Korban Meninggal akibat Longsor Natuna Mencapai 46 Orang

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 13 Maret 2023
Korban Meninggal akibat Longsor Natuna Mencapai 46 Orang

Petugas memakamkan korban tanah longsor di Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, Sabtu (11/3/2023). (ANTARA FOTO/Teguh Prihatna/nym)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus melakukan pencarian korban hilang dalam peristiwa tanah longsor yang terjadi pada 6 Maret 2023 di Pulau Serasan, Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Sementara itu, menurut data BNPB pada Minggu (12/3), korban jiwa akibat tanah longsor tersebut mencapai 46 orang.

Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyampaikan bahwa hingga Minggu (12/3) jumlah korban meninggal yang telah ditemukan sebanyak 46 orang, yang terdiri atas 24 laki-laki dan 22 perempuan.

Baca Juga:

Korban Longsor di Natuna Dikuburkan Secara Massal

Menurut data BPNB, masih ada sembilan orang korban tanah longsor yang belum ditemukan.

Abdul mengatakan, upaya pencarian, pertolongan, dan evakuasi warga yang terdampak tanah longsor di bagian wilayah Kecamatan Serasan, Kabupaten Natuna, masih berlanjut dengan dukungan tambahan tujuh alat berat dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) serta tambahan personel dari TNI dan Polri.

"Cuaca yang berangsur membaik juga menjadi faktor pendukung operasi pencarian, pertolongan, dan evakuasi," katanya, seperti dikutip Antara.

Baca Juga:

Longsor di Natuna: 15 Orang Tewas, 35 Warga Masih Hilang

Menurut data Posko Darurat Bencana Tanah Longsor Natuna di PLBN Serasan masih ada 2.240 warga terdampak tanah longsor yang mengungsi.

Mereka menempati tempat mengungsi di PLBN (436 orang), Desa Payak (605 orang), Desa Batu Berlian (136 orang), SMA N 1 Serasan (238 orang), Pelimpak (432 orang), dan Airnusa (393 orang).

Sesuai rekomendasi BNPB berdasarkan informasi prakiraan cuaca dan hasil analisis tim lapangan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mereka untuk sementara meninggalkan rumah guna menghindari kemungkinan terjadi tanah longsor susulan. (*)

Baca Juga:

45 Orang Belum Ditemukan, Lebih dari Seribu Jiwa Mengungsi Imbas Longsor di Natuna

#Longsor #Korban Longsor
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Indonesia
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Pemprov DKI Jakarta mengoperasikan RDF Plant Rorotan, setelah tragedi longsor di Bantargebang, Bekasi, Jawa Barat.
Soffi Amira - Rabu, 11 Maret 2026
Pemprov DKI Operasikan RDF Plant Rorotan usai Longsor di Bantargebang
Indonesia
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Pemprov DKI Jakarta menargetkan operasional pengelolaan sampah di TPST Bantargebang kembali normal dalam satu pekan setelah longsor.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 10 Maret 2026
TPST Bantargebang Longsor, Pemprov DKI Targetkan Operasional Sampah Normal dalam Sepekan
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Basarnas mencatat 13 korban dalam longsor gunungan sampah di TPST Bantargebang, Bekasi. DPRD DKI meminta Pemprov Jakarta melakukan investigasi dan evaluasi pengelolaan sampah.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang Telan 5 Korban Jiwa, DPRD DKI Minta Investigasi Menyeluruh
Indonesia
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau lokasi longsor TPST Bantargebang dan meminta Sungai Ciketing segera dinormalisasi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 09 Maret 2026
Longsor TPST Bantargebang, Pramono Anung Minta Sungai Ciketing Segera Dinormalisasi
Indonesia
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Pengiriman sampah ke Bantargebang dihentikan sementara, karena masih mengevakuasi korban longsor.
Soffi Amira - Senin, 09 Maret 2026
DLH DKI Tunda Pengiriman Sampah ke Bantargebang, Demi Evakuasi Korban Longsor
Bagikan