Kuburan Menjadi Tempat Aksi Bejat Pelaku Sodomi Anak

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 27 Oktober 2015
Kuburan Menjadi Tempat Aksi Bejat Pelaku Sodomi Anak

Ilustrasi Kekerasan terhadap Anak (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih Hukum - Pelaku sodomi terhadap bocah laki-laki di Jalan Duren Bangka Pancoran Jakarta Selatan M alias Sakur (34), ternyata melakukan aksi bejatnya didepan anak-anak korban lainnya di banyak tempat hingga di kuburan kober.

"Selama kurun waktu 3 tahun sejak 2012, pelaku sudah melakukan aksinya disejumlah lokasi, di rumahnya, dikolam renang, disekolah TK, hingga dikuburan Kober," ungkapnya, kepada awak media, Selasa (27/10).

Kasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, AKBP Audie Latuheru mendapatkan informasi dari dari salah satu korban bahwa pelaku melakukannya di kuburan kober sambil mempertontonkan aksi bejatnya tersebut dihadapan korban lainnya.

Berdasarkan keterangan dari Kapolres Jakarta Selatan, komisaris besar polisi (Kombes Pol) Wahyu Hadiningrat, korban pelaku mencapai belasan orang.

"Ada sekira 11 orang sudah melapor diperkirakan ada 4 orang lagi yang bakal melapor," ungkapnya.

Berikut nama korban yang sudah melaporkan diri.

AE (8), MD (7), AF (9), FA (8), DT (7), H (9), N (7), K (12), R (6), S (8), A (10).

Guna mempertanggungjawabkan perbuatan bejatnya, pelaku saat ini mendakam di sel Mapolres Jakarta Selatan. Akibat perbuatannya pelaku terancam pasal 82 UU no. 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara junto pasal 292 KUHP dengan ancaman 5 tahun penjara.(Fdi)

Baca Juga:

  1. Pelaku Sodomi Anak Pertontonkan Aksinya Dihadapan Korban Lain
  2. Pelaku Sodomi Anak Ajak Korban Nonton Film Porno
  3. Pelaku Sodomi Anak Tampak Santai Tanpa Penyesalan
  4. Pelaku Sodomi Anak Mengaku Masih Doyan Perempuan
  5. Polres Jaksel Ungkap Kasus Sodomi 11 Anak
#Kasus Sodomi #Kekerasan Anak #Anak
Bagikan
Ditulis Oleh

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian

Berita Terkait

Indonesia
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Pentingnya teknologi Age Assurance bagi PSE sesuai PP Tunas. Teknologi ini menutup celah verifikasi usia manual dan didukung program literasi digital untuk orang tua.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
Age Assurance Senjata Baru PP Tunas Tutup Celah Anak Manipulasi Umur Daftar Medsos
Indonesia
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Program Cek Kesehatan Gratis di sekolah menemukan berbagai masalah kesehatan siswa, mulai dari gangguan kebugaran, gigi berlubang, anemia hingga tekanan darah meningkat.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cek Kesehatan Gratis di Sekolah Temukan Ribuan Siswa Alami Masalah Gigi dan Anemia
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Bagikan