Pilpres 2019

Kontroversi Pemeriksaan Amien Rais, TKN KIK: Tidak Usah Terlalu Reaktif

Eddy FloEddy Flo - Selasa, 09 Oktober 2018
Kontroversi Pemeriksaan Amien Rais, TKN KIK: Tidak Usah Terlalu Reaktif

Amien Rais memberikan keterangan pers di Rumah Pemenangan Partai Amanat Nasional (PAN), Jalan Daksa, Jakarta Selatan (MP/Ponco Sulaksono)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Arsul Sani mengimbau agar publik tidak terlalu merespon berlebihan terkait pemeriksaan Politisi Senior Amien Rais oleh Penyidik Polda Metro Jaya.

Rencananya, Amien Rais akan diperiksa penyidik Polda sebagai saksi kasus penganiayaan palsu aktivis Ratna Sarumpaet, Rabu (10/10) besok.

"Jadi di satu sisi gak usah direspon terlalu ramai, tetapi kalau ada juga yang merespon ramai menurut saya sisi lainnya juga tidak usah terlalu reaktif dan kemudian, kalau buat saya menimbulkan upaya pressure terhadap kepolisian," ujar Arsul di Posko Cemara, Selasa (9/10).

Arsul Sani
Sekjen PPP Arsul Sani. Foto: MP/Fadhli

Sebelumnya dikabarkan, pemeriksaam Amien besok turut dikawal oleh ratusan massa dari PA 212 dan ratusan Advokat.

"Orang mau mengawal buat saya kalau itu pengkonsentrasian massa yang artinya unsur-unsurnya mememuhi aturan untuk semacam demo, yang penting kalau itu dipenuhi aturannya dengan melakukan pemberitahuan dan sebagainya ya silakan aja, wong itu hak berdemokrasi," kata dia.

Akan tetapi, imbau dia, lebih baik tidak direspon beramai-ramai. Sebab, menjadi saksi sudah menjadi kewajiban setiap warga negara dalam hukum bagi yang mengetahui, melihat, mendengar, memgalami sendiri sebuah peristiwa yang diduga merupakan tindak pidana atau kejahatan.

"Itu sebuah hal yang biasa saja. Pemeriksaan pihak-pihak siapapun sosoknya yang dianggap penegak hukum polri perlu didengar keterangannya, ya itu memang kewajibam warga negara untuk menjadi saksi," tandas Asrul Sani.(Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Pembuatan Patung Jokowi di NTT, Hasto: Ungkapan Dari Rakyat

#Amien Rais #Polda Metro Jaya #Berita Hoax #Ratna Sarumpaet
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Polda Metro Jaya menyimpulkan kematian Sutrimo, ART mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, murni akibat penyakit jantung iskemik dan tidak ada unsur pidana.
Wisnu Cipto - Kamis, 01 Oktober 2026
Polisi Simpulkan Kematian Sutrimo ART Eks Jampidsus Sakit Jantung, Dipicu Kafein Bukan Racun
Indonesia
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Polisi menetapkan masinis KA Anggrek sebagai tersangka tabrakan KRL di Bekasi yang menewaskan 16 orang. Penyidik menyoroti pengereman dari jarak 263 meter.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Masinis KA Anggrek Jadi Tersangka Tabrakan Maut KRL Bekasi, Polisi Ungkap Soal Pengereman
Indonesia
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Polda Metro Jaya menyiapkan 8 kantong parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK. Simak lokasi dan kapasitas motor serta mobil yang tersedia.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 25 September 2026
Polda Metro Jaya Siapkan 8 Kantong Parkir untuk FIFA ASEAN Cup 2026 di GBK
Indonesia
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Komdigi membantah kabar adanya pemadaman internet nasional pada 25-27 September 2026. Kabar tersebut dipastikan hoax.
Soffi Amira - Jumat, 25 September 2026
Hoaks! Komdigi Bantah Kabar Pemadaman Internet Nasional 25-27 September 2026
Indonesia
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Pembubaran diskusi buku Feby Indriani di Bogor berbuntut panjang! Polda Metro Jaya turun tangan usut dugaan penistaan agama dan ancaman SARA.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Viral Bedah Buku Feby Indriani Dibubarkan, Polisi Endus Dugaan Penistaan Agama
Indonesia
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Polda Metro Jaya mengimbau masyarakat agar mencari rute alternatif guna menghindari kepadatan di area unjuk rasa.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 24 September 2026
73 Demo Warnai Jakarta Hari Ini, 26.386 Personel Dikerahkan Buat Pengamanan
Indonesia
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Penyelidikan dilakukan terhadap seluruh rangkaian aktivitas barang tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Buru Pelaku di Balik Peredaran Kacang Tanah yang Diduga Ilegal
Indonesia
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Dugaan pelanggaran dalam kasus ini berkaitan dengan persyaratan impor dan ketentuan karantina.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
Polda Metro Bongkar 49,85 Ton Kacang Tanah Diduga Ilegal, Dokumen Impor tak Lengkap
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Banten dan Lampung darurat tsunami akibat erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pesisir Banten dan Lampung Darurat Tsunami akibat Erupsi Gunung Anak Krakatau?
Indonesia
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Persija vs Persib akan digelar di GBK, Sabtu (12/9). Polda Metro telah menyiapkan kantong parkir untuk masyarakat yang menonton.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
Ada Persija vs Persib di GBK, Polda Metro Siapkan Rekayasa Lalu Lintas dan Kantong Parkir
Bagikan