Renovasi Kota Tua Ditarget Rampung sebelum MRT Beroperasi 2029
Suasana alun-alun Kota Tua, Jakarta Barat yang dipadati oleh pengunjung pada H+1 Lebaran 2024, Kamis (11/4/2024). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
MERAHPUTIH.COM - PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jakarta bakal merampungkan revitalisasi kawasan Kota Tua sebelum MRT fase 2A rute Bundaran HI - Kota Tua beroperasi pada 2029.
"Pada 2029 MRT sudah sampai sana. Ah, sudah sampai sana terus Kota Tua mau diapain? Apa nunggu MRT dulu selesai baru kita benahin? Wah, terlambat," ucap Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno di Jakarta, Rabu (26/11).
Untuk mempercepat penataan, Pemprov DKI menggelar rapat terbatas dan membentuk tim khusus yang fokus menangani revitalisasi Kota Tua. Tim ini akan menjadi motor koordinasi lintas lembaga. "Ini hari baru kami mau bentuk panitia. Internal dulu. Karena ini wah bobotnya ternyata tidak semudah yang kami bayangkan. Karena di sana ada Danantara, kemudian ada swasta. Kami hari ini baru mau membentuk tim internal dulu," ucapnya.
Nantinya, tim tersebut akan menyusun pembagian tugas, kewenangan, hingga skema pendanaan yang melibatkan banyak pihak, mulai dari BUMN, BUMD, sampai pelaku swasta. Rano menegaskan, tanpa kolaborasi penuh, revitalisasi tak akan berjalan efektif maupun tepat waktu.
Baca juga:
Melalui langkah cepat ini, Pemprov DKI berharap Kota Tua dapat tampil lebih tertata, nyaman, dan mampu menyambut era baru transportasi Jakarta dengan wajah yang lebih siap dan membanggakan.
Rano menyadari masuknya MRT ke jantung kawasan Kota Tua akan membawa perubahan besar. Arus pergerakan warga dan wisatawan diprediksi melonjak signifikan. Tanpa kesiapan sejak awal, kemacetan, penumpukan pengunjung, hingga kesemrawutan aktivitas bisa kembali menghantui kawasan ikonis tersebut.
Dia menekankan Kota Tua harus lebih dulu siap sebagai ruang publik, destinasi wisata, sekaligus kawasan sejarah agar manfaat MRT dapat langsung dirasakan tanpa menimbulkan persoalan baru.
"Kalau menunggu MRT selesai, kita yang akan kerepotan sendiri," pungkasnya.(Asp)
Baca juga:
IKJ Dukung Gubernur Pramono Pindahkan Kampus ke Kota Tua demi Jakarta Kota Global
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Gubernur Pramono Jawab Tuntutan Buruh soal Subsidi Upah Rp 200 Ribu
Pemprov DKI Tata Kawasan Pasar Baru Hingga Kota Tua pada Pertengahan 2026
PSI Soroti Kurangnya Pengolaan Sampah di Jakarta
Pemprov DKI Mau Bangun Monorel di Ragunan, Bisa Kurangi Kemacetan dan Polusi
Pakar Sebut Operasional RDF Rorotan yang Dilaksanakan secara Bertahap sudah Tepat
Dinkes DKI Jakarta Minta Warga Tak Panik Terkait Virus Super Flu, Tapi Tetap Waspada
Pemprov DKI Siap Bongkar Tiang Monorel, DPRD Malah Sebut belum Pernah Diajak Pembahasan
Dinas Bina Marga DKI Tegaskan Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari
Bongkar Monorel Mangkrak di Rasuna Said, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 100 Miliar
Pimpinan DPRD DKI Minta Pembongkaran Tiang Monorel Rasuna Said Dilakukan Malam Hari