Kredit UMKM Turun Rp 3 Triliun, DPR Desak BI Koreksi Fokus Perbankan

Dwi AstariniDwi Astarini - Jumat, 10 April 2026
Kredit UMKM Turun Rp 3 Triliun, DPR Desak BI Koreksi Fokus Perbankan

UKM Fest 2025 memeriahkan Nataru di Stasiun Solo Balapan, Jumat (26/12). (Merahputih.com/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - ANGGOTA Komisi XI DPR RI Marwan Jafar mendorong Bank Indonesia (BI) untuk lebih aktif mengarahkan industri perbankan nasional agar memprioritaskan pembiayaan pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor ekspor. Ia menilai peran strategis BI sebagai otoritas makroprudensial sangat diperlukan untuk mengoreksi kecenderungan perbankan yang selama ini lebih nyaman menyalurkan kredit kepada korporasi besar.


Marwan menyoroti data kinerja perbankan periode 2025 hingga triwulan pertama 2026 yang menunjukkan tren negatif pada sektor kerakyatan. Tercatat penyaluran kredit ke UMKM dan koperasi justru mengalami penurunan dari Rp 79 triliun menjadi Rp 76 triliun.


“Sebagai otoritas yang mengomandoi sektor perbankan, BI seharusnya bisa mendorong bank negara maupun swasta agar tidak hanya fokus pada korporasi besar. Penurunan kredit UMKM ini perlu dijelaskan secara terbuka dan transparan kepada publik, jangan hanya disajikan dalam grafik yang sulit dipahami masyarakat,” ujar Marwan di Jakarta, Jumat (10/4).


Legislator asal Jawa Tengah ini menegaskan penguatan sektor riil merupakan instrumen penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional, selain tugas rutin BI dalam menjaga nilai tukar, inflasi, dan cadangan devisa. Ia menyayangkan alokasi anggaran BI untuk program pengembangan UMKM yang hingga kini realisasinya belum mencapai 100 persen.

Baca juga:

Nasib UMKM Diprediksi Bakal Meroket Usai Indonesia-AS Sepakati Tarif Dagang




Selain isu UMKM, Marwan juga mencermati kinerja devisa negara. Meski capaian ekspor-impor saat ini masih stabil, ia meminta BI memberikan penjelasan rinci terkait dengan proyeksi 2026 yang cenderung moderat. Menurutnya, pelaku usaha membutuhkan kepastian arah kebijakan agar dapat menyusun strategi menghadapi perlambatan proyeksi tersebut.


“BI harus lebih serius mendorong perbankan agar berpihak pada UMKM dan eksportir. Penyaluran kredit ke sektor produktif ini sangat penting untuk memperkuat cadangan devisa sekaligus menjaga daya tahan ekonomi nasional secara menyeluruh,” tegasnya.


Lebih jauh Marwan berharap BI tidak hanya terpaku pada stabilitas moneter di atas kertas, tetapi juga hadir memberikan solusi nyata bagi hambatan pembiayaan yang dialami pelaku usaha kecil.


Langkah konkret BI dalam mendorong perbankan diharapkan mampu membalikkan tren penurunan kredit UMKM menjadi pertumbuhan yang positif di sisa 2026.(Pon)

Baca juga:

Harga Plastik di Jakarta Naik hingga 40 Persen, Pelaku UMKM Kena Imbasnya





#UMKM #Perbankan #Kredit Usaha Rakyat (KUR)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
DPRD DKI menyoroti kesulitan pedagang tradisional Jakarta bersaing dengan e-commerce dan meminta DPPKUKM serta Pasar Jaya berkolaborasi.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 19 September 2026
Pedagang Tradisional Jakarta Kesulitan Hadapi E-Commerce, DPRD Minta DPPKUKM dan Pasar Jaya Berkolaborasi
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Video yang dibagikan merupakan video petugas penertiban PPKM yang bersitegang dengan pemilik warung kopi di Bandar Lampung pada Juli 2021.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Toko Harian yang Dekat dengan Kopdes Merah Putih Dipaksa Ditutup
Indonesia
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Rencana pemerintah untuk membagikan saldo awal gratis dalam program pembukaan rekening bank massal bagi masyarakat Indonesia mendadak jadi perbincangan hangat.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Saldo Awal Gratis 200 Juta Rekening WNI Butuh Rp 11 Triliun, Uangnya dari Mana?
Indonesia
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Presiden Prabowo Subianto minta seluruh WNI memiliki rekening baru melalui BRI dan BSI.
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Presiden Prabowo Mau Semua WNI Punya Rekening Bank di BRI atau BSI
Indonesia
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Dengan rekam jejak internasional di IMF dan pengalaman panjang di BI, Aida S Budiman diharapkan mampu menjaga stabilitas moneter Indonesia
Wisnu Cipto - Selasa, 01 September 2026
Profil Deputi Gubernur Senior BI Aida S Budiman, Eks Wadir Eksekutif IMF Jadi Orang Nomor Dua Bank Sentral
Indonesia
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Sebanyak 100 pedagang Pasar Induk Kramat Jati mendapat akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta dengan plafon pembiayaan hingga Rp 500 juta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Perkuat UMKM, 100 Pedagang Pasar Induk Kramat Jati Akses KUR dan Non-KUR Bank Jakarta
Berita Foto
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Pedagang menawarkan aneka busana muslim dengan memanfaatkan fitur live streaming pada aplikasi Shopee di Pasar Tanah Abang, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Didik Setiawan - Senin, 31 Agustus 2026
Live Streaming Dorong UMKM Menjangkau Pasar Mancanegara
Indonesia
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Bank Mandiri memiliki regulasi dan tata kelola dalam menjalankan kegiatan perbankan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 Agustus 2026
Soal Pemblokiran Rekening Koordiantor AMPB, DPR Minta Publik Tunggu Klarifikasi Resmi Bank Mandiri
Indonesia
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Tabungan Simpeda yang dikelola bersama oleh 27 Bank Pembangunan Daerah (BPD) se-Indonesia mencatatkan saldo nasional mencapai Rp74,86 triliun per Juni 2026.
Wisnu Cipto - Minggu, 23 Agustus 2026
Saldo Simpeda Nasional Tembus Rp 75 Triliun, Layanan Digital Sinergi 27 BPD
Indonesia
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Dari 780 UMKM binaan Pemprov DKI Jakarta, sebanyak 470 pelaku usaha bergerak di bidang makanan, sedangkan 310 lainnya merupakan penyedia minuman.
Yusuf Abdillah - Senin, 17 Agustus 2026
780 UMKM Siapkan 600 Ribu Porsi Kuliner Gratis di Pesta Rakyat Monas
Bagikan