Wisata Indonesia

Kota Muntok, Kental dengan Tiga Pengaruh Budaya

P Suryo RP Suryo R - Senin, 30 Juli 2018
Kota Muntok, Kental dengan Tiga Pengaruh Budaya

Bangunan tuga di Kota Muntok. (Foto: architecture)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FILM Laskar Pelangi menjadikan Bangka-Belitung dikenal akan pesisir pantainya yang indah berhiaskan batu granit raksasa dan warisan pertambangan timah. Selain dua hal tersebut, provinsi Bangka-Belitung memiliki pesona lain berupa kota tua yaitu Kota Muntok. Ibu kota Kabupaten Bangka Barat ini terletak di wilayah barat Pulau Bangka. Di sana kita bisa melihat warisan budaya yang berasal dari Eropa, Cina dan Melayu.

Pada masa kolonialisme, Kota Muntok menjadi kota pelabuhan yang penting. Kapal-kapal dagang Belanda membawa komoditas unggulan Bangka Belitung seperti lada dan timah dan singgah di kota tersebut. Pemerintah Belanda mendirikan Perusahaan Pertambangan Timah Belanda, Banka Tin Winning Bedrijf.

Seiring berjalannya waktu, bangunan-bangunan lain mendapat pengaruh dari Belanda dan arsitektur dengan sentuhan Eropa pun dibangun. Misalnya Kantor Perwakilan Belanda, Wilhelmina Park, Kompleks Perumahan Karyawan Tambang Timah, Kantor Pos dan Pesanggrahan Muntok.

kota muntok
Bangunan khas Belanda. (Foto: Mahardika Trip and Travel)

Sebagai kota pelabuhan, sejumlah pedagang asing juga singgah di Kota Muntok. Salah satunya adalah pedagang Tiongkok. Kontak sosial antara masyarakat setempat dengan pedagang Tiongkok membuat kota beberapa bangunan tersebut memiliki eksterior dengan aksen Tiongkok.

Masyarakat Bangka-Belitung merupakan keturunan Melayu. Kehidupan di sana kental dengan budaya Melayu. Kota Melayu terbagi menjadi tiga. Sebelah barat adalah Kampung Tanjung, sebelah timur adalah Kampung Teluk Rubia dan di utara terdapat Kampung Ulu.

kota muntok
Bukit Fathin. (Foto: Tripadvisor)

Salah satu rumah hunian Melayu tertua yang masih terjaga hingga saat ini bisa dilihat di Kampung Tanjung. Bangunan dengan unsur Melayu lainnya juga dapat dilihat di Masjid Jamik, Benteng Kute Seribu, Pemakaman Kerajaan Malaya dan Surau Tanjung.

Keberadaan orang Belanda, Tiongkok dan Melayu di Muntok menjadikan kota ini kaya akan warisan budaya Eropa, Tiongkok, dan Melayu. Bangunan unik tersebut membuat kota Muntok terbagi menjadi tiga kelompok utama yakni kota tua Eropa, Kota Melayu dan Kota Cina.

Kota Muntok terletak 140 km dari Pangkalpinang. Jika ingin datang ke sini, kita bisa menggunakan jalur darat dengan naik bus selama 3 jam. (avia)

#Kota Tua
Bagikan
Ditulis Oleh

Iftinavia Pradinantia

I am the master of my fate and the captain of my soul

Berita Terkait

Indonesia
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan di Kota Tua hingga pertengahan Februari 2026. Hal itu dilakukan demi menyambut Imlek.
Soffi Amira - Senin, 19 Januari 2026
Sambut Imlek, Rekayasa Lalin Bakal Diberlakukan di Kota Tua hingga Pertengahan Februari 2026
Indonesia
Catat! Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Kota Tua Jakarta Saat Bersolek Jadi Kota Sinema
Untuk memastikan arus kendaraan tetap terkendali dan meminimalisir kemacetan parah, Dishub mengerahkan sebanyak 110 personel lapangan
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
Catat! Begini Rekayasa Lalu Lintas di Kawasan Kota Tua Jakarta Saat Bersolek Jadi Kota Sinema
Indonesia
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Program ini menjadi langkah strategis untuk menghidupkan kembali kawasan bersejarah sekaligus pusat aktivitas ekonomi lama Jakarta.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
Indonesia
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Konsentrasi sampah terlihat paling padat di area alun-alun Museum Fatahillah dan sekitar pintu masuk Stasiun Kota, yang merupakan titik kumpul utama ribuan pengunjung saat merayakan malam tahun baru.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 01 Januari 2026
Jakarta Hasilkan 132 Ton Sampah Malam Tahun Baru, Kawasan Tamansari Jadi Penyumbang Terbanyak
Indonesia
Kota Tua Harus Sudah 'Glowing' Sebelum 2029, Rano Karno Bentuk Lembaga Teknis Khusus
Demi menjamin keberlanjutan proyek, Wagub Rano berencana membentuk sebuah lembaga teknis khusus
Angga Yudha Pratama - Kamis, 18 Desember 2025
Kota Tua Harus Sudah 'Glowing' Sebelum 2029, Rano Karno Bentuk Lembaga Teknis Khusus
Indonesia
Renovasi Kota Tua Ditarget Rampung sebelum MRT Beroperasi 2029
Pemprov DKI berharap Kota Tua tampil lebih tertata, nyaman, dan mampu menyambut era baru transportasi Jakarta dengan wajah yang lebih siap dan membanggakan.
Dwi Astarini - Rabu, 26 November 2025
Renovasi Kota Tua Ditarget Rampung sebelum MRT Beroperasi 2029
Indonesia
Pramono Ngotot 2 Proyek di Jakarta Harus Masuk Proyek Srategis Nasional, Ini Alasanya
Dalam revitalisasi kawasan Kota Tua, Pemprov DKI akan melakukan pekerjaan infrastruktur dasar, seperti pedestrian, perbaikan jalan, dan normalisasi sungai yang dimulai pada 2026. Sedangkan, aset yang berada di bawah pengelolaan Danantara juga akan dilakukan perbaikan oleh pemerintah pusat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 10 November 2025
Pramono Ngotot 2 Proyek di Jakarta Harus Masuk Proyek Srategis Nasional, Ini Alasanya
Indonesia
Pramono Ingin Kota Tua Jadi Etalase Bagi Seni dan Budaya
Pemerintah DKI Jakarta akan menggandeng seniman-seniman dari kampus IKJ untuk menunjukan keahliannya di panggang Kota Tua.
Dwi Astarini - Rabu, 05 November 2025
Pramono Ingin Kota Tua Jadi Etalase Bagi Seni dan Budaya
Indonesia
Ini Alasan Gubernur Pramono Mau Pindahkan Kampus IKJ dari TIM ke Kota Tua
Kehadiran mahasiswa IKJ akan menjadi penggerak utama dalam menghidupkan Kota Tua.
Wisnu Cipto - Senin, 20 Oktober 2025
Ini Alasan Gubernur Pramono Mau Pindahkan Kampus IKJ dari TIM ke Kota Tua
Indonesia
Polisi Sediakan WA dan QR Code untuk Laporan Cepat Gangguan Keamanan Hingga Kerusakan Fasilitas Umum
Partisipasi publik menjadi kunci agar Kota Tua benar-benar menjadi ruang bersama yang aman dan nyaman
Angga Yudha Pratama - Minggu, 12 Oktober 2025
Polisi Sediakan WA dan QR Code untuk Laporan Cepat Gangguan Keamanan Hingga Kerusakan Fasilitas Umum
Bagikan