Kesehatan

Kulit Ayam Enak sih, Tapi...

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2020
Kulit Ayam Enak sih, Tapi...

Meski nikmat, kulit ayam bisa buruk buat kesehatan.(Foto Insider)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

AYO ngaku, apa kamu pasti penganut aliran pencinta kulit ayam? Kamu enggak sendirian kok. Banyak yang menyukai bagian ayam ini. Kerenyahan dan rasa asin gurih kullit ayam memang bikin nagih. Namun, tahukah kamu, di balik rasanya yang lezat, kulit ayam ternyata menyimpan bahaya bagi kesehatan?

Tekstur yang renyah dan rasanya yang gurih menjadi alasan kulit ayam begitu digemari banyak orang. Namun, ternyata sering makan kulit ayam bisa membahayakan kesehatan dan menimbulkan beragam penyakit. Penyebabnya, kulit ayam mengandung banyak kolestrol, apalagi jika diolah dengan cara digoreng.

BACA JUGA:

5 Mitos Membentuk Otot

Mengutip laman Alodokter, dalam 100 gram kulit ayam yang dipanggang, terkandung sekitar 130 mg kolestrol dengan lemak total sektiar 45 gram. Bila kulit ayam digoreng, tentunya kandungan lemak dan kolestrol di dalamnya akan jadi lebih banyak. Itulah mengapa konsumsi kulit ayam perlu dibatasi.

kulit ayam
Kulit ayam goreng mengandung banyak kolestrol. (Foto Unsplash/Tim Bish)

Dengan banyaknya kandungan lemak dan kolesterol, beberapa bahaya dapat mengintai, seperti berat badan berlebih. Kulit ayam mengandung banyak kalori apalagi jika digoreng dengan tepung. Jadi jangan heran kalau kamu mudah mengalami kenaikan berat badan bila sering makan kulit ayam goreng.

Bahaya lain kulit ayam untuk kesehatan ialah meningkatkan risiko terjadinya penyakit jantung. Hal itu disebabkan kelebihan kolestrol dalam darah dapat mengendap pada dinding pembuluh darah dan membentuk plak.

kulit ayam
Dapat meningkatkan risiko terkena stroke. (Foto Fine Cooking)

Mengonsumsi kulit ayam juga dapat meningkatkan risiko terjadinya stroke. Prosesnya sama dengan penyakit jantung, tetapi pada stroke penyempitannya terjadi di pembuluh darah otak. Kondisi tersebut menyebabkan pasokan darah ke otak berkurang sehingga sebagian jaringan otak tidak mendapatkan suplai darah yang cukup dan akhirnya terjadilah stroke.

Terakhir, kamu juga bisa terkena Campylobacteriosis, terutama bila pengolahan kulit ayam tidak benar. Gejala penyait itu biasanya muncul dua sampai lima hari setelah bakteri C jejuni masuk ke tubuh. Gejalanya bisa berupa diare, kram, dan demam.

kulit ayam
Boleh dimakan, tapi jangan terlalu sering. (Foto Betty Crocker)

Meskipun demikian, tidak selamanya mengonsumsi kulit ayam berdampak buruk bagi kesehatan. Ternyata makanan ini juga memiliki beberapa manfaat kesehatan. Kulit ayam mengandung omega 6 yang berfungsi menormalkan gula darah dan meningkatkan stamina tubuh. Menurut ahli gizi di Singapura, menyajikan dan memasak kulit ayam dengan cara mengukus dan merebusnya merupakan salah satu cara memasak yang tepat.

Kulit ayam juga mengandung zat besi, vitamin B kompleks, dan kandungan mineral yang baik untuk kesehatan tubuh.(and)

BACA JUGA:

Mukbang Membawa Kebiasaan Pola Makan yang Buruk

#Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Indonesia
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
emerintah memberikan kesempatan bagi peserta untuk mendapatkan penghapusan tunggakan iuran sehingga mereka bisa kembali aktif menikmati layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Program Pemutihan BPJS Kesehatan Berlangsung di 2025, ini Cara Ikut dan Tahapannya
Bagikan