Korea Selatan Pertimbangkan Kirim Senjata ke Ukraina
Prajurit Ukraina di dekat perbatasan dengan Belarusia, di tengah serangan Rusia terhadap Ukraina, di wilayah Volyn, Ukraina (12/1/2023). ANTARA FOTO/REUTERS/Gleb Garanich/aww.
MerahPutih.com - Badan mata-mata Korsel dan Gedung Putih mengonfirmasi sekitar 3.000 tentara Korut telah dikirim ke Rusia timur untuk pelatihan, dengan potensi pengerahan tambahan dalam perang yang sedang berlangsung di Ukraina.
Presiden Yoon Suk Yeol mengatakan bahwa Korea Selatan mungkin mempertimbangkan pengiriman senjata ke Ukraina, sebagai respon atas kerja sama militer antara Korea Utara dan Rusia.
Seusai pertemuan bilateral dengan Presiden Polandia Andrzej Duda di Seoul, Kamis, Yoon mengatakan kedua pemimpin mengecam keras pengiriman pasukan Korut ke Rusia dan sepakat untuk memperkuat tanggapan bersama terhadap meningkatnya ancaman keamanan.
"Jika Korea Utara mengirimkan pasukan khusus ke perang Ukraina, kami akan memberikan dukungan kepada Ukraina selangkah demi selangkah dan mempertimbangkan untuk mengambil tindakan yang diperlukan demi keamanan Semenanjung Korea," kata Yoon dalam konferensi pers bersama Duda.
Baca juga:
Korut Bersiap Ledakkan Jalan Perbatasan Korea Selatan, Respons Atas 'Serangan' Pesawat Nirawak
"Kami memegang prinsip untuk tidak secara langsung memasok senjata mematikan, tetapi kami dapat meninjau kebijakan ini dengan lebih fleksibel tergantung pada kegiatan militer Korea Utara," ujarnya, menambahkan.
Yoon dan Duda mengecam pengiriman pasukan Korut sebagai pelanggaran langsung terhadap Piagam PBB dan resolusi Dewan Keamanan PBB, serta merupakan provokasi yang mengancam keamanan global di luar Semenanjung Korea dan Eropa.
"Republik Korea tidak akan pernah tinggal diam atas hal ini dan mengambil tindakan yang diperlukan selangkah demi selangkah dalam koordinasi dengan komunitas internasional, tergantung pada perkembangan kerja sama militer Korea Utara-Rusia," kata Yoon.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Duet Drum PM Jepang dan Presiden Korea Selatan, Diplomasi K-Pop untuk Hubungan Rumit
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Sidang Putusan Dijadwalkan 19 Februari
Mantan Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol Dituntut Hukuman Mati, Dituduh Makar dan Antinegara
Aksi Kemanusiaan Nelayan Indramayu Sugianto di Korea Selatan Diganjar Penghargaan dari Presiden Lee Jae-myung
Film Pendek Natal Shin Woo Seok Resmi Rilis, Lagu 'The Christmas Song' yang Byeon Woo Seok Jadi Sorotan
Tidak Percaya Komitmen Putin, Uni Eropa Sepakat Perkuat Pertahanan di Ukraina
Mengejutkan! Tes Kebohongan Mudryk Lolos, Masa Depan di Chelsea Terbuka?
Chef Paik Jong-won Balik ke TV, Diam-Diam Hapus Video Pengumuman Hiatus
JF3 Fashion Festival Bawa Industri Mode Indonesia ke Kancah Global, akan Tampil di Busan Fashion Week 2025
Ekor Patah Masih Nekat Terbang, Helikopter Pabrik Elektronik Penyuplai Militer Rusia Jatuh Tewaskan 5 Orang