KPU Investigasi Pembakaran Kotak dan Surat Suara di Puncak Jaya Papua

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 24 April 2019
KPU Investigasi Pembakaran Kotak dan Surat Suara di Puncak Jaya Papua

pembakaran kotak dan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di Puncak Jaya, Papua. Foto: Net

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Beredar video berdurasi kurang lebih 5 menit memperlihatkan aksi beberapa orang yang melakukan pembakaran kotak dan surat suara Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 di sebuah lapangan luas.

Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan investigas siapa pelaku pembakaran kotak suara dan suara Pemilu 2019. Atas aksi melanggar itu, Ilham mengaku ada beberapa kotak dan surat suara di sejumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) raib terbakar.

Ilham Saputra
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU), Ilham Saputra

"Sekarang sedang diinvestigasi siapa pelaku pembakaran. Berapa TPS kotak dan surat suara yang dibakar," kata Ilham di Jakarta, Rabu (24/5).

Kata Ilham, pengakuan dari Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Papua Theodorus Kossay peristiwa itu terjadi pada Selasa 23 April kemarin di Distrik Tiganambut, Puncak Jaya Papua. Namun menurut dia, Pemilu di lokasi tersebut berjalan dengan lancar. Kotak suara sudah disimpan di kantor Distrik.

"Saya Sudah konfirmasi ke Ketua KPU Papua. Kejadian terjadi kemarin tanggal 23 April 2019 di Distrik Tiginambut," tuturnya.

Seperti ketahui, dalam video yang beredar terlihat tumpukan kotak suara dan surat suara yang tengag dibakar dan diduga sebagai logistik Pemilu 2019.

Terlihat seorang ibu dan anak yang sedang membuang sejumlah surat suara ke arah tumpukan tersebut. Ada juga suara dari orang yang merekam video tersebut. Orang itu menyampaikan bahwa aksi pembakaran dilakukan lantaran kecewa surat suara Pilpres 2019 dicoblos oleh Bupati.

"Selamat siang. Inilah tempat pembakaran kotak suara maupun surat suara di Distrik Tingginambut. Masyarakat melakukan pembakaran, tolong teman-teman viralkan di media sosial," ujar pria di video.

"Di Kabupaten Puncak Jaya, tidak ada Pilpres. Di desa-desa, di distrik-distrik semuanya surat suara diikat jadi satu oleh seorang bupati," jelasnya.

"Tidak ada Pilpres hanya ada pemilihan legislatif. Pilpresnya di ikat jadi satu dikasihkan bapak Jokowi," tambah dia. (Asp)

#Komisi Pemilihan Umum
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
KPU juga menggandeng Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) untuk memvalidasi pemilih di mancanegara menggunakan Nomor Induk Kependudukan
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Pemilih Indonesia Tembus 211 Juta, KPU RI Ketok Palu Data Paling Update Semester II 2025
Indonesia
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Afifuddin mengaku telah membatasi jumlah pemilih di setiap TPS untuk meminimalkan korban
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Juni 2025
Ketua KPU Nilai Pemilu Terpisah Ideal, Singgung Kematian Petugas di 2019
Indonesia
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Idealnya, ada jeda waktu antara satu setengah hingga dua tahun
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Mei 2025
KPU Minta Jeda Waktu Pilkada Jangan Sampai Bikin Panitia Pemilu 'Enggak Bisa Napas'
Indonesia
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Baik dari sisi hukum dan teknis penyelenggaraan, serta konsekuensi anggarannya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 25 Februari 2025
KPU Tindaklanjuti Putusan MK Soal PSU di 24 Pilkada, Segera Koordinasi dengan Kemendagri
Indonesia
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
Syarat pilkada ulang digelar bila calon tunggal tidak mendapatkan suara lebih dari 50 persen.
Wisnu Cipto - Kamis, 26 September 2024
DPR-KPU Sepakat Gelar Pilkada Ulang Jika Kotak Kosong Menang September 2025
ShowBiz
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Film Tepatilah Janji akan tayang terbatas di bioskop-bioskop tanah air, serta beberapa televisi nasional dan OTT.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 12 Agustus 2024
Gandeng Garin Nugroho, KPU Hadirkan Film Drama Komedi 'Tepatilah Janji'
Indonesia
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Mengenai pihak-pihak yang akan dipanggil sebagai pihak terkait pada prinsipnya adalah mereka yang relevan dan dibutuhkan keterangannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
DKPP Tak akan Panggil Para Komisione KPU di Dugaan Kasus Asusila Hasyim Asy'ari
Indonesia
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Hal itu dikatakan Hasyim usai menjalani sidang perdana kasus dugaan asusila pada Rabu (22/5)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 Mei 2024
Dilaporkan Atas Dugaan Asusila, Ketua KPU Berencana Lapor Balik
Indonesia
Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Tanggal 9-10 Maret
Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) akan melakukan pengawalan dari awal hingga selesai. Besoknya, surat suara itu bakal dihitung bersamaan dengan hasil PSU dari metode TPS.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 02 Maret 2024
Pemungutan Suara Ulang di Kuala Lumpur Tanggal 9-10 Maret
Indonesia
Bupati Sidorajo Penuhi Panggilan KPK
Yang bersangkutan saat ini telah hadir
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Februari 2024
Bupati Sidorajo Penuhi Panggilan KPK
Bagikan