Kubu Bamsoet Ungkit Vitalnya Restu Jokowi dalam Sejarah Suksesi Ketum Golkar

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 08 Juli 2019
Kubu Bamsoet Ungkit Vitalnya Restu Jokowi dalam Sejarah Suksesi Ketum Golkar

Presiden Jokowi bersama Ketua DPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) Foto: ANT

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Tim Sukses kubu Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan vitalnya peran restu dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) mendukung calon ketua umum (Ketum) Golkar dalam proses suksesi kepemimpinan di partai berjulukan pohon beringin itu.

"Kita bisa lihat sejak kisruh di era Aburizal lalu ke Setya Novanto, kemudian ke Airlangga, apakah itu semua tidak ada restu? Restu itu tidak bisa dipungkiri, karena kita ingin bersama-sama pemerintah," kata Yorrys Raweyai, anggota tim sukses pemenangan Bamseot, kepada wartawan di Jakarta.

BACA JUGA: Tim Sukses Bamsoet Umbar Dosa-Dosa Politik Airlangga, Demi Golkar-1

Yorris menjelaskan restu dukungan presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan menjadi rujukan Golkar dalam komitmen ingin berkarya bersama-sama pemerintah yang sah untuk membangun dan menjaga negara. Menurut dia, saat ini kubu Bamsoet masih menunggu restu dukungan dari Jokowi selaku presiden terpilih 2019-2024.

Yoris
Politikus Partai Golkar yang juga Timses Bamsoet, Yorrys Raweyai saat jumpa pers tim pemenangan calon ketum kubu Bambang Soesatyo (MP/Ponco Sulaksono)

Lebih jauh, Yorris meyakini jalan Bamsoet untuk mendapatkan restu Jokowi terbuka lebar. Menurut dia, kedekatan Bamsoet dan Jokowi tidak perlu diragukan karena kinerja jagoannya saat ini sebagai Ketua DPR RI mampu menyelaraskan dengan semua kebijakan pemerintahan.

BACA JUGA: Bamsoet Diklaim Sudah Dapat Dukungan 400 DPD Maju Jadi Ketum Golkar

Terkait langkah kubu pesaing Airlangga Hartarto membawa para Ketua DPD Tingkat I Partai Golkar bertemu Presiden Jokowi beberapa waktu lalu, Yorris tidak merasa galau. Dia beralasan Jokowi hanya memberikan restu kepada Airlangga untuk maju dalam Munas namun belum tentu restu itu untuk memenangkan kontestasi.

"Restu Presiden Jokowi kepada Airlangga boleh saja namun sebagai calon, namun restu untuk menang kan belum tentu," tutup politikus Golkar itu. (*)

BACA JUGA: Jokowi Dinilai Nyaman dengan Golkar era Airlangga Hartarto

#Golkar #Bambang Soesatyo
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Wisnu Cipto

Jurnalis dan penulis profesional selama dua dekade di industri media, mulai dari koran, televisi, hingga konten digital. Lulusan FISIP UI terlatih merangkai kata-kata terkait isu sosial-budaya-politik-hukum secara akurat dan relevan bagi pembaca, dengan kiblat kode etik jurnalistik dan verifikasi-verifikasi-verifikasi ... Pemegang sertifikasi kompetensi dari Lembaga Pers Dr.Soetomo (LPDS), yang coba terus belajar berkarya dengan 'hati'.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Sistem tersebut menarik karena partai politik memiliki peran dalam menentukan calon yang memperoleh mandat rakyat.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Legislator Golkar Komentari Usul Dapil Nasional: Menarik, tapi jangan Bikin Bingung
Indonesia
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Nusron disebut mundur dari pengurus Golkar sejak enam bulan silam.
Dwi Astarini - Senin, 21 September 2026
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Partai, Golkar: Fokus ke Hal Lain
Indonesia
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Sekjen Partai Golkar Sarmuji mengatakan Bahlil akan maju sebagai calon anggota legislatif (caleg).
Yusuf Abdillah - Minggu, 20 September 2026
Golkar Pastikan Bahlil Tak Nyapres 2029, Mau Maju Jadi Caleg dari Papua
Indonesia
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid ternyata telah mengundurkan diri dari kepengurusan DPP Partai Golkar sejak beberapa bulan lalu. Cek penjelasan resminya!
Wisnu Cipto - Sabtu, 19 September 2026
Baru Dibuka ke Publik, Nusron Wahid Ternyata Sudah Mundur dari DPP Golkar
Indonesia
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Sinyal tersebut muncul ketika kondisi masyarakat masih menghadapi berbagai tantangan.
Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Waketum Golkar Sebut AHY Kasih Sinyal Kuat Siap Jadi Penantang di Pilpres 2029
Indonesia
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Pemda dan pelaku UMKM terus bersinergi untuk memanfaatkan animo masyarakat yang tinggi menjelang final Piala Dunia 2026.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
DPR Harap Final Piala Dunia 2026 Jadi Momentum Panen Rezeki bagi UMKM Tanah Air
Indonesia
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
“Jika seluruh fraksi di DPR hanya mampu manut dan setuju terhadap eksekutif, apa bedanya dengan era Orde Baru?
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
Diserang Soal Posisi Abu-Abu, Politus PDIP Ingatkan Golkar Atasi Pemadaman Listrik di Berbagai Daerah.
Indonesia
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Sarmuji mengaku belum memahami apa yang dimaksud dengan posisi penyeimbang tersebut. Dia menyerahkan penilaian kepada publik.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 20 Juni 2026
PDIP Sebut Bukan Oposisi Tapi Penyeimbang, Partai Golkar Ngaku Tidak Memahami
Indonesia
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Komisi IV DPR RI minta pemerintah evaluasi kebijakan ekspor sawit satu pintu lewat DSI.
Wisnu Cipto - Minggu, 31 Mei 2026
Legislator Golkar Dorong Evaluasi Ekspor Sawit Satu Pintu Lewat DSI, Beberkan Keluhan Petani
Indonesia
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Golkar menilai fenomena viral lagu ‘Mas Bahlil Ganteng’ sebagai kreativitas netizen sekaligus bentuk apresiasi terhadap ketum mereka di Kabinet Merah Putih.
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Lagu Mas Bahlil Ganteng Viral di Medsos, Golkar Angkat Suara
Bagikan