Kurang 8 Kursi, Ridwan Kamil Optimistis Genapkan Suara Partai
Cagub Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto Ist)
MerahPutih.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah mengantongi 12 kursi sedangkan syarat menjadi calon gubernur Jabar harus didukung oleh minimal 20 kursi. Ia optimistis dapat menggenapkan suara partai sebagai syarat untuk maju menjadi calon Gubernur Jabar.
"Alhamdulillah, meski awalnya diremehkan, saya sudah kantongi 12 kursi, mudah-mudahan dalam dua minggu ini koalisi sudah terbentuk," kata Kang Emil, begitu Ridwan Kamil biasa disapa, seusai acara ngopi bareng komunitas kreatif Depok dan Code Margonda di Depok, Sabtu (7/10)
Seperti diketahui, pencalonannya sebagai Gubernur Jabar, Kang Emil baru didukung oleh dua partai. Yakni Partai Nasdem 5 kursi dan PKB 7 kursi. Untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar, Kang Emil harus mengantongi 20 suara, sehingga masih kurang 8 suara.
"Komunikasi dengan partai lain terus saya lakukan secara intensif. Meski sudah ada yang memberi sinyal positif, tapi saya tidak tidak mau ge-er dulu, saya tunggu saja," katanya.
Ditanya soal elektabilitasnya yang cukup tinggi, kenapa partai belum juga memberikan dukungan kepadanya. Kang Emil menjawab, masalah dukungan partai, itu dapurnya partai. Biar mereka mengurus dan menentukan sendiri kepada siapa dukungan itu akan diberikan.
"Terkait elektabilitas, hasil survei posisi saya masih di atas. Memang hasil survei bukan segalanya, tapi hal itu dapat menjadi indikator dalam melihat figur calon yang mau didukungnya. Dari survei kan ketahuan, saya lemahnya di mana dan kuatnya di mana," kata dia.
Sejauh ini, lanjut Kang Emil, Dia terus melakukan diskusi dengan para ketua-ketua partai.
"Tapi belum sampai komunikasi dengan ketua umumnya," ujarnya.
Jadi, PR dia hari ini, kata Kang Emil, adalah menggenapkan koalisi partai, untuk memastikan dirinya bisa maju atau tidak sebagai calon gubernur. Jika koalisi partai suaranya sudah genap minimal 20 suara, maka babak berikutnya adalah bicara tentang siapa pasangan yang akan mendampinginya.
"Untuk menetapkan pasangan, harus mendapat persetujuan dari partai koalisi. Kalau kriteria pasangan saya ada dua, elektabilitas tinggi dan leadership bagus," ujar Kang Emil.
Untuk mendapatkan 8 dukungan kursi, dia mengaku akan terus blusukan ke daerah-daerah. Kegiatan ini sekaligus dilakukan untuk menyerap aspirasi warga Jawa Barat.
"Saya terus berihtiar, dan berdoa. Ihtiar saya antara lain, pada Sabtu dan Minggu, di luar hari kerja sebagai walikota, saya blusukan ke daerah untuk sosialisasi, silahturahmi dan menyerap aspirasi warga. Dengan turun langsung menemui warga, saya mengetahui persoalan mereka," kata Kang Emil. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Blusukan ke Pasar Parung, Ridwan Kamil Beli Ikan Asin Sepat
Bagikan
Berita Terkait
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
KPK Tunggu Iktikad Baik Ridwan Kamil Datang Pemeriksaan Hari Ini
KPK Berencana Korek Ridwan Kamil, Surat Panggilan Sudah Dikirim Akhir November
KPK Dalam Waktu Dekat Periksa Ridwan Kamil, Bakal Dicecar Materi Ini