KPU Mesti Jadikan Kampus Lokasi Adu Pintar Para Capres 2024

Zulfikar SyZulfikar Sy - Kamis, 20 Juli 2023
KPU Mesti Jadikan Kampus Lokasi Adu Pintar Para Capres 2024

Ilustrasi - Calon Presiden Republik Indonesia pada Pilpres 2024. (ANTARA/Naufal Ammar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemilu 2024 bakal menentukan siapa yang menjadi presiden ke depan. Tiga nama yang berpotensi maju adalah Prabowo Subianto, Anies Baswedan, dan Ganjar Pranowo.

Pengamat politik Jerry Massie mengharapkan agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) memberikan fasilitas kepada para pasangan capres-cawapres dalam Pemilu 2024 untuk menguji kemampuan intelektualitas.

Salah satu tempat yang dianggap paling layak untuk adu intelektualitas para capres adalah di lingkungan kampus.

Baca Juga:

Polri Siap Amankan Pemilu dengan Operasi Mantap Brata 2023-2024

“Karena di sana tumbuh subur para cendekiawan dan kalangan berpendidikan. Tentu debatnya akan sangat membangun,” kata Jerry di Jakarta, Kamis (20/7).

Menurutnya, debat di kampus akan menjadi ajang yang bisa membuktikan seberapa kuat seorang calon pemimpin.

Khususnya untuk memberikan argumentasi bahwa ia adalah sosok pemimpin yang paling tepat untuk dipilih publik.

“Di kampus, berikan kesempatan mahasiswa untuk berdialog, bertanya dan menguji para calon pemimpin kita," ungkap Jerry.

Ia mencontohkan bagaimana pilpres di negara maju seperti Amerika Serikat, para calon pemimpin berdebat di lingkungan kampus.

"Ini yang dilakukan para calon presiden di Amerika. Mereka akan menguji para calon pemimpin mereka di kampus-kampus,” terangnya.

Baca Juga:

Syarat Pemilu 2024 Damai, Antar-Calon Dilarang Saling Menjelek-jelekkan

Jerry menganggap bahwa debat capres dan calon kepala daerah di lingkungan kampus bisa semakin menarik minat pemilih di Pemilu 2024. Sebab, mayoritas pemilih adalah kalangan muda milenial.

“Pemilu 2024 kan mayoritas Gen Z, anak muda, kaum milenial. Debat ini saya yakin bisa menarik lebih banyak kesadaran politik mereka untuk menyalurkan suaranya dengan suka rela,” ujar pria lulusan dari Amerika ini.

Pun demikian, debat terbuka itu bisa difasilitasi oleh KPU dengan mengikuti kaidah dan aturan perundang-undangan yang ada.

Beri kesempatan ke semua kandidat, biarkan mereka berdialog dengan masyarakat dan kelompok pelajar.

"Biarkan nanti para pemilih yang akan menentukan pilihannya, apakah mereka memilihnya atau tidak, apakah capres dan cawapres tersebut layak dipilih atau tidak,” pungkasnya. (Knu)

Baca Juga:

Puan Ajak Jurkam Muda Ganjar Ciptakan Pemilu 2024 dengan Gembira

#KPU #Pilpres #Pilpres 2024
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024
KPU akhirnya menjelaskan proses verifikasi syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka di Pilpres 2024.
Soffi Amira - Kamis, 08 Oktober 2026
KPU Jelaskan Proses Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024
Indonesia
Penjelasan Detail KPU Soal Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pencalonan Pilpres
KPU bertanggung jawab melakukan verifikasi dokumen persyaratan calon, sedangkan penilaian dan penyetaraan pendidikan luar negeri merupakan kewenangan kementerian
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
Penjelasan Detail KPU Soal Verifikasi Ijazah Gibran Saat Pencalonan Pilpres
Indonesia
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Mahkamah Konstitusi menolak gugatan syarat pendidikan Wapres RI, Gibran Rakabuming Raka. Lalu, apa alasannya?
Soffi Amira - Rabu, 07 Oktober 2026
MK tak Terima Gugatan Syarat Pendidikan Gibran, Apa Alasannya?
Indonesia
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Sampai di Meja MK, Putusan Dibacakan Malam Ini
MK akan membacakan putusan gugatan terkait syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka pada Selasa (6/10) pukul 20.00 WIB.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 06 Oktober 2026
Gugatan Syarat Pendidikan Gibran Sampai di Meja MK, Putusan Dibacakan Malam Ini
Dunia
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Calon presiden Flavio Bolsonari memperoleh suara 47,23 persen. Kemudian, Lula da Silva memperoleh suara 44,93 persen.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 05 Oktober 2026
Pilpres Brazil 2 Putaran, Petahana Dikalahkan Oposisi
Indonesia
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Wacana-wacana itu masih merupakan perbincangan di antara partai politik dan belum masuk tahapan pembahasan di DPR RI.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Puan Pastikan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Pilpres Masih Wacana
Indonesia
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Deddy meminta pembahasan mengenai mekanisme tersebut dilakukan setelah dokumen resmi revisi UU Pemilu tersedia.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
PDIP Tunggu Naskah Akademik Capres-Cawapres Harus Diusung 2 Fraksi DPR
Indonesia
Komisi II DPR Sesalkan Penggunaan Helikopter KPU, Minta Sanksi Tegas
Helikopter digunakan pada 25 Januari 2024, sedangkan revisi anggaran yang menjadi dasar pembiayaan baru dilakukan lima hari kemudian.
Dwi Astarini - Kamis, 02 Juli 2026
Komisi II DPR Sesalkan Penggunaan Helikopter KPU, Minta Sanksi Tegas
Indonesia
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Gerindra menegaskan, bahwa pihaknya belum membahas Pilpres. Mereka masih fokus menyukseskan program Presiden RI, Prabowo Subianto.
Soffi Amira - Rabu, 01 Juli 2026
Gerindra soal Safari Politik Jokowi: Kami Fokus Kawal Pemerintahan Prabowo
Indonesia
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Wacana tersebut memicu perdebatan karena sebelumnya Mahkamah Konstitusi telah memutuskan penghapusan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 01 Juli 2026
Ada Skenario Capres-Cawapres Harus Diusung 3 Partai di RUU Pemilu, Gerindra Membantah
Bagikan