Korea Selatan dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Energi, Naikkan Level Kemitraan ke Posisi Komprehensif

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Korea Selatan dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Ketahanan Energi, Naikkan Level Kemitraan ke Posisi Komprehensif

Tangkapan layar - Presiden Prabowo Subianto (kiri) dan Presiden Republik Korea Lee Jae Myung (kanan) di Blue House, Korea Selatan, Rabu (1/4/2026). (ANTARA/YouTube Sekretariat Presiden)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — PRESIDEN Prabowo bertemu Presiden Korea Selatan Lee Jae-myung di Cheong Wa Dae, Rabu (4/1). Kedua pemimpin negara tersebut sepakat memperluas kemitraan bilateral mereka dalam ketahanan energi dan pertahanan.

Seperti dilansir The Korea Times, kedua negara menandatangani nota kesepahaman (MoU) di 16 sektor, termasuk mineral kritis dan energi terbarukan, sejalan dengan pertemuan puncak antara Presiden Jae-myung dan Presiden Prabowo dalam kunjungan kenegaraan ke Seoul. Namun, kesepakatan yang sangat dinantikan terkait pembelian jet tempur KF-21 buatan Korea oleh Indonesia belum diumumkan kali ini. Pengumuman tersebut diperkirakan akan dilakukan dalam beberapa bulan mendatang.

Presiden Korsel menyebut pasokan stabil gas alam cair (LNG), batu bara, dan sumber energi penting lainnya dari Indonesia memberikan rasa aman yang besar di tengah gangguan rantai pasokan energi global akibat konflik di Timur Tengah. “Kemitraan kami merupakan berkah bagi kedua negara di tengah ketidakpastian global dan berbagai tantangan. Sangat penting bagi kami untuk memperluas kerja sama dalam ketahanan energi guna meminimalkan dampak krisis ini terhadap perekonomian dan kehidupan masyarakat,” kata Jae-myung.

Sejalan dengan hal tersebut, kedua negara memasukkan mineral kritis, energi bersih, serta teknologi penangkapan dan penyimpanan karbon (carbon capture and storage/CCS), yang semuanya terkait dengan kerja sama energi, ke MoU yang ditandatangani setelah pertemuan di Cheong Wa Dae.

Pertemuan puncak ini memberikan dorongan penting untuk menjadikan hubungan bilateral semakin luar biasa, merujuk pada peningkatan hubungan Seoul–Jakarta menjadi kemitraan strategis komprehensif khusus, yang merupakan peningkatan dari kemitraan strategis khusus yang disepakati pada 2017. “Saya sangat menantikan pencapaian apa yang akan dihasilkan dari langkah-langkah berikutnya bersama Indonesia,” tambah Jae-myung.

Baca juga:

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung Sambut Presiden Prabowo di Blue House


Presiden Prabowo menegaskan kemitraan Korea–Indonesia semakin penting di tengah peningkatan ketidakpastian global, seraya menambahkan bahwa kedua negara saling melengkapi.

“Korea memiliki kemampuan industri dan teknologi yang maju, sedangkan Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah dan pasar yang besar. Kita harus terus memperkuat hubungan ini, dan saya percaya perlu untuk meningkatkan kemitraan strategis khusus yang dibentuk pada 2017 ke tingkat yang lebih tinggi, dengan memperluasnya menjadi kerja sama yang lebih komprehensif,” kata Prabowo.

Dalam pertemuan itu juga dibahas perdmaian dan stabilitas keamanan dunia. Menurut Jae-myung, sebagai negara kekuatan menengah (middle powers), Indonesia dan Korsel dapat berkontribusi bersama bagi komunitas internasional. Senada, Prabowo menekankan menjaga perdamaian dan stabilitas membutuhkan keamanan dan pertahanan yang kuat, sebuah poin yang disepakati kedua pemimpin.

MoU yang ditandatangani kedua negara mencakup berbagai bidang seperti mineral kritis, pengembangan teknologi digital, layanan kesehatan berbasis kecerdasan buatan, energi bersih, CCS, industri jasa pabrik lepas pantai, serta perlindungan kekayaan intelektual.

Pertemuan puncak tersebut kemudian diikuti jamuan makan siang resmi yang menghormati tradisi keagamaan dan budaya Indonesia, sekaligus menonjolkan keharmonisan kedua negara. Menu yang disajikan mencakup hidangan Korea yang dibuat dengan bahan halal, dipadukan dengan saus sambal dan salad gado-gado untuk mencerminkan selera Indonesia, serta kopi Mandheling, yang melambangkan persatuan kedua negara.

Presiden Prabowo juga menerima Order of Mugunghwa, medali kehormatan tertinggi di Korea Selatan, sebagai pengakuan atas kontribusinya dalam mendukung kegiatan perusahaan Korea di Indonesia serta mempromosikan hubungan persahabatan kedua negara.(dwi)

Baca juga:

Presiden Korea Selatan akan Terima Presiden Prabowo, Bahas Pembelian KF-21

#Presiden Prabowo #Lee Jae Myung #Korea Selatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Presiden bebas menentukan figur yang dinilai mampu menjalankan tugas pemerintahan.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
Demokrat Tegaskan Reshuffle Kabinet Hak Prerogatif Presiden, yang Penting Menteri Mampu Jalankan Program
Indonesia
PDIP Nilai Elektabilitas Prabowo belum Jadi Gambaran Pilpres 2029
Hasil survei tersebut jangan dibaca sebagai gambaran pasti Pilpres 2029 sebab pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu masih sekitar tiga tahun lagi.
Dwi Astarini - Senin, 10 Agustus 2026
PDIP Nilai Elektabilitas Prabowo belum Jadi Gambaran Pilpres 2029
Indonesia
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
BRIN fokus mengembangkan teknologi-teknologi maju yang diharapkan mampu memperkuat daya saing ekonomi Indonesia dalam dua hingga tiga dekade mendatang.
Dwi Astarini - Kamis, 06 Agustus 2026
BRIN Fokus Kembangkan Teknologi Nuklir hingga AI, Tingkatkan Daya Saing Indonesia
Indonesia
Presiden Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Presiden Prabowo Subianto untuk tetap mempertahankan harga BBM bersubsidi.
Dwi Astarini - Selasa, 04 Agustus 2026
Presiden Prabowo Larang Bahlil Naikkan Harga BBM Bersubsidi
Indonesia
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Peristiwa itu terjadi saat Presiden Prabowo memberikan sambutan dalam pertemuan bersama jajaran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Jumat (31/7).
Dwi Astarini - Sabtu, 01 Agustus 2026
Siaran Pidato Prabowo Terputus saat Singgung Isu Nuklir Iran, Langsung Picu Rasa Penasaran
Indonesia
Presiden Prabowo Klaim Kekuatan Nonblok Indonesia Diakui Dunia
Sikap netral itu membuat negara lain memandang Indonesia sebagai pihak yang tidak memiliki kepentingan untuk mencampuri urusan dalam negeri negara lain.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
Presiden Prabowo Klaim Kekuatan Nonblok Indonesia Diakui Dunia
Indonesia
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Menurut Prabowo, kereta api merupakan instrumen sesungguhnya dalam demokratisasi ekonomi.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Presiden Prabowo Ingin Bangun Jalur Kereta Api Lampung-Aceh hingga Trans-Kalimantan, Siap Investasi Besar-Besaran
Indonesia
ICW Nilai Pembentukan URI Kontradiktif dengan Kebijakan Efisiensi Belanja Negara
Menurut ICW, pemerintah seharusnya lebih dahulu membenahi berbagai persoalan mendasar di dunia pendidikan tinggi.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
ICW Nilai Pembentukan URI Kontradiktif dengan Kebijakan Efisiensi Belanja Negara
Indonesia
Presiden Prabowo Berpesan ke Pamong Praja Muda IPDN: Rakyat tak Butuh Birokrasi Berbelit
Prabowo menekankan para PPM merupakan aparatur negara yang berkewajiban menjaga nama baik negara. 

Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Presiden Prabowo Berpesan ke Pamong Praja Muda IPDN: Rakyat tak Butuh Birokrasi Berbelit
Indonesia
Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan
Para lulusan terbaik IPDN berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari anak buruh, petani hingga putra anggota TNI berpangkat bintara.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Presiden Prabowo Soroti Lulusan Terbaik IPDN dari Keluarga Sederhana, Sebut Meritokrasi sudah Berjalan
Bagikan