MerahPutih.com - Musim libur Lebaran 2026 telah usai seiring dengan berlangsungnya arus balik para pemudik. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan tidak ada toleransi bagi aparatur sipil negara (ASN) yang telat atau bolos masuk kerja setelah masa work from anywhere (WFA) berakhir.
Politikus PDIP ini memastikan seluruh ASN wajib kembali masuk sesuai jadwal normal dan akan dikenai sanksi bila melanggar.
"Selama WFA-nya sudah tidak berlangsung dan sudah jam normal, kemudian mereka belum masuk kantor, maka akan diberikan sanksi untuk itu. Tidak ada ruang untuk diberikan keringanan," kata Pramono di Balai Kota Jakarta, Rabu (25/6).
Pramono mengatakan kebijakan ini diterapkan untuk memastikan pelayanan publik di Jakarta berjalan optimal pasca-libur Lebaran. Ia juga menekankan disiplin ASN menjadi salah satu faktor utama dalam menjaga kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain soal kedisiplinan, Pramono mengingatkan kembali larangan penggunaan kendaraan dinas untuk kepentingan pribadi. Ia menegaskan semua ASN yang kedapatan memakai mobil pelat merah di luar tugas akan ditindak.
Baca juga:
Gubernur DKI Pramono Anung Buka Gelaran Malam Takbiran di Bundaran HI Jakarta
"Saya sudah meminta siapa pun yang menggunakan kendaraan dinas pelat merah untuk kepentingan pribadi, kami akan tindak tegas," jelas mantan Sekjen PDIP ini.
Terakait penerapan work from home (WFH) selama satu hari sepekan untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM), Pramono menegaskan akan mengikutinya.
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya penghematan energi, terutama di tengah konflik Timur Tengah yang berdampak pada harga minyak dunia.
"Jadi Pemerintah DKI Jakarta akan mengikuti apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat. Apa pun yang diputuskan itu akan kami jalankan. Tetapi karena belum diputuskan, kami belum mengambil sikap untuk itu," tutup mantan Wakil Ketua DPR ini. (Knu)

