Kopi Bisa Atasi Kondisi Asam Urat

Frengky AruanFrengky Aruan - Sabtu, 22 Juni 2024
Kopi Bisa Atasi Kondisi Asam Urat

Ilustrasi asam urat. (Dok. Istockphoto)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Kopi kini disukai banyak orang. Mengkonsumsi kopi ternyata punya banyak manfaat.

Kopi diketahui sangat membantu untuk mengatasi persoalan asam urat yang hampir banyak dialami orang pada umumnya.

Dilansir dari Healthline, disebutkan bahwa kopi adalah jenis minum yang paling signifikan melawan kondisi penyakit asam urat. Kopi mengandung berbagai macam senyawa bermanfaat, termasuk mineral, polifenol, dan kafein.

Kopi dapat menurunkan kadar asam urat. Kopi juga meningkatkan kecepatan tubuh mengeluarkan asam urat.

Kopi juga diyakini bersaing dengan enzim pengurai purin dalam tubuh. Hal ini dapat menurunkan tingkat pembentukan asam urat.

Dari penelitian yang ada disebutkan bahwa peminum kopi memiliki kadar hiperurisemia paling sedikit ketimbang yang tidak minum kopi. Penelitian di Jepang disebut menemukan konsumsi kopi lima cangkir per hari membuat orang memiliki kadar asam urat paling rendah di antara peserta penelitian.

Baca juga:

Mengenal Pemicu Asam Urat

Bukti ini menyiratkan bahwa senyawa dalam kopi selain kafein mungkin berperan dalam menurunkan kadar asam urat. Adapun kafein senyawa yang paling menonjol pada kopi diketahui berkontribusi besar juga melawan asam urat.

Kafein berperan sebagai metil xantin. Senyawa itu menghambat aksi xantin oksidase.

Sedangkan xantin oksidase adalah enzim yang membantu tubuh memetabolisme purin yang mana memicu sumber asam urat. Menghambat enzim ini dapat membantu menjaga kadar asam urat tetap rendah.

Walaupun banyak mengkonsumsi kopi untuk melawan kondisi asam urat hal tersebut tidak akan maksimal, jika tidak diimbangi dengan pola makan yang baik.

Diketahui ada beberapa sumber makanan yang sering menjadi favorit masyarakat Indonesia. Makanan tersebut mengandung tinggi purin yang memicu munculnya asam urat, di antaranya:

1. Jeroan, seperti ginjal, hati

2. Daging merah

3. Ikan berminyak, seperti sarden, ikan teri, dan herring

4. Sayuran tertentu, termasuk asparagus dan kembang kol

5. Kacang polong

6. Jamur

#Kopi #Asam Urat #Kesehatan
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Berita Foto
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Ketua Tim Bidang Penyusunan Rencana Prioritas Pemanfaatan Dana Desa, Sappe M. P. Sirait saat Program Keluarga Sigap di Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Didik Setiawan - Kamis, 15 Januari 2026
Program Keluarga SIGAP Dorong Perubahan Perilaku Lewat Layanan Kesehatan Primer
Indonesia
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Ratusan pengungsi pascabanjir bandang di Aceh Tamiang mengalami berbagai penyakit seperti ISPA hingga diare. Tim Dokkes Polri turun beri layanan kesehatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 15 Januari 2026
Usai Banjir Bandang, Warga Aceh Tamiang Banyak Alami Gangguan Kesehatan
Indonesia
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Kopi arabika merupakan komoditas unggulan asal Kabupaten Aceh Tengah yang telah mendunia dan menjadi penghasilan utama masyarakat di dataran tinggi Gayo itu.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
12 Ribu Hektare Lahan Kopi di Aceh Tengah Rusak Akibat Banjir
Dunia
AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Perubahan ini terjadi setelah Presiden Donald Trump meminta Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan AS (HHS) meninjau bagaimana negara-negara sejawat merekomendasikan vaksin.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
  AS Kurangi Jumlah Vaksin Wajib untuk Anak-Anak, Timbulkan Kekhawatiran Peningkatan Risiko Penyakit
Indonesia
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Pemerintah DKI telah berkoordinasi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ihwal Super Flu ini.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Gubernur Pramono Tegaskan belum Ditemukan Super Flu di Jakarta
Indonesia
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Dikhawatirkan, penyakit ini berdampak pada beban layanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
DPR Minta Pemerintah Gerak Cepat Antisipasi Ancaman Super Flu, Dorong Kemenkes Terbitkan Vaksin Pencegah
Indonesia
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Subclade K telah terdeteksi di Indonesia sejak Agustus 2025 melalui sistem surveilans sentinel ILI-SARI di berbagai fasilitas pelayanan kesehatan.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Waspada Super Flu, 62 Kasus Terkonfirmasi di Indonesia Terbanyak di Jawa Timur
Indonesia
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Indonesia menjadi salah satu negara yang terpapar jenis virus ini.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Januari 2026
Super Flu Masuk ke Indonesia, Kemenkes Imbau Kenali Gejala dan Terapkan Protokol Kesehatan
Lifestyle
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Siloam Hospitals Kebon Jeruk memiliki dan mengoperasikan tiga sistem robotik, yakni Da Vinci Xi (urologi, ginekologi, bedah digestif, dan bedah umum), Biobot MonaLisa (khusus diagnostik kanker prostat presisi tinggi), dan ROSA (ortopedi total knee replacement).
Dwi Astarini - Jumat, 19 Desember 2025
Teknologi Bedah Robotik Memungkinkan Tindakan Presisi untuk Kenyamanan Pasien, kini Hadir di Siloam Hospitals Kebon Jeruk
Indonesia
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Pemkot segera mulai menyiapkan kebutuhan tenaga medis, mulai dari dokter hingga perawat.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
SDM Dokter belum Terpenuhi, Kemenkes Tunda Serahkan RS Kardiologi Emirate ke Pemkot Solo
Bagikan