang bukti yang disita yakni 10 buah sarung yang ujungnya sudah diikat dan 6 unit sepeda motor yang digunakan para pelaku. Semua pelaku dibawa ke Polres Surakarta,” pungkasnya.(Ismail/Jawa Tengah)

#Solo #Ramadan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Pihak pengemudi menyatakan kesediaannya untuk bertanggung jawab melakukan perbaikan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Mobil Tabrak Tembok Cagar Budaya Mangkunegaran hingga Roboh, Perbaikan Dilakukan Sesuai Aturan
Indonesia
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Jokowi menegaskan pergantian pucuk pimpinan di Polri itu memang sudah saatnya dilakukan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Presiden Prabowo Ganti Kapolri Listyo Sigit, Jokowi: Komjen Suyudi Baik
Indonesia
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Dinas Perhubungan (Dishub) Solo berencana mensterilkan aktivitas parkir di timur Masjid Raya Sheikh Zayed Solo dalam waktu dekat.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Terancam Kehilangan Pekerjaan, 56 Jukir Masjid Zayed Demo
Indonesia
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Populasi rusa di Sriwedari dianggap melonjak dan kandang terbuka membuat hewan mudah keluar sampai ke jalan raya.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Populasi Rusa di Sriwedari Melonjak, Rawan Lepas ke Jalan karena Kandang Terbuka
Indonesia
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Kemendagri saat ini terus mendampingi seluruh kepala daerah agar pelaksanaan enam bidang SPM dapat berjalan optimal.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Wamendagri Bima Arya Dorong Pelaksanaan 6 SPM Posyandu Plus di Solo Jadi Percontohan
Indonesia
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Revitalisasi Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat memang sudah direncanakan sebagai bagian dari upaya untuk merevitalisasi aset-aset budaya.
Dwi Astarini - Kamis, 24 September 2026
Revitalisasi Keraton Solo Senilai Rp 150 Miliar Dimulai dengan Peletakan Batu Pertama, Menbud Fadli Zon Sebut sebagai Perintah Presiden Prabowo
Indonesia
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Hasil tes DNA akan dikirim ke Pusdokkes untuk dilakukan pemeriksaan dan pencocokan dengan sampel jenazah yang telah ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Dokkes Polda Jateng Tes DNA Keluarga 3 Korban KM Virgo di Polresta Solo
Indonesia
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Warga terancam kena gusur akibat perluasan Stasiun Solo Jebres.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Terancam Kena Gusur, Warga Solo Gugat KAI Daop 6 ke PN Solo
Indonesia
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Tahir Solo Museum diketahui memiliki tunggakan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) sebesar Rp600 juta.
Yusuf Abdillah - Selasa, 15 September 2026
Tahir Solo Museum Tunggak PBB-P2 Rp600 Juta, Wali Kota Solo Minta Segera Dilunasi
Indonesia
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Menjadi wadah bersatunya para insan pers dan masyarakat Solo guna mendoakan keselamatan seluruh korban yang hingga saat ini belum ditemukan.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
5 Jurnalis Hilang saat Meliput Gunung Anak Krakatau, PFI, AJI, dan PWI Solo Gelar Aksi Menyalakan Lilin Doa Bersama
Bagikan