Pemilu 2019

KPAI Temukan Ada Bacaleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 08 Agustus 2018
KPAI Temukan Ada Bacaleg Eks Napi Kekerasan Seksual Terhadap Anak

Para komisioner KPAI berikan keterangan terkait bacaleg di Menteng, Jakarta Pusat (Foto: MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menemukan satu orang bakal calon legislatif di Kota Kupang dengan inisial "HK" yang diduga merupakan mantan narapidana kejahatan seksual terhadap anak.

"Inisial HK," kata Komisioner KPAI Jasra Putra di kantornya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/8).

Terkait temuan tersebut, KPAI mendorong agar semua pihak tidak memberikan peluang bagi eks pelaku kejahatan seksual anak untuk mengemban jabatan negara termasuk sebagai anggota legislatif.

"Ini untuk menghargai dan menghormati korban pelecehan seksual anak yang sedang dilakukan pengobatan dan rehabilitasi di berbagai tempat di seluruh Indonesia," kata dia.

Kantor KPAI di Jakarta
Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) (Foto: kpai.go.id)

Selain itu, KPAI meminta KPU dan Bawaslu mencoret bakal caleg dari Kota Kupang tersebut untuk dikembalikan kepada partai politik yang bersangkutan.

"Upaya ini penting dilakukan disamping penegakan regulasi yang dimiliki KPU dan juga memberikan penambahakan keadilan dan pemulihan cepat bagi korban pelecehan seksual bagi anak yang mengalami penderitaan fisik maupun psikis," jelas Jasra.

Terpisah, Ketua KPU RI Arief Budiman saat dikonfirmasi mengatakan belum mengetahui satu per satu para pelaku eks tiga terpidana tersebut, termasuk eks Kejahatan seksual terhadap anak.

"Saya ga hafal satu persatu. Kita tunggu saja nanti tanggal pengumumannya. Apakah yang kemarin dinyatakan tidak memenuhi syarat diganti atau tidak nanti tanggal 12 akan kita ketahui," pungkasnya.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Gerindra Sebut PKS Legowo Salim Segaf Tak Jadi Cawapres Prabowo

#KPAI #Kekerasan Anak #Pendaftaran Caleg 2019 #Bawaslu
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Bawaslu Siapkan 'Kuburan' Buat Caleg Curang, DPR Dukung Blacklist Permanen Pelaku Politik Uang
Saat ini, praktik politik uang dapat dilakukan melalui transfer saldo digital, voucher elektronik, pulsa, hingga berbagai bentuk insentif non-tunai lainnya
Angga Yudha Pratama - Selasa, 02 Juni 2026
Bawaslu Siapkan 'Kuburan' Buat Caleg Curang, DPR Dukung Blacklist Permanen Pelaku Politik Uang
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan