Piala Dunia 2018

Mengintip Capaian Terbesar Si Kuda Hitam Swiss di Piala Dunia

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 03 Juli 2018
Mengintip Capaian Terbesar Si Kuda Hitam Swiss di Piala Dunia

Skuat timnas Swiss 2018. (Sumber: bola.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEJAK Piala Dunia 2006 di Jerman, timnas Swiss tak pernah absen mengisi laga bergengsi 4 tahunan itu. Tim berjuluk Schweizer Nati tercatat telah berlaga sebanyak 11 kali sepanjang laga Piala Dunia.

Swiss acap menjadi kuda hitam di tiap laga. Kehadirannya tak bisa dipandang sebelah mata. Peringkat enam FIFA tersebut bahkan hampir menembus babak semifinal di masa lalu. Penasaran?

Timnas Swiss tampil memukau pada debut perdana Piala Dunia 1934 di Italia. Mereka berhasil mencapai babak perempatfinal.

Skuat timnas Swiss 1934. (Sumber:http://gila-ball.blogspot.com)

Putaran pertama, Swiss berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 3-2. Lawannya Ceko telah menunggu di perempatfinal. Mereka tampil agresif sejak peluit babak pertama ditiup. Swiss berhasil menceploskan dua gol. Ceko tak mau kalah dan berhasil mengimbangkan skor.

Pemain Swiss dipaksa menelan pil pahit ketika bola menggelinding masuk ke gawangnya. Ceko menang 3-2. Impian Swiss mencapai semifinal pun kandas.

Pada Piala Dunia 1938, catatan Swiss juga tidak mengecewakan. Meski hanya berhenti pada babak perempatfinal, namun penampilan Rossocrociati sempat menggemparkan dunia.

Putaran pertama, Swiss berhasil membantai timnas Jerman dengan skor 4-2. Namun, langkah Swiss berhenti ketika berhadapan dengan Hongaria dengan skor 0-2.

Skuat timnas Swiss 1938. (Sumber: http://24jambola.com)

Tak hanya Piala Dunia 1934 dan 1938, prestasi terbaik Swiss terjadi pada 1954. Meski, sekali lagi hanya mampu sampai perempatfinal Piala Dunia.

Berada dalam grup neraka, tidak membuat Swiss tak berkutik. Pada Piala Dunia 1954, Swiss berada satu grup dengan Inggris, Italia, dan Belgia. Ia keluar sebagai Juara Grup dengan mengalahkan Italia dan Belgia.

Sementara melawan Inggris, Swiss mengalami kekalahan. Kemudian pada perempatfinal, langkah Swiss terhenti ketika bertemu Austria. Dalam laga tersebut, Swiss kalah 7-5.

Skuat timnas Swiss 1954. (Sumber: bolalob.com)

Pada Piala Dunia 2018, anak asuh Ottmar Hitzfeld menempati posisi runner-up Grup E dan bertemu dengan juara Grup F, Swedia. Dengan sederet pemain berbakat seperti Xhaka dan Shaqiri, sudah semestinya timnas Swiss mampu menorehkan sejarah baru dalam Piala Dunia ini. (*)

#Swiss #Piala Dunia 2018
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Dunia
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan memberikan pidato kunci (keynote speech) dalam acara World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, pada Kamis, 22 Januari 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Dunia
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Inspeksi berkala tidak dilakukan antara 2020 dan 2025. Otoritas setempat sangat menyesalkan hal ini
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Kebakaran Bar di Swiss, Pejabat Akui Kegagalan Inspeksi Sebabkan Insiden Mematikan
Dunia
Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Para manajer Le Constellation diduga telah melakukan pembunuhan karena kelalaian, menyebabkan luka fisik karena kelalaian, serta pembakaran karena kelalaian.
Dwi Astarini - Minggu, 04 Januari 2026
 Kebakaran di Resor Ski Swiss, Manajer Bar Resor Ski Diperiksa dalam Kasus Pidana
Dunia
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Pihak berwenang menyebut botol-botol sampanye yang dipasangi kembang api tangan itu berada terlalu dekat dengan langit-langit.
Dwi Astarini - Sabtu, 03 Januari 2026
Kebakaran Mematikan di Bar Swiss, Kembang Api di Botol Sampanye Diduga Jadi Penyebab
Dunia
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Pejabat berwenang menyatakan insiden di bar Le Constellation di Crans-Montana diperlakukan sebagai kebakaran, bukan sebagai serangan teror.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Kebakaran Bar di Alpen, Swiss, Saksi Sebut Ada Ledakan di Lokasi
Dunia
Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Masih terlalu awal untuk menentukan penyebab kebakaran. Para ahli belum dapat masuk ke puing-puing bangunan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
 Bar di Pegunungan Alpen, Swiss, Terbakar saat Perayaan Tahun Baru, Puluhan Orang Tewas dan Sekitar 100 Luka-Luka
Lifestyle
Kapsul Bunuh Diri Sarco Digunakan Pertama Kalinya Seorang Perempuan AS, Dianggap Ilegal
Kapsul Sarco memungkinkan penggunanya menekan tombol untuk menyuntikkan gas nitrogen ke ruang tertutup, menyebabkan orang tersebut tertidur dan meninggal karena sesak napas dalam waktu singkat.
Frengky Aruan - Senin, 30 September 2024
Kapsul Bunuh Diri Sarco Digunakan Pertama Kalinya Seorang Perempuan AS, Dianggap Ilegal
Olahraga
Xherdan Shaqiri Pensiun dari Timnas Swiss, Catatkan Penampilan Terbanyak
Xherdan Shaqiri memutuskan pensiun dari timnas Swiss. Ia telah mencatatkan 125 penampilan atau terbanyak peringkat kedua setelah Granit Xhaka.
Soffi Amira - Selasa, 16 Juli 2024
Xherdan Shaqiri Pensiun dari Timnas Swiss, Catatkan Penampilan Terbanyak
Olahraga
Kalahkan Italia 2-0, Swiss Melaju ke Perempat Final Euro 2024
Swiss melaju ke Perempat Final Euro 2024 setelah menyingkirkan Italia, Sabtu (29/6).
Soffi Amira - Minggu, 30 Juni 2024
Kalahkan Italia 2-0, Swiss Melaju ke Perempat Final Euro 2024
Olahraga
Gregoria Mariska Tunjung Melaju ke Final Swiss Open 2024
Selepas turun minum, pertandingan masih berlangsung ketat
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 23 Maret 2024
Gregoria Mariska Tunjung Melaju ke Final Swiss Open 2024
Bagikan