Kurang 8 Kursi, Ridwan Kamil Optimistis Genapkan Suara Partai

Luhung SaptoLuhung Sapto - Minggu, 08 Oktober 2017
Kurang 8 Kursi, Ridwan Kamil Optimistis Genapkan Suara Partai

Cagub Jawa Barat Ridwan Kamil. (Foto Ist)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengaku sudah mengantongi 12 kursi sedangkan syarat menjadi calon gubernur Jabar harus didukung oleh minimal 20 kursi. Ia optimistis dapat menggenapkan suara partai sebagai syarat untuk maju menjadi calon Gubernur Jabar.

"Alhamdulillah, meski awalnya diremehkan, saya sudah kantongi 12 kursi, mudah-mudahan dalam dua minggu ini koalisi sudah terbentuk," kata Kang Emil, begitu Ridwan Kamil biasa disapa, seusai acara ngopi bareng komunitas kreatif Depok dan Code Margonda di Depok, Sabtu (7/10)

Seperti diketahui, pencalonannya sebagai Gubernur Jabar, Kang Emil baru didukung oleh dua partai. Yakni Partai Nasdem 5 kursi dan PKB 7 kursi. Untuk maju sebagai calon Gubernur Jabar, Kang Emil harus mengantongi 20 suara, sehingga masih kurang 8 suara.

"Komunikasi dengan partai lain terus saya lakukan secara intensif. Meski sudah ada yang memberi sinyal positif, tapi saya tidak tidak mau ge-er dulu, saya tunggu saja," katanya.

Ditanya soal elektabilitasnya yang cukup tinggi, kenapa partai belum juga memberikan dukungan kepadanya. Kang Emil menjawab, masalah dukungan partai, itu dapurnya partai. Biar mereka mengurus dan menentukan sendiri kepada siapa dukungan itu akan diberikan.

"Terkait elektabilitas, hasil survei posisi saya masih di atas. Memang hasil survei bukan segalanya, tapi hal itu dapat menjadi indikator dalam melihat figur calon yang mau didukungnya. Dari survei kan ketahuan, saya lemahnya di mana dan kuatnya di mana," kata dia.

Sejauh ini, lanjut Kang Emil, Dia terus melakukan diskusi dengan para ketua-ketua partai.

"Tapi belum sampai komunikasi dengan ketua umumnya," ujarnya.

Jadi, PR dia hari ini, kata Kang Emil, adalah menggenapkan koalisi partai, untuk memastikan dirinya bisa maju atau tidak sebagai calon gubernur. Jika koalisi partai suaranya sudah genap minimal 20 suara, maka babak berikutnya adalah bicara tentang siapa pasangan yang akan mendampinginya.

"Untuk menetapkan pasangan, harus mendapat persetujuan dari partai koalisi. Kalau kriteria pasangan saya ada dua, elektabilitas tinggi dan leadership bagus," ujar Kang Emil.

Untuk mendapatkan 8 dukungan kursi, dia mengaku akan terus blusukan ke daerah-daerah. Kegiatan ini sekaligus dilakukan untuk menyerap aspirasi warga Jawa Barat.

"Saya terus berihtiar, dan berdoa. Ihtiar saya antara lain, pada Sabtu dan Minggu, di luar hari kerja sebagai walikota, saya blusukan ke daerah untuk sosialisasi, silahturahmi dan menyerap aspirasi warga. Dengan turun langsung menemui warga, saya mengetahui persoalan mereka," kata Kang Emil. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita lainnya dalam artikel: Blusukan ke Pasar Parung, Ridwan Kamil Beli Ikan Asin Sepat

#Ridwan Kamil #Pilgub Jawa Barat 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Fokus utama penyidik KPK pada akurasi dan keselarasannya dengan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara yang dilaporkan RK ke lembaga antirasuah
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Desember 2025
KPK Kuliti Aset Ridwan Kamil, Selaras tidak dengan LHKPN dan Sumber Pendapatan
Berita Foto
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saat menghadiri pemeriksaan penyidik KPK di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (2/12/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 02 Desember 2025
Momen Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Hadiri Pemeriksaan KPK Terkait Bank BJB
Indonesia
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Dia mengatakan tidak menerima laporan dari ketiga pihak tersebut terkait dengan dana iklan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
Diperiksa KPK, Ridwan Kamil Ngaku tak Pernah Tahu dan Bantah Terima Hasil Korupsi BJB
Indonesia
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Ridwan Kamil memenuhi panggilan KPK sebagai saksi kasus korupsi pengadaan iklan Bank BJB. KPK telah menetapkan lima tersangka dengan kerugian Rp 222 miliar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Penuhi Panggilan KPK, Ridwan Kamil: Saya Datang untuk Transparansi dan Klarifikasi
Indonesia
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Mantan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) akhirnya memenuhi panggilan pemeriksaan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hari ini.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
267 Hari Sejak Rumahnya Digeledah, Ridwan Kamil Akhirnya Datang Diperiksa KPK
Indonesia
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
KPK yakin RK akan hadir untuk menjalani pemeriksaan.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Periksa Ridwan Kamil Terkait dengan Kasus Dugaan Korupsi Dana Iklan BJB
Indonesia
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
KPK memanggil Ridwan Kamil untuk diperiksa dalam dugaan korupsi dana iklan Bank BJB senilai Rp222 miliar. Pemeriksaan dijadwalkan berlangsung pekan ini.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Desember 2025
Ridwan Kamil Dipanggil KPK, Diminta Klarifikasi soal Dugaan Aliran Dana Iklan Bank BJB
Indonesia
KPK Tunggu Iktikad Baik Ridwan Kamil Datang Pemeriksaan Hari Ini
KPK menjadwalkan pemeriksaan eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) hari ini Selasa 2 Desember 2025.
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Tunggu Iktikad Baik Ridwan Kamil Datang Pemeriksaan Hari Ini
Indonesia
KPK Berencana Korek Ridwan Kamil, Surat Panggilan Sudah Dikirim Akhir November
KPK mengungkapkan surat panggilan pemeriksaan Ridwan Kamil telah dikirimkan sejak pekan lalu, atau akhir November 2025
Wisnu Cipto - Selasa, 02 Desember 2025
KPK Berencana Korek Ridwan Kamil, Surat Panggilan Sudah Dikirim Akhir November
Indonesia
KPK Dalam Waktu Dekat Periksa Ridwan Kamil, Bakal Dicecar Materi Ini
Pemanggilan Ridwan Kamil akan dilakukan dalam waktu dekat seiring pendalaman terhadap sejumlah saksi lain.
Wisnu Cipto - Sabtu, 22 November 2025
KPK Dalam Waktu Dekat Periksa Ridwan Kamil, Bakal Dicecar Materi Ini
Bagikan