Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kretek Made In Negeri Aing Harumnya Sampai Mendunia

annehsannehs - Senin, 07 Juni 2021
Kretek Made In Negeri Aing Harumnya Sampai Mendunia

Kretek. (cigaretkretek.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KETIKA berpergian ke Hong Kong pada 2015 silam, keluargaku sempat mengalami cekcok karena kretek. Kakek kami perokok berat terus mengeluh hendak merokok, padahal, tidak semua area outdoor bisa dijadikan tempat untuk merokok layaknya di Indonesia. Pemreintah Hongkong, dilansir gov.hk, melarang setiap orang untuk merokok secara publik di dalam ruangan restoran, tempat kerja, dan beberapa tempat outdoor sejak 1 Januari 2007.

Sekalinya menemukan tempat merokok, kakek kami pun akan langsung mengeluarkan kreteknya dan menyulutkan api menggunakan Zippo lusuh kesayangannya. Dalam hitungan jam, ia pun mengeluh lagi. Kali ini disebabkan karena rokoknya habis, padahal baru saja membuka bungkus rokok barunya di pagi hari. Setelah kami interogasi bersama, ia mengaku memberikan beberapa batang kreteknya kepada orang-orang baru dikenalnya di smoking area.

"Katanya mereka suka Indonesia, rokoknya enak, terus minta tiga batang per orang. Engkong kasih aja deh," ungkapnya polos. Alhasil, kita harus membelikannya rokok lagi dengan harga cukup membuat kantong jebol.

Rokok kretek si engkong. (Foto cigaretkretek.com)
Rokok kretek si engkong. (Foto cigaretkretek.com)

Di Asia Tenggara, kretek Indonesia memang sudah terkenal nikmatnya. Sebagai salah satu negara penghasil tembakau terbesar di dunia, Indonesia memiliki tembakau dan cengkeh berkualitas hampir tidak ada di negara lain. Dilansir dari kesbangpol.jatengprov.go.id, tembakau cocok dibudidayakan di Indonesia karena tanahnya subur dan iklimnya tropis.

Baca juga:

Misteri ‘Bapak’ Hilang Kaleng Khong Guan Akhirnya Terpecahkan

"Sebagaimana produk heritage seperti jamu, keris, tenun, dan sebagainya, produk kretek termasuk heritage, niscaya membuat bangsa ini semakin maju. (Kretek) berasal dari local genuine Nusantara," ungkap Jibal selaku juru bicara dari akun Twitter @KomunitasKretek. Bergabung di Twitter sejak Januari 2012, @KomunitasKretek aktif mengumpulkan para pencinta kretek di Twitter untuk merayakan kretek sebagai budaya Nusantara. Mereka juga sering memberikan edukasi kepada para perokok di Indonesia agar menjadi perokok bertanggungjawab.

Baginya, pembeda kretek khas Indonesia terletak pada komposisi. "Yang membedakan kretek Indonesia adalah karakter produknya, kontennya tembakau dan cengkeh-rempah," ungkapnya kepada MerahPutih.com. "Karakter industrinya pun berbeda, ada beberapa layer cukai berdasar golongan produknya (skt, spm, crt, tis, spt, skm)" tambahnya.

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah pun mengatakan pada website resminya bahwa hampir tidak ada negara lain yang memproduksi kretek, sehingga jelas kretek adalah warisan budaya leluhur Nusantara.

Kretek. (Foto medcomid)
Kretek. (Foto medcomid)

Istilah kretek sendiri tidak bisa dilepaskan dari sejarah tembakau di Indonesia pada masa lalu. Kata-kata "kretek" diambil dari bunyi dihasilkan saat tembakau dicampur dengan cengkeh bertumbukan saat dilinting berselimut daun jagung kering. Setelah itu, saat diisap, akan terdengar suara tembakau dan cengkeh terbakar dan menghasilkan bunyi "kretek-kretek".

Baca juga:

Cuma di Negeri Aing, Kaleng Biskuit Isi Rengginang

Bagi Jibal, kretek menjadi rokok sangat bermakna karena kontennya berbeda dengan rokok lain. "Tentu kontennya membedakan. Produk kretek ada cengkehnya, rokok non kretek hanya tembakau saja, biasanya disebut rokok putihan," jelasnya.

Ingat kretek tentu terngiang pula kisah Agus Salim. Saat mengampu tugas sebagai diplomat mewakili Indonesia menghadiri penobatan Ratu Elizabeth II sebagai Ratu Inggris di Istana Buckingham pada 1953, Agus Salim beroleh kesempatan terbaik menjelaskan kretek dan praktik kolonial di tanah airnya saat acara perjamuan.

Agus Salim. (Foto Britannica)
Agus Salim. (Foto Britannica)

Di sela acara perjamuan di Westminster Abbey, London, dihadiri banyak tokoh penting dari berbagai negara, seturut Yudi Pramoko pada Agus Salim, Diplomat Ulung, Agus Salim tiba-tiba menjadi pusat perhatian saat menyalakan kretek di antara para perokok.

Aroma dari asap kretek menarik perhatian karena para tamu perokok lain di sekitarnya tidak akrab dengan baunya. Akhirnya, rokok jenis kretek milik Agus Salim pun seketika mengundang perbincangan.

Ketika sudah memasuki ruangan perjamuan, Pangerap Philip, suami Elizabeth II protes. "Para hadirin, dari manakah bau tidak sedap ini berasal?" tanyanya. Dengan pembawaan tenang, Agus Salim mengatakan aroma itu berasal dari dirinya. "Yang Mulia, bau tidak sedap itu adalah bau rokok kretek sedang saya hisap dibuat dari tembakau dan cengkeh. Boleh saja Yang Mulia tidak menyukainya, tapi justru inilah menarik minat pelaut-pelaut Eropa datang menjajah negeri kami tiga abad lalu," balasnya. (SHN)

Baca juga:

Akhirnya, Masyarakat Dapat Melihat Kembali Gaun Putri Diana

#Juni Made In Negeri Aing #Kuliner
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Kuliner
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Ini merupakan kreasi spesial dengan rasa hotteok brown sugar pancake yang dibuat bersama BTS dan didedikasikan khusus bagi para penggemarnya di seluruh dunia.
Dwi Astarini - Jumat, 10 Juli 2026
Oreo X BTS Resmi Hadir di Indonesia, Cookie Enak dengan Cita Rasa Korea
Kuliner
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
PRJ 2026 menghadirkan ragam kuliner Nusantara, mulai dari Kerak Telor, Ayam Betutu, Mie Aceh, hingga Soto Banjar dalam satu lokasi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 03 Juli 2026
Jelajah Kuliner Nusantara di PRJ Kemayoran 2026, dari Kerak Telor hingga Soto Banjar
Kuliner
BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Sejak pertama kali diperkenalkan di Bali, BINTANG Arak Jeruk & Madu telah menarik perhatian konsumen.
Dwi Astarini - Sabtu, 27 Juni 2026
 BINTANG Arak Jeruk & Madu Perluas Kehadiran di Indonesia, Bikin Nongkrong Lebih Segar dan Seru
Fun
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Jakarta Fair Kemayoran 2026 tak hanya menawarkan promo belanja, tetapi juga sederet kuliner viral yang ramai diburu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
8 Jajanan Viral untuk Dicoba di Jakarta Fair Kemayoran 2026, dari Dubai Lava Cookies hingga Long Hotdakk
Fun
Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Tahun ini, Rumah Indofood hadir di Jakarta Fair dengan tema Semua Ada di Rumah Indofood.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Juni 2026
  Jangan Lewatkan, Aktivitas Seru di Rumah Indofood Selama Jakarta Fair 2026
Dunia
Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Langkah ini menjadi contoh terbaru bagaimana barang kebutuhan sehari-hari terdampak setelah Iran secara efektif menutup Selat Hormuz.
Dwi Astarini - Rabu, 13 Mei 2026
  Perang di Iran Bikin Camilan Tampil Hitam Putih
Kuliner
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Sate lalat khas Madura bisa jadi inspirasi olahan daging kurban saat Idul Adha. Simak asal-usul nama, cara membuat, dan sejarah kuliner legendaris ini.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Sate Lalat, Kuliner Unik Madura yang Bisa Jadi Inspirasi Olahan Daging Kurban
Kuliner
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Hennessy MyWay merupakan platform yang menantang para bartender mendefinisikan ulang seni meracik koktail melalui keberlanjutan, storytelling, dan pengalaman berbasis ritual.
Dwi Astarini - Selasa, 12 Mei 2026
Hennessy MyWay 2026 Buka Peluang Mixologist Indonesia Tampil di Panggung Global
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Fun
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Kolaborasi The Coach Coffee Shop dan Fleur by Raja hadirkan Fleur de New York. Nikmati salt bread unik dan kopi spesial di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 26 April 2026
The Coach Coffee Shop x Fleur by Raja Hadirkan Pengalaman Salt Bread Eksploratif
Bagikan