Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kronologi Tawuran di Manggarai yang Buat Warga Panik

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 04 September 2019
Kronologi Tawuran di Manggarai yang Buat Warga Panik

ilustrasi tawuran warga (AntaraNews/Diasty Surjanto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kapolres Metro Jakarta Selatan, Kombes Bastoni Purnama membeberkan kronologis tawuran di kawasan Manggarai, Jakarta Selatan sore tadi.

Tawuran pecah sekira pukul 16.41 WIB. Diketahui mereka yang terlibat tawuran adalah warga Magazen Manggarai Selatan Jakarta Selatan dengan warga Menteng Tenggulun, Jakarta Pusat.

Baca Juga:

Reaksi Wali Kota Jaksel Tahu Wilayahnya Jadi Lokasi Tawuran

Warga Magazen Kelurahan Manggaeai Selatan tiba-tiba datang menyerang lewat Stasiun Manggarai dengan menggunakan petasan dan batu. Akibatnya, tawuran diatas jalur kereta api Stasiun Manggarai tak terelakan.

"Pada saat para unsur Muspika dan Muspikel mau mengadakan pertemuan di JPO Jayakarta Menteng Tenggulun, tiba-tiba warga dari Magazen kelurahan Manggarai Selatan menyerang melalui stasiun Manggarai," kata dia saat dikonfirmasi, Rabu (4/9).

Pukul 17.05 WIB tawuran diatas rel kereta api dapat dihentikan dengan tembakan gas air mata oleh petugas dari Polsek Metro Menteng dan warga bisa didorong untuk kembali ke rumah mereka. Sekitar pukul 17.07 WIB tawuran kembali pecah di JPO Jayakarta. Sekira pukul 17.20 WIB, massa bisa dihalau oleh petugas dari Polsek Metro Menteng dibantu anggota Koramil 01 Menteng.

"Massa didorong kembali ke wilayah masing-masing," ujarnya.

View this post on Instagram

Rabu (4/9) terjadi tawuran kembali pada sore hari ini di Manggarai. video @dms.prstyo #jktinfo

A post shared by JAKARTA INFO (@jktinfo) on

Bastoni memastikan sekitar pukul 17.40 WIB situasi aman dan kondusif. Sejauh ini kerugian masih nihil.

Kapolsek Metro Setiabudi, AKBP Tumpak Parulian Simangunsong menyebut dua belah kubu yang terlibat tawuran di Manggarai hingga sempat membuat perjalanan Kereta Rel Listrik di Stasiun Manggarai terganggu belum sampai bentrok dekat.

Pasalnya, polisi segera melakukan penyekatan diantara kedua belah kubu. Polisi terus berupaya menghalangi agar tawuran tidak sampai pecah terlalu besar. Alhasil kedua kubu bisa cepat dibubarkan oleh polisi.

"Setelah mengetahui (mau terjadi tawuran) kemudian langsung kita pukul mundur ya," kata dia.

Baca Juga:

DPRD Minta Polisi dan Pemprov DKI Selidiki Dalang Tawuran di Pasar Rumput

Dia menjelaskan kalau dalam tawuran ini mereka yang terlibat diduga warga Tebet yang bergabung dengan warga Tambak menyerang warga Menteng Tenggulun. Tidak ada warga Setiabudi yang terlibat di sana sejauh ini.

Sementara itu, Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Metro Setiabudi, Kompol Tri Suryawan menambahkan pihaknya melakukan penebalan pasukan di lokasi untuk berjaga agar hal ini tak terulang lagi. Namun tak dirinci berapa jumlah personel yang diturunkan ke sana.

"Penebalan jangan sampai ada tawuran lagi," kata Tri.

Baca Juga:

Halte TransJakarta Rusak Akibat Tawuran Warga

Sementara itu, Kapolsek Tebet Komisaris Polisi Alam Nur menambahkan diduga tawuran sore ini masih terkait dengan tawuran pada Selasa 3 September 2019 malam kemarin. Pihaknya juga terus melakukan antisipasi agar kejadian seperti ini tak terus terulang di sana dengan cara menggandeng unsur tiga pilar.

"Kemungkinan lanjutan dari tawuran kemarin. Kita beserta tiga pilar menempatkan anggota antisipasi agar tidak terjadi Tawuran bergabung juga Pokdar dan KSK serta LMK," ucap Alam. (Knu)

#Tawuran #Stasiun Manggarai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Ketua Komisi A DPRD DKI Jakarta Inggard Joshua meminta RT/RW, FKDM, Bhabinkamtibmas, Babinsa, lurah, dan camat memperkuat deteksi dini usai bentrokan di Matraman.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPRD DKI Soroti Bentrokan Matraman, RT/RW hingga Aparat Diminta Perkuat Pengawasan
Indonesia
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Anggota Komisi III DPR RI meminta kepolisian memperkuat kamtibmas, meningkatkan patroli, dan mencegah aksi balasan usai bentrokan antarwarga di Menteng.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
DPR Minta Kepolisian Bergerak Cepat Redam Konflik usai Bentrokan di Menteng
Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Konflik horizontal yang tidak segera ditangani berpotensi memicu aksi balas dendam, mengganggu aktivitas masyarakat, merusak rasa aman warga, hingga menimbulkan kerugian ekonomi.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Warga 1 Tewas di Matraman, DPR Minta Polisi Waspadai Aksi Balasan
Indonesia
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menginstruksikan seluruh jajaran untuk segera berkoordinasi dengan aparat keamanan dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi tetap kondusif.
Dwi Astarini - Senin, 27 Juli 2026
Bentrokan di Matraman, Gubernur Pramono Dukung Proses Hukum hingga Tuntas
Indonesia
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
MI Raudlotul Athfal Karisma di Menteng terapkan PJJ pasca bentrokan Jalan Tambak. Camat Menteng pastikan keamanan dipantau, warga diminta tidak terprovokasi. Satu korban tewas, satu kritis di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Siswa Sekolah Dekat Lokasi Bentrokan Menteng Terpaksa Belajar dari Rumah
Indonesia
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Polda Metro Jaya tetapkan 7 tersangka bentrok Matraman dan Jalan Tambak. 4 tersangka kasus perusakan, 3 tersangka kasus pengeroyokan. Satu korban tewas, satu luka dirawat di RSCM.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Polda Tetapkan 7 Tersangka Bentrok Berdarah di Matraman dan Jalan Tambak
Indonesia
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
DPRD DKI Jakarta soroti bentrok berdarah di Matraman. Anggota Komisi A PSI Kevin Wu minta Pemprov perkuat Satgas Jaga Jakarta dan FKDM untuk cegah konflik sosial.
Wisnu Cipto - Senin, 27 Juli 2026
Bentrok Berdarah di Matraman, DPRD Suruh Pemprov Cek Satgas Jaga Jakarta di Sana Aktif Tidak
Indonesia
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Salah satu kelompok warga mendatangi tempat jualan sarapan, namun merasa kecewa akibat tidak mendapatkan pelayanan secara baik
Angga Yudha Pratama - Minggu, 26 Juli 2026
Kronologi Saling Serang Dua Kelompok di Menteng, Berawal dari Warung Nasi Uduk
Indonesia
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung kembali meminta aksi tawuran di Jakarta dihentikan. Pemprov DKI menyiapkan fasilitas publik untuk kegiatan positif.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Kembali Minta Tawuran di Jakarta Dihentikan, Pramono: Energi Anak Muda Harus Dialihkan
Bagikan