Kue Lontar, Sajian Takjil Khas di Papua

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 14 Februari 2026
Kue Lontar, Sajian Takjil Khas di Papua

Kue lontar yang kerap menjadi piihan takjil di Fak-fak, Papua.(foto: Cookpad)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MANIS, renyah, creamy, dan lembut. Demikianlah ciri khas rasa dan tekstur kue lontar yang kerap jadi piihan utama menu mengisi perut ketika berbuka puasa Ramadan di Papua. Makanan yang tergolong sebagai hidangan penutup ini merupakan makanan yang menjadi pilihan utama untuk diletakkan di meja makan keluarga Papua.

Walaupun kue lontar dekat dengan tudung saji warga Papua, tidak berarti kue ini merupakan asli dari kreativitas orang Papua. Kue lontar hadir di Indonesia karena adanya pengaruh penjajah Belanda. Kue lontar ditandai masuk ke Papua pada 1910, ketika penjajah Belanda menduduki wilayah tersebut. Pada masa itu, kue lontar dinamai sebagai ronde taart (kue bundar).

Fakfak menjadi pusat perkembangan popularitas ronde taart ini. Makanya jangan merasa heran, kalian akan lebih banyak menemukan menu kue lontar yang dijajakan dan mudah mendapatkannya saat di Fakfak ketimbang di wilayah lainnya yang ada di Papua.

Perubahan nama dari Ronde Taart menjadi kue lontar sendiri mengalami perjalanan yang unik. Masyarakat Papua masa itu sulit untuk melafalkan bunyi bahasa asing ronde taart, kemudian dilafalkanlah dengan bunyi 'rontart', karena diucapkan berulang-ulang, maka diubah dengan bunyi rontart menjadi lontar.

Baca juga:

Buka Puasa di Bus Makin Nikmat, Transjakarta Sediakan Paket Takjil Melimpah



Jadi camilan manis ini dinamai kue lontar bukan karena dibuat dari bahan baku daun lontar, melainkan perubahan membunyikan suaranya.

Kue ini dibuat dengan bahan-bahan yang premium di masa dulu, bahkan serdadu Belanda rela untuk mengirim atau menyetok sejumlah bahan baku membuat ronde taart ini, seperti mentega, susu, terigu, dari negeri Belanda. Namun, seiring perkembangan zaman, ekslusivitas untuk mendapatkan bahan baku membuat ronde taart tidak ada lagi. Dengan beitu, masyarakat umum meniru kebudayaan Belanda ini dengan membuatnya di rumah sendiri.

Masa kini, orang Papua membuat kue lontar dengan variasi yang menarik. Khususnya dari segi ukuran. Dahulu, kue lontar dibuat dengan diameter yang biasa bahkan cenderung kecil berkisar 8 sentimeter. Namun, sekarang beberapa pengusaha membuat kue lontar dengan diameter yang luasnya bisa mencapai 20 sentimeter.

Ukuran besar tersebut dibuat dengan menggunakan cetakan modifikasi piring keramik bentuknya bundar dengan pola meliuk-liuk. Secara karakteristik tekstur, kue lontar bertekstur lembut di bagian dalam dan renyah pada kulit luarnya. Rasa candunya muncul dari adonan susu yang berada di tengah kue lontar dipadukan dengan kulit kering bagian luar kue, menjalankan kesatuan yang memanjakan ketika dikunyah dalam mulut.(tka)

Baca juga:

Seteguk Kopi Setelah Takjil, Buka Puasa Jadi Lebih Berkesan

#Kuliner #Papua #Menu Takjil
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Personel TNI disebut mendapat serangan saat menjalankan operasi tersebut hingga terjadi aksi saling tembak.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Oktober 2026
TNI Tembak Mati Komandan OPM di Maybrat, 2 Anak Buahnya Hanyut di Sungai
Indonesia
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Saat peristiwa kontak senjata terjadi, Hermanus Hogajau-lah yang pertama kali menghujani Pasukan Timsus Yonif 315 Garuda dan Tim Taipur Koops TNI Habema di bawah kendali Kogabwilhan III
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Pentolan OPM Dikabarkan Tewas Dalam Baku Tembak di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Bos OPM Egianus Kogoya komplain serangan pesawat Super Tucano di Nduga. Panglima TNI Agus Subiyanto tegaskan separatis wajib ditumpas habis!
Wisnu Cipto - Senin, 28 September 2026
Bos OPM Komplain Serangan Udara, Panglima TNI: Separatis Harus Ditumpas
Indonesia
Panglima TNI Senang 8 Senjata Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Delapan pucuk senjata yang disebut Agus termasuk jenis SS1 V1 yang sebelumnya direbut OPM dari satuan TNI.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Panglima TNI  Senang 8 Senjata  Disita Dari OPM, Termasuk SS1 V1
Indonesia
4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Personel TNI juga menyita sejumlah barang dari lokasi, antara lain satu pucuk SS2 V1, satu senjata api laras panjang dengan alat bidik Trijicon
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 25 September 2026
 4 Anggota OPM Tewas Dalam Kontak Senjata di Intan Jaya Papua Tengah
Indonesia
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Pemerintah didesak untuk memperkuat perlindungan terhadap warga sipil di Papua.
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Kekerasan KKB Terus Berulang, DPR Desak Pemerintah Gerak Cepat
Kuliner
Gandeng G-DRAGON, McDonald's Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Menu gojuchang butter akan diluncurkan secara bertahap di negara-negara yang berpartisipasi mulai 17 September.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
  Gandeng G-DRAGON, McDonald's  Hadirkan Menu Gochujang Butter di 13 Negara Asia
Kuliner
Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Penaikan kadar alkohol itu terkait dengan gelombang panas ekstrem yang melanda musim panas tahun ini.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
 Gelombang Panas di Prancis Bikin Sampanye Lebih Memabukkan
Indonesia
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Aparat bersama tokoh masyarakat terus melakukan upaya untuk menemukan dan mengevakuasi korban lainnya.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penculikan Warga Oleh KKB Papua, 7 Korban masih Dicari
Indonesia
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Yosina ditemukan bersama Demerina Uamang, 23, salah satu dari sembilan perempuan yang sebelumnya menjadi korban penculikan pada 17 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
Penyanderaan KKB Papua, 1 Korban Ditemukan Meninggal dengan Tubuh Kurus
Bagikan