Kubu Jokowi Penasaran Restoran Tempat Sandiaga Makan Ayam di Singapura

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Selasa, 09 Oktober 2018
Kubu Jokowi Penasaran Restoran Tempat Sandiaga Makan Ayam di Singapura

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Arsul Sani. MP/Fadhli

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pernyataan Cawapres Nomor 02 Sandiaga Uno yang menyebut harga nasi ayam di Singapura lebih murah ketimbang di Indonesia menjadi bahan tebak-tebakan Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Arsul Sani.

Bahkan, Politikus PPP itu sampai menduga-duga Sandiaga membeli menu ayam di restoran mana di Singapura sehingga bisa lebih murah daripada menu serupa di Tanah Air.

"Mungkin Pak Sandi belinya itu, nasi ayamnya itu di Warteg India sebelah Masjid Sultan (di Kampung Glam, Singapura). Itu pun tidak Rp 35 ribu. Saya kan suka makan di situ. 5 dollar Singapura itu, berarti Rp 53 ribuanlah," kata Arsul kepada awak media di Posko Cemara, Selasa (9/10).

Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno. Foto: @sandiuno

Untuk menu ayam di restoran Indonesia, Arsul menduga Sandi membelinya di restoran Padang kelas elit sehingga seporsi harganya sampai Rp50 ribu. "Beliau (Sandi) makan nasi ayam itu paling enggak kalau di Restoran Padang di Natrabu atau di Garuda, iya mesti beda kelasnya," imbuh dia.

Menurut Arsul, perbandingan harga yang dilakukan Sandi tidak adil karena tidak menyebutkan tempat restorannya secara terbuka. Anggota Timses Jokowi itu yakin jika dilakukan perbandingan secara adil makan sudah pasti harga menu ayam di Indonesia lebih murah.

"Katakanlah kita makan sama-sama di food court misalnya Takashimaya Centre (Takashimaya Shopping Centre, Orchard Road, Singapura) dengan di sini Plaza Indonesia atau Grand Indonesia, pasti lebih mahal di sana. Tapi kalau bandinginnya dengan Plaza Indonesia atau Grand Indonesia dengan di Lucky Plaza Singapura, itu bisa lebih mahal di situ (Lucky Plaza). Jadi kita harus apple to apple tempatnya lah," papar Arsul.

ayam potong
Ayam potong di pasar tradisional. Foto: ANTARA

Sebelumnya, Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno kembali menyoroti masalah ekonomi Indonesia. Kali ini dia membandingkan harga sepiring makan siang di Indonesia yang lebih mahal dibandingkan Singapura.

Sandi mencontohkan, sepiring nasi dengan lauk ayam di Singapura hanya dihargai sekitar Rp 35 ribu. Itu lebih murah dibandingkan di Indonesia yang bisa mencapai Rp 50 ribu.

Sandi menilai situasi ini layak dipertanyakan dan harus diperbaiki. "Nah, ini ada yang perlu diperbaiki, ada satu hal yang perlu kita perbaiki dari sisi harga bahan pokok kita," kata Sandi di kawasan Tebet Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. (Fdi)

#Sandiaga Uno #Pilpres 2019 #Jokowi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Ayah Wapres Gibran Rakabuming Raka ni menegaskan pihaknya akan hadiri sidang asalkan surat panggilan diterima.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Akan Dipanggil sebagai Saksi Pelapor Fitnah Ijazah Palsu, Jokowi: Insya Allah Saya Hadir
Indonesia
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Jaksa akan memanggil Jokowi dan Syarif di persidangan pada Kamis (5/11).
Dwi Astarini - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi akan Dihadirkan dalam Sidang Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu yang Menjerat Roy Suryo dan Dr Tifa
Indonesia
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Jaksa akan menghadirkan Jokowi sebagai saksi dalam sidang Roy Suryo pekan depan. Roy menyebut kehadiran mantan presiden itu telah lama dinantikan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 28 Oktober 2026
Jokowi Dijadwalkan Jadi Saksi Sidang Hoaks Ijazah Palsu, Roy Suryo: Ditunggu Masyarakat Satu Indonesia
Indonesia
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, belum tegas menyatakan dukungan Prabowo-Gibran dua periode. Gerindra pun menanggapi hal tersebut.
Soffi Amira - Senin, 12 Oktober 2026
Jokowi Belum Bicara soal Prabowo-Gibran 2 Periode, Begini Sikap Gerindra
Indonesia
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Jokowi menegaskan negara Indonesia punya mekanisme demokrasi yang harus dilalui, sesuai dengan konstitusi serta sesuai aturan hukum yang berlaku.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Gibran Didesak Pemakzulan dan tak Bisa Maju Pilpres 2029, Jokowi: tak Masalah
Indonesia
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Ia mengatakan setiap negara memiliki sistem pendidikan berbeda-beda. Atas dasar tersebut, Wapres Gibran telah melalui tahapan pendidikan itu.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Putusan MK tak Temukan Bukti Ijazah Gibran Setara SMA, Jokowi: Kalau tak Lulus SMA enggak Bisa S-1
Indonesia
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Jokowi menyilakan untuk mengikuti mekanisme demokrasi yang tersedia.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Wacana Pemakzulan Gibran, Jokowi: Ikuti Mekanisme Demokrasi
Indonesia
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, merespons putusan MK soal ijazah Gibran Rakabuming Raka. Ia menegaskan, anak sulungnya itu kuliah sampai S1.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Tanggapi Putusan MK soal Ijazah Gibran, Singgung Sistem Tiap Negara Berbeda
Indonesia
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Pernyataan itu disampaikan Jokowi menanggapi kemungkinan munculnya upaya pemakzulan Gibran setelah MK membacakan putusan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Oktober 2026
Jokowi Ingatkan Pemakzulan Gibran Harus Ikuti Mekanisme Demokrasi dan Konstitusi
Indonesia
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Jokowi menegaskan Gibran Rakabuming Raka telah menyelesaikan pendidikan S1 saat menanggapi putusan MK soal ijazah SMA.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 08 Oktober 2026
MK Tak Temukan Ijazah SMA Gibran, Jokowi Ungkap Hal Penting soal Pendidikan Sang Anak
Bagikan