Kucing Tahu Jika Pemiliknya Mengajak Bicara

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 01 November 2022
Kucing Tahu Jika Pemiliknya Mengajak Bicara

Kucing akan bereaksi berbeda terhadap suara pemiliknya ketika diarahkan pada mereka. (Foto: freepik/senivpetro)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

BANYAK orang berbicara dengan hewan peliharaan mereka dengan menggunakan jenis nada tertentu, seperti ketika berbicara dengan anak kecil misalnya. Tidak seperti ucapan yang ditujukan kepada orang dewasa lainnya, ucapan yang ditujukan kepada hewan peliharaan dan anak-anak biasanya terdiri dari ucapan yang lebih pendek, lebih banyak pengulangan, nada tinggi, dan suara yang hiperartikulasi.

Penelitian menunjukkan bahwa anjing lebih memerhatikan ketika ditangani dengan cara ini. Namun, baru sedikit yang diketahui tentang bagaimana kucing memandang dan merespons ucapan yang ditujukan kepada mereka.

Sebagai ahli perilaku kucing, Charlotte de Mouzon membantu orang lebih memahami dan berkomunikasi dengan kucing peliharaan mereka. Namun, dia menjadi frustasi karena hanya ada sedikit studi ilmiah di bidang ini. Karena alasan itulah, dia mengejar gelar PhD di Université Paris Nanterre dan bersama rekan-rekannya menerbitkan dua makalah dari proyek itu.

Baca juga:

Baru Pelihara Kucing? Begini yang Sebaiknya Kamu Lakukan

Dua penelitian yang saling melengkapi

Kucing Tahu Jika Pemiliknya Mengajak Bicara
Kucing jarang menunjukkan reaksi yang bagus terhadap ucapan dari orang asing. (Foto: Pexels/Cats Coming)

Dalam studi pertama, de Mouzon dan rekannya membandingkan ucapan dari laki-laki dan perempuan yang ditujukan kepada kucing dengan ucapan yang ditujukan kepada manusia dewasa.

Mereka mengonfirmasi, bahwa orang menyesuaikan cara mereka berbicara saat berbicara dengan kucing, mirip dengan cara mereka menyesuaikan ucapan mereka untuk berbicara dengan anjing dan anak kecil.

“Penelitian juga menunjukkan bahwa kucing bereaksi terhadap suara pemiliknya," ujar de Mouzon seperti diberitakan Psychology Today (27/10).

Bersama rekan-rekannya, dia mencari jawaban atas pertanyaan: apakah kucing akan bereaksi berbeda terhadap suara pemiliknya ketika diarahkan pada mereka versus diarahkan pada manusia dewasa lain.

Untuk menyelidiki, de Mouzon dan rekannya mengevaluasi bagaimana 16 kucing dewasa, kucing dalam ruangan bereaksi terhadap suara yang direkam sebelumnya dari pemiliknya dan orang asing ketika mengucapkan frasa dengan nada yang diarahkan kucing dan manusia dewasa.

Para peneliti mencatat dan menilai perilaku kucing sebagai respons terhadap suara, termasuk istirahat, gerakan telinga, pelebaran pupil, dan gerakan ekor.

“Menariknya, kucing-kucing itu bereaksi terhadap ucapan yang diarahkan pada kucing ketika itu dari pemiliknya, tetapi mereka tidak menunjukkan reaksi yang bagus terhadap ucapan yang diarahkan pada kucing ketika itu diucapkan oleh orang asing,” kata de Mouzon.

“Ini mengejutkan kami karena anjing telah terbukti bereaksi terhadap siapa pun yang berbicara dengan mereka dalam ucapan yang diarahkan pada anjing,” tambahnya.

Baca juga:

Terlalu Gemuk, Kucing Rentan Mengalami Masalah Kesehatan

Cara komunikasi kucing

Kucing Tahu Jika Pemiliknya Mengajak Bicara
Kucing yang paling banyak mengeong biasanya yang paling banyak diajak bicara sejak kecil. (Foto: freepik/freepic.diller)

de Mouzon mengatakan hasil ini menunjukkan beberapa hipotesis. Satu hipotesis adalah karena ini adalah kucing dalam ruangan, ada kemungkinan mereka tidak terbiasa berinteraksi dengan manusia lain selain pemiliknya. Tidak seperti anjing, kucing ini mungkin tidak menggeneralisasi ucapan yang diarahkan pada kucing.

Hipotesis kedua dari temuan ini adalah kemungkinan bahwa kucing belajar bahwa ketika kita berbicara dengan cara ini, kita sedang berbicara dengan mereka dan itu menarik perhatian mereka. de Mouzon mengatakan bahwa belajar itu penting untuk komunikasi kucing-manusia.

Penelitian sebelumnya telah menunjukkan bahwa kucing dewasa tidak mengeong satu sama lain, tetapi kucing belajar menyuarakan cara ini untuk menyapa manusia mereka.

Faktanya, kucing yang paling banyak mengeong biasanya yang paling banyak diajak bicara, terutama di awal kehidupannya. Hasil dari penelitian ini menyoroti pentingnya interaksi pribadi yang positif dengan manusia untuk kucing peliharaan dalam ruangan. (aru)

Baca juga:

Cat Lovers, Ketahui Berbagai Jenis Muntah Kucing

#Hewan Peliharaan #Kucing
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Fun
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
PetFest Indonesia 2026 hadir di ICE BSD dengan konsep Petropolis. Ada petting zoo, adopsi hewan, hingga safari garden. Tiket mulai Rp50.000.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 01 Mei 2026
PetFest Indonesia 2026 Tawarkan Pengalaman Imersif, dari Petting Zoo hingga Safari Garden
Berita
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Start-up di Meksiko mengolah ikan sapu-sapu menjadi camilan hewan bernutrisi. Inovasi ini jadi solusi masalah lingkungan sekaligus peluang bisnis.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Dari Hama Jadi Cuan, Di Meksiko Ikan Sapu-Sapu Diolah Jadi Camilan Hewan
Fun
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Minat pelihara ular meningkat. Ball python jadi pilihan pemula karena jinak, mudah dirawat, dan minim risiko gigitan.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Tren Pelihara Ular Meningkat, Ball Python Jadi Pilihan Utama Pemula
Fun
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Ingin menitipkan hewan peliharaan saat mudik Lebaran? Simak 5 tips memilih pet hotel agar anabul tetap aman, sehat, dan tidak stres selama ditinggal.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 16 Maret 2026
Mudik Tanpa Khawatir, Ini 5 Tips Aman Menitipkan Anabul di Pet Hotel
Indonesia
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
"Kami akan memastikan nama pelapor tetap kami rahasiakan, jadi tidak perlu takut," kata Kepala Dinas KPKP Jakarta Hasudungan Sidabalok
Wisnu Cipto - Selasa, 09 Desember 2025
Ajak Warga Lapor Resto-Pasar Jual Daging Anjing, Pemprov Jakarta Jamin Identitas Cepu Aman
Indonesia
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Pramono berharap regulasi ini dapat berkontribusi dalam menjaga dan meningkatkan kesehatan warga Jakarta
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Desember 2025
Anjing dan Kucing 'Haram' Dijual untuk Santapan, Pramono Perintahkan Satpol PP Turun Tangan
Indonesia
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, resmi memberlakukan Pergub larangan jual-beli daging anjing dan kucing di Jakarta.
Soffi Amira - Rabu, 26 November 2025
Pramono Resmi Berlakukan Pergub Perdagangan Daging Anjing dan Kucing di Jakarta
Indonesia
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Peraturan ini secara rinci tertuang dalam Pergub Nomor 36 Tahun 2025
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 November 2025
Sah! Pergub Larangan Perdagangan Daging Anjing dan Kucing Berlaku 24 November 2025
Indonesia
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Anak di bawah umur itu diketahui mencuri kucing dan sofa dari rumah Uya Kuya
Wisnu Cipto - Rabu, 10 September 2025
Polisi Tetapkan 1 Anak Di Bawah Umur Tersangka Pejarahan Kucing Uya Kuya
Indonesia
Kucing Uya Kuya Terlantar Pasca-Penjarahan. Kini Dirawat Puskeswan Ragunan Masih Diinfus
Kucing berwarna oranye itu setelah sempat terlantar usai aksi pejarahan rumah Uya Kuya akhir pekan lalu
Wisnu Cipto - Kamis, 04 September 2025
Kucing Uya Kuya Terlantar Pasca-Penjarahan. Kini Dirawat Puskeswan Ragunan Masih Diinfus
Bagikan