Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Headline

Kritik Anies, PSI Sebut Dana Transportasi Rapat RW Tidak Mendidik!

Fadhli Fadhli - Selasa, 28 Agustus 2018
Kritik Anies, PSI Sebut Dana Transportasi Rapat RW Tidak Mendidik!

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (MP/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penerbitan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 81 Tahun 2018 tentang Satuan Biaya Khusus untuk Kegiatan Rukun Warga (RW) menuai kritik.

Dalam Pergub itu disebutkan, Pemprov DKI Jakarta akan memberikan uang senilai Rp150.000 sebagai uang transportasi bagi peserta rembuk rukun warga hingga musyawarah perencanaan dan pembangunan (Musrenbang) di DKI Jakarta.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Andi Anggana menilai, Pergub berpotensi menghambur-hamburkan dana APBD DKI Jakarta. Apalagi, saat ini RT dan RW di DKI Jakarta sudah ada honornya masing-masing.

"Dana operasional RT di tahun 2018 kan sudah naik, mereka di beri 2 juta per bulan. Kalau RW 2,5 juta. Diberi 3 bulan sekali, itu sudah lumayan. Kok ini ditambah jika mengikuti acara, tidak mendidik!" ujar politisi lulusan FISIP UIN Jakarta ini di Jakarta, Selasa (28/8).

Menurut Juru Bicara PSI Jakarta ini, dana transportasi tersebut akan membuat APBD DKI Jakarta terbebani.

"Kalau saya lihat, tidak efisien dan efektif. Bayangkan saja, di DKI Jakarta, ada berapa RW, jumlah rembuk RW berapa, belum lagi Musrembang Kelurahan, Kecamatan, Kotamadya dan Provinsi. Ini menghabiskan dana yang seharusnya bisa dialokasikan untuk kesejahteraan warga DKI di titik lain," tuturnya.

(Foto: Twitter @gen_andi)
(Foto: Twitter @gen_andi)

Dia menganalisa saat ini ada kurang lebih sekitar 2.738 RW di DKI Jakarta. Jika mengacu pada besaran Rp150.000 uang transportasi untuk satu kali rapat, kata Andi, pemerintah DKI harus mengeluarkan miliaran rupiah untuk biaya transportasi RT dan RW di luar honor bulanan selama rangkaian kegiatan Musrembang.

Menurutnya, pemberian dana transportasi, apalagi untuk rapat, tidak efektif. "Ini tidak main-main, jumlahnya besar. Apa dengan begitu penyerapan APBD disebut baik?" ujarnya.

Politisi yang aktif merespon isu kebijakan publik ini menilai, langkah yang diambil Gubernur Anies dengan pemberian dana transportasi untuk rapat di masa kontestasi Pemilu dan Pilpres dianggap kurang baik.

"Kita tidak boleh spekulasi buruk terkait kebijakan. Namun, adanya kebijakan pemberian dana transportasi untuk rapat RW dan sebagainya ini, terlebih di masa kontestasi Pilpres dan sebentar lagi kampanye partai, mengisyaratkan ada maksud tertentu," pungkas dia.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menekan Pergub Nomor 81 Tahun 2018 pada 15 Agustus 2018, pada pasal 4 ayat 2 Pergub ini tercantum pemberian uang saku/transport kepada peserta kegiatan rembuk RW dan Musrenbang sebesar Rp150.000/hari. (Pon)

BERITA LAINNYA:Pendidikan DKI Dikorupsi, Ini yang akan Dilakukan Anies Baswedan

#Anies Baswedan #Gubernur DKI Jakarta #Pergub DKI Jakarta
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan bentrokan di Matraman tidak boleh dikaitkan dengan isu suku atau etnis.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
Pramono Anung Minta Warga Tak Terprovokasi, Bentrokan Matraman Jangan Dibawa ke Isu Suku
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Pembangunan LRT Jakarta Fase 1B hampir rampung. Progres proyek telah mencapai 95 persen dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026 dengan rute baru hingga Manggarai.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Progres LRT Jakarta Fase 1B Tembus 95 Persen, Pramono Targetkan Beroperasi Agustus 2026
Indonesia
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada aturan baru ganjil genap di jalan tol. Ketentuan tersebut sudah berlaku sejak 2019.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
Viral Denda Rp 500 Ribu karena Ganjil Genap di Tol, Simak Penjelasan Pramono
Indonesia
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Rute LRT Velodrome-Manggarai ini akan diperpanjang hingga Dukuh Atas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
LRT Velodrome-Manggarai Diresmikan Agustus, Gubernur Pramono: Nilai Investasi Mencapai Rp 12,5 Triliun
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Jalan Rasuna Said kini menjadi ikon baru yang lebih rapi dan tertata, nyaman bagi kendaraan, pengguna transportasi umum, pejalan kaki, hingga penyandang disabilitas.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
Gubernur Pramono Resmikan Penataan Jalan Rasuna Said, Kini Memiliki Wajah Baru yang Nyaman
Indonesia
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkap jumlah RW kumuh di Jakarta turun 52,58% sejak 2017. Masih ada 211 RW kumuh yang jadi fokus penanganan Pemprov DKI.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Pramono Ungkap RW Kumuh di Jakarta Turun 52 Persen, Tapi Masih Tersisa 211 Titik
Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung Wibowo menginstruksikan jajaran untuk melakukan pembersihan ikan sapu-sapu di seluruh wilayah Ibu Kota.
Frengky Aruan - Minggu, 12 April 2026
Gubernur Pramono Serukan Pembersihan Masal Ikan Sapu-sapu, Bukan Hanya di Jakarta Pusat
Bagikan