Kesehatan

Kopi Meminimalisir Risiko Kanker

P Suryo RP Suryo R - Rabu, 17 Juni 2020
Kopi Meminimalisir Risiko Kanker

Kopi memiliki ratusan senyawa biologi yang memberikan manfaat pencegahan kanker. (Foto: Pixabay/Christoph)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KOPI disukai umumnya oleh kebanyakan orang. Pada pagi dan sore hari seperti menjadi keharusan dikonsumsi. Setelah meminum kopi seolah mendapatkan energi baru untuk menjalankan aktivitas berikutnya.

Kopi dikenal juga memiliki zat antioksidan yang diyakini mampu melawan sel-sel kanker. Menurut laman Mirror, American Cancer Society menyarankan agar meminum kopi untuk menurunkan risiko kanker liver, endomentrial (kanker rahim). mulut, pharinx dan larynx dan kulit.


Baca Juga:

Canda, Tawa, Hingga Cinta dari Secangkir Kopi

kopi
Kppi mampu menurunkan risiko kanker. (Foto: MP/Leonard GI)


American Cancer Society mengeluarkan pedoman baru yang salah satunya adalah menyarankan minum kopi. Pedoman yang dikeluarkan berdasarkan penelitian yang dikepalai oleh Dr Cheryl Rock menyebutkan bahwa kopi menyumbangkan penurunan risiko dari kanker pencernaan.

Para peneliti terus terang mengakui bahwa bahwa dampak perlindungan yang diberikan oleh kopi masih belum dipahami betul oleh mereka. Mereka menyebutkan mereka menemukan ratusan senyawa biologi termasuk kafein, flavanoid, lignan dan polyphenol dalam kopi yang disangrai.


Baca Juga:

Cerita Barista Asuh Nabila Sintya Dewi, Saat Nge-Shift Pengunjung Enggak Ada Putusnya!

kopi
Minum kopi sebaiknya dalam temperatur bersahabat. (Foto: Pixabay/moritz320)


Para peneliti menyebutkan senyawa kopi bermanfaat melindungi kerusakan sel dan metastasis, memiliki anti radang, mengatur gen yang bertanggungjawab pada perbaikan DNA dan meningkatkan energi.

Dalam laman Mirror, kopi mempengaruhi waktu transit kanker yang ada di usus dan liver. Karena itulah kopi sangat menyumbangkan penurunan risiko kanker pencernaan.

Meskipun demikian para peneliti menyarankan meminum kopi pada temperatur bersahabat alias jangan terlalu panas. Mereka mengatakan bahwa meminum kopi atau teh dengan suhu di atas 65 derajat celsius akan menaikan risiko kanker kerongkongan. (psr)


Baca juga:

Kopi Enak Indonesia: Coffee Shop Dapat Banyak Hal Positif dari Barista Asuh

#Kopi #Kopi Sehat #Kanker #Kanker Mulut #Waspada Kanker
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Kuliner
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Sejak kopi bisa dinikmati rakyat secara umum, tradisi ngopi berkembang dari warung kopi sederhana di desa hingga kedai modern kekinian di kota besar.
Dwi Astarini - Minggu, 30 Agustus 2026
Menyesap Rasa, Menjalin Kisah dalam Seduhan Kopi
Indonesia
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Terjadi lonjakan kasus kanker di Kota Bogor sebesar 138 persen dalam empat tahun terakhir.
Wisnu Cipto - Kamis, 27 Agustus 2026
Kasus Kanker di Bogor Naik 138 Persen, Mayoritas Payudara dan Paru-Paru
Bagikan