KPK Belum Mau Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi, Tunggu Hasil Sidang Blueray Cargo

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Senin, 01 Juni 2026
KPK Belum Mau Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi, Tunggu Hasil Sidang Blueray Cargo

KPK Belum Mau Periksa Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi, Tunggu Hasil Sidang Blueray Cargo. Foto: Dok. KPK

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) belum berencana memanggil Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama terkait kasus dugaan suap importasi barang.

Lembaga antirasuah masih memilih menunggu perkembangan persidangan terdakwa dari PT Blueray Cargo terlebih dahulu.

“Mungkin kita tunggu saja. Kami menunggu laporan dari JPU seperti apa keterangan-keterangan yang disampaikan saksi di persidangan,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu, di Gedung KPK, Senin (1/6).

Baca juga:

Purbaya Janji Langsung Pecat Dirjen Bea Cukai Jika Terima Suap

Status Hukum Dirjen Bea Cukai Ditentukan Fakta Persidangan

Menurut Asep, keterangan yang dibacakan jaksa dalam surat dakwaan berasal dari hasil penyidikan. Namun, nilai pembuktian yang sesungguhnya muncul ketika saksi memberikan kesaksian langsung di ruang sidang.

“Nanti pada saat persidangan saksi bersaksi. Pada saat itulah keterangan saksi menjadi alat bukti,” imbuhnya.

Asep menjelaskan seluruh kesaksian yang muncul di persidangan akan dicatat jaksa dan dilaporkan kepada penyidik untuk dievaluasi lebih lanjut.

Nanti akan kami evaluasi seperti apa kedudukannya terkait dengan Pak Dirjen,

Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu

Nama Dirjen Bea Cukai Disebut Dalam Dakwaan

Dalam dakwaan jaksa, Djaka disebut diduga menerima uang dalam enam kali penerimaan. Salah satunya adalah penerimaan sebesar 213.600 dolar Singapura dalam satu bulan pertama.

Baca juga:

Presiden Prabowo Instruksikan Menkeu Copot Bos Bea Cukai

Dugaan ini menjadi bagian dari perkara suap importasi barang dan gratifikasi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai.

KPK sejauh ini telah menetapkan tujuh tersangka dalam kasus Blueray Cargo dan seluruhnya telah ditahan. Khusus pihak dari PT Blueray Cargo saat ini sedang menjalani persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat. Berikut nama 7 tersangka itu:

  1. Mantan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bea Cukai Rizal
  2. Kasubdit Intelijen Sisprian Subiaksono
  3. Kasi Intelijen Orlando Hamonangan
  4. Pegawai Bea Cukai Budiman Bayu Prasojo
  5. Ppemilik PT Blueray John Field
  6. Ketua Tim Dokumen Importasi PT Blueray Andri
  7. Manajer Operasional PT Blueray Dedy Kurniawan

(Pon)

#KPK #Djaka Budi Utama #Korupsi Bea Cukai
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ditanya Soal Kasus KPK dan Kabar Menghilang, Jawaban Nusron Wahid Jadi Sorotan
Nusron Wahid buka suara soal perkara dugaan mafia tanah yang diproses KPK. Ia menyerahkan proses hukum kepada KPK dan memastikan pelayanan ATR/BPN tetap berjalan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Ditanya Soal Kasus KPK dan Kabar Menghilang, Jawaban Nusron Wahid Jadi Sorotan
Indonesia
Setelah Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Sasar Gedung Summarecon
Merupakan bagian dari rangkaian awal proses penyidikan yang dilakukan KPK untuk mencari dan mengumpulkan alat bukti serta petunjuk yang relevan.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Setelah Geledah Kantor ATR/BPN, KPK Sasar Gedung Summarecon
Indonesia
KPK Usut Dugaan 'Orang Kepercayaan' Nusron Wahid Terima Setoran Jual-Beli Jabatan ATR/BPN Rp 10 Miliar
KPK mendalami aliran uang Rp10 miliar yang diterima Arif Sugiyanto, terduga orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid terkait dugaan suap dan rotasi jabatan.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
KPK Usut Dugaan 'Orang Kepercayaan' Nusron Wahid Terima Setoran Jual-Beli Jabatan ATR/BPN Rp 10 Miliar
Indonesia
Ruang Kerja Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Belum Tersentuh Penggeledahan KPK
KPK menegaskan tidak menggeledah ruang Menteri ATR/BPN Nusron Wahid. Fokus operasi pada tiga dirjen terkait kasus suap HGB Summarecon.
Wisnu Cipto - Kamis, 17 September 2026
Ruang Kerja Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Belum Tersentuh Penggeledahan KPK
Indonesia
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN usai OTT Summarecon, 3 Ruang Dirjen Disasar
KPK menggeledah Kementerian ATR/BPN usai OTT kasus Summarecon. Penyidik mengumpulkan bukti-bukti.
Soffi Amira - Kamis, 17 September 2026
KPK Geledah Kementerian ATR/BPN usai OTT Summarecon, 3 Ruang Dirjen Disasar
Indonesia
KPK Kembali Panggil Bebizie, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Rita Widyasari
KPK kembali memanggil Bebizie Sri Mulyati sebagai saksi dalam pengembangan perkara Rita Widyasari yang berkaitan dengan gratifikasi batu bara dan TPPU.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
KPK Kembali Panggil Bebizie, Diperiksa sebagai Saksi Kasus Rita Widyasari
Indonesia
Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Geledah Ruangan Dirjen ATR/BPN
KPK menggeledah sejumlah lokasi di kantor ATR/BPN, termasuk ruangan Dirjen Lampri, terkait penyidikan dugaan suap pengurusan HGB.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Kasus Suap HGB Bergulir, KPK Geledah Ruangan Dirjen ATR/BPN
Indonesia
Kasus Suap HGB Bogor Makin Melebar, IM57+ Desak KPK Jerat Korporasi
IM57+ Institute mendesak KPK mempertimbangkan penetapan korporasi sebagai tersangka, selain individu yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 17 September 2026
Kasus Suap HGB Bogor Makin Melebar, IM57+ Desak KPK Jerat Korporasi
Indonesia
KPK Sinyalir Banyak Pengembang dan Individu di Sektor Properti Harus Suap BPN
“Dugaannya praktik-praktik terkait dengan layanan pertanahan ini melibatkan banyak entitas swasta,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Rabu (16/9).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
KPK Sinyalir Banyak Pengembang dan Individu di Sektor Properti Harus Suap BPN
Indonesia
KPK Tangkap Pejabat ATR/BPN, Nusron Wahid Tidak Hadiri Rapat di DPR
Ossy memastikan Nusron tidak sedang dalam kondisi sakit dan dirinya tetap berkomunikasi dengan Menteri ATR/Kepala BPN tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
KPK Tangkap Pejabat ATR/BPN, Nusron Wahid Tidak Hadiri Rapat di DPR
Bagikan