Kopi Bakal Punah di Tahun 2080, Bersiaplah!

P Suryo RP Suryo R - Kamis, 07 September 2017
Kopi Bakal Punah di Tahun 2080, Bersiaplah!

Kopi mengalami ancaman kepunahan akibat peruahan iklim. (Foto: the new york time)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TERKADANG informasi memiliki koneksi yang tidak terduga sebelumnya. Perubahan iklim yang sudah berlangsung lebih dari satu dekade ini memberikan dampak pada semua yang ada di bumi. Termasuk kopi! Mengapa kopi ikut terdampak?

Ini bisa jadi berita buruk bagi pecinta kopi. Menurut laporan Climate Institute yang dituliskan oleh lifehack, kopi akan punah di tahun 2080. Perubahan iklim ini mempengaruhi cuaca tempat kopi tumbuh. Perusahaan besar maupun tempat ngopi terkenal pun sudah menyadarinya sejak lama.

Ancaman ini sangat serius meskipun tidak disadari oleh semua orang. Industri kopi, perkebunan, petani dan penikmat kopi menjadi korban dari perubahan iklim dunia. Nilai industri kopi lebih dari 252 trilyun rupiah dan 2 milyar cangkir kopi per tahun akan lenyap seketika. Yang sudah memngalami dampak dari perubahan iklim saat ini adalah Meksiko, Amerika Tengah, Kolombia, Brazil, Tanzania, Ethiopia dan Vietnam.

Jenis kopi yang mulai memperlihatkan dampak akibat dari perubahan iklim adalah arabika dan konefora. Tanaman kopi sangat terpengaruh pada perubahan suhu. Jadi perubahan suhu setengah derajat pada waktu yang tidak tepat sudah dapat mengubah keseluruhan panen biji kopi seperti aroma dan rasanya.Kenaikan suhu udara dapat menyebabkan gangguan pada pertumbuhan pohon kopi bahkan merusak biji kopinya. Jalan yang diambil saat ini adalah memindahkan perkebunan kopi ke dataran yang lebih tinggi.

Perubahan iklim juga memunculkan penyakit yang menyerang tanaman kopi. Laman lifehack menuliskan di tahun 2012 muncul penyakit yang merusak daun tanaman kopi. Penyakit itu muncul karena suhu yang semakin hangat di dataran tinggi. Termasuk di tahun yang sama muncul penyakit yang melubangi buah kopi. (psr)

#Kopi #Kopi Indonesia #Perubahan Iklim #Secangkir Kopi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Berita Foto
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Pengunjung mencicipi segelas kopi di Booth Roemah Koffie di Gelaran Trade Expo Indonesia 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (17/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 17 Oktober 2026
Roemah Koffie Bawa Aroma Kopi Nusantara ke Trade Expo Indonesia 2026
Indonesia
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Kunjungi Café & Brasserie Expo (CBE) 2026 pada 9-11 Oktober 2026 di NICE PIK 2. Temukan pameran kopi, pelatihan barista, peluang bisnis kafe, dan promo spesial BCA.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 08 Oktober 2026
Café & Brasserie Expo 2026 di NICE PIK 2: Ajang Terbesar untuk Pelaku dan Pencinta Industri Kopi
Indonesia
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan aksi iklim harus berangkat dari persoalan sehari-hari dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Pramono Soroti Kemacetan, Polusi, dan Sampah sebagai Tantangan Iklim Jakarta
Indonesia
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Para aktivis lingkungan menentang keras penggunaan teknologi tersebut karena berisiko merusak lapisan ozon pelindung bumi
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
Politisi AS dan Uni Eropa Siapkan Teknologi Rekayasa Iklim
Berita Foto
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Petugas memilah biji kopi dari kebun kopi Sangga Buana di Kawasan Karang Tengah, Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Rabu (23/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 23 September 2026
Kebun Kopi Sangga Buana dan Upaya Menjaga Ruang Hijau Jakarta
Fun
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Cing Cangkeling merupakan kopi single origin Mandalagiri, Garut, dari varietas Yellow Bourbon dengan notes stone fruit, anggur, beri, dan gula merah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Dari Kebun Keluarga di Garut, 'Cing Cangkeling' Roemah Koffie Bawa Karakter Buah dan Gula Merah
Lifestyle
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Berbeda dari sekadar menghadirkan varian kopi baru, Roemah Koffie membawa cerita kebun keluarga yang dirawat dan dikembangkan petani kopi asal Garut.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
Kisah Keluarga Petani dari Mandalagiri Garut dalam Biji Kopi Cing Cangkeling Roemah Koffie
Fun
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Dari Rambadia hingga Cublak Suweng, kopi Indonesia dibawa Roemah Koffie ke panggung dunia. Klik untuk detail kisahnya!
Wisnu Cipto - Minggu, 06 September 2026
Bukan Sekadar Kopi, Roemah Koffie Meracik Rasa dan Kisah Nusantara
Kuliner
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Dari satu pulau ke pulau lain, bahkan dari satu daerah ke daerah lain, secangkir kopi dapat membawa pengalaman rasa sekaligus cerita yang berbeda.
Dwi Astarini - Sabtu, 05 September 2026
Dari Tanah hingga Cangkir, Roemah Koffie Merayakan Karakter Kopi Indonesia
Berita Foto
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mencicipi segelas kopi saat mengunjungi pameran Indonesia Coffee Expo 2026 di JICC, Jakarta, Jumat (4/9/2026).
Didik Setiawan - Jumat, 04 September 2026
Pecinta Kopi Berburu Cita Rasa Khas Nusantara di Indonesia Coffee Expo 2026
Bagikan