Kronologi Penyerangan Petugas Piket di Mapolda Sumut

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 25 Juni 2017
Kronologi Penyerangan Petugas Piket di Mapolda Sumut

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombes Pol Nurfallah (tengah) bersama Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Yeni Mandagi (kanan) memperlihatkan barang bukti pisau yang digunakan pelaku.(ANTARA FOTO/Septianda

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Penyerangan terhadap petugas keamanan kembali terjadi. Kali ini bertepatan dengan Lebaran 2017, seorang anggota polisi dari Polda Sumut menjadi korbannya.

Bagaimana kronologi penyerangan yang menewaskan satu anggota Polda Sumut itu?

Petugas piket yang menjaga Mapolda Sumatera Utara dilaporkan diserang orang tidak dikenal pada Minggu, sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasubbid Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sumut AKBP M.P. Nainggolan yang dihubungi Antara Medan, Minggu (25/6), mengatakan belum dapat memberikan keterangan mengenai peristiwa tersebut.

Namun, mantan Kapolres Nias Selatan tersebut, mengisyaratkan kebenaran informasi mengenai penyerangan petugas piket jaga itu.

"Nanti kita paparkan," katanya melalui pesan singkat.

Informasi yang didapatkan melalui pesan singkat di media sosial, penyerangan itu dialami personel Pelayanan Markas (Yanma) Polda Sumut Aiptu M. Sigalinging.

Ketika itu, Aiptu Sigalinging dan temannya Brigadir E. Ginting sedang piket di Mapolda Sumut.

Namun, tiba-tiba datang dua orang tidak dikenal dan melakukan penyerangan sehingga Aiptu Sigalingging tertusuk pisau.

Personel Satuan Brimob yang ikut berjaga-jaga langsung memberikan bantuan dan memberikan tembakan peringatan, namun pelaku tetap mencoba untuk menyerang petugas.

Personel Satuan Brimob Polda Sumut melakukan tembakan terhadap kedua pelaku, dan salah satu di antaranya meninggal dunia.

Sumber: ANTARA

#Kasus Penyerangan #Polda Sumatera Utara #Teroris #Lebaran 2017
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
786 personel Polda Sumut diturunkan untuk mengawal distribusi BBM di 325 SPBU selama 24 jam.
Soffi Amira - Jumat, 17 Juli 2026
Polda Sumut Siaga 24 Jam, 786 Personel Kawal Distribusi BBM di 325 SPBU
Indonesia
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
Densus 88 Antiteror Polri masih terus melakukan pengembangan dan pendalaman terhadap kedelapan tersangka tersebut
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 06 Mei 2026
Densus 88 Antiteror Polri Tangkap 8 Orang Diduga Sebaran Propaganda Terorisme di Medsos
ShowBiz
Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dituduh menyatakan kesetiaan kepada Islamic State, membuat bahan peledak, dan mencoba membeli senjata secara ilegal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
 Pelaku Penyerangan di Konser Taylor Swift Austria Disidang, Hadapi Dakwaan Terorisme
Dunia
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Nama-nama yang masuk dalam daftar tersebut mencakup komandan senior IRGC serta perwira tinggi kepolisian yang diduga bertanggung jawab atas tindakan kekerasan di lapangan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 30 Januari 2026
Garda Revolusi Iran Ditetapkan Sebagai Organisasi Teroris, Uni Eropa Beberkan Dampaknya
Indonesia
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Pelaku menggunakan akun email milik mantan pacarnya dan mengaku sebagai dirinya. Hal ini dilakukan untuk mengelabui agar identitas aslinya tak terlacak.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 27 Desember 2025
Lamarannya Ditolak, Jadi Motif Mahasiswa Informatikan Bikin Teror ke Sekolah
Dunia
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
AS juga menuding para pemimpin Ikhwanul Muslimin telah lama memberikan dukungan material kepada Hamas.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Presiden AS Trump Tetapkan Ikhwanul Muslimin Organisasi Teroris Global
Indonesia
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Densus 88 Anti Teror mengungkapkan fakta mengejutkan ada 110 anak yang diduga direkrut ke dalam jaringan teroris sepanjang 2025 lewat permainan game online.
Wisnu Cipto - Selasa, 25 November 2025
Kecanduan dan Broken Home, Paket Kombo Anak Rawan Direkrut Jaringan Teroris
Indonesia
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Para tersangka itu merekrut anak dan pelajar dengan memanfaatkan ruang digital, mulai dari media sosial, gim online, aplikasi pesan hingga situs tertutup.
Dwi Astarini - Rabu, 19 November 2025
Polisi Bongkar Sindikat Teroris ‘ISIS’ Perekrut Anak-Anak, Lakukan Propaganda via Gim Online sampai Medsos
Indonesia
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Yusril menyebut pemerintah tidak menetapkan target waktu penyelesaian, karena hal ini tidak termasuk prioritas yang harus segera dirampungkan.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 09 Oktober 2025
Menko Yusril Sebut Pengadilan Militer AS Akan Adili Hambali Bulan Depan
Indonesia
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Mereka diketahui aktif menyebarkan propaganda serta ajakan melakukan aksi teror melalui media sosial, baik dalam bentuk unggahan tulisan, gambar, maupun video yang mengarah pada dukungan terhadap Daulah ISIS.
Dwi Astarini - Rabu, 08 Oktober 2025
4 Teroris Ditangkap di Sumut dan Sumbar, Diduga Sebarkan Paham Radikal hingga Dukung ISIS
Bagikan