Konflik Timur Tengah, Indonesia Disarankan Tempuh Politik Proaktif

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 05 Januari 2016
Konflik Timur Tengah, Indonesia Disarankan Tempuh Politik Proaktif

Anggota DPR Maman Imanulhaq (kedua kiri) saat bersama personel Slank. (Foto: http://mamanimanulhaq.net)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Peristiwa - Pemerintah Indonesia diminta tetap waspada terhadap konflik yang terjadi di Timur Tengah. Untuk itu, pemerintah wajib melakukan langkah-langkah preventif dalam mengadapi isu politik yang mengatasnamakan syiah dan sunni. Ia juga meminta agar Indonesia menjadi salah satu negara yang mampu memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah.

Timur Tengah saat ini menjadi sorotan dunia pasca pemerintah Arab Saudi mengeksekusi ulama syiah Sheikh Nimr karena mengkritik pemerintahan.

"Kita justru harus menjadi kelompok mederat yang menengahi, memfasilitasi perdamaian di Timur Tengah. Kelompok-kelompok yang ingin menarik peran syiah-sunni di Timur Tengah itu perlu disadarkan bahwa persoalan itu masuk pada hal yang bersifat politis. Sikap lokal itu penting," ucap Maman Imanulhaq, anggota DPR Komisi VIII Fraksi PKB saat berbincang dengan merahputih.com, Selasa (5/1).

Sebagai negara plural, kata Maman, Indonesia mesti bersikap objektif dalam perbedaan-perbedaan dalam beragama. Hal itu tercermin dalam NU dan Muhammadiyah.

"Kita sebagai negara yang memiliki nilai-nilai perbedaan sebenarnya tidak pelu ada isu syiah-sunni dan sebagainya. Itu saya yakin peran dan fungsi Muhammadiyah dan NU dan ormas pemerintahan," ucap kade Nahdlatul Ulama ini.

Meski begitu, ia juga meminta agar NU dan Muhammadiyah melakukan politik proaktif dalam dalam mencari solusi atas konflik yang terjadi di negara-negara Timur Tengah. Ia berharap kedua lembaga tersebut memberi penyadaran bahwa mayoritas masyarakat Indonesia adalah muslim moderat, jadi menurutnya tidak ada kepentingan isu syiah dan sunni.

"Pertama saya ingin NU dan Muhammadiyah untuk bergerak cepat menyadarkan publik bahwa kita ini kelompok muslim moderat, kita tidak ada kepentingam isu syiah dan sunni. Kita adalah kelompok Islam yang selalu mendorong nilai-nilai perubahan yang juga perdamaian. Kedua, NU dan Muhamadiyah harus mendorong pemerintah Indonesia sesuai dengan amanat untuk melakukan politik proaktif mendorong seluruh pihak Timur Tengah melakukan perdamaian dan mencari solusi yang terbaik. Sudah cukup korban yang berjatuhan kelompok sipil yang tidak bersalah menjadi korban dari ambisi ini," tegasnya. (dit)


BACA JUGA:

  1. Konflik Timur Tengah Politis, Bukan Konflik Agama
  2. Maman Imanulhaq: Konflik Timur Tengah Untungkan Negara Barat
  3. Maman Imanulhaq: Arab Saudi Harus Menahan Diri
  4. Indonesia Bisa Semakmur Arab Saudi, Ini Syaratnya
  5. Pria Saudi Dikeroyok setelah Bunuh Unta
#Maman Imanulhaq #Konflik Timur Tengah
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Dunia
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Lima rudal balistik Houthi hantam Istana Presiden Al-Maashiq di Aden, Yaman. 5 orang tewas dan PM Shaya al-Zindani selamat. Simak berita selengkapnya di sini!
Wisnu Cipto - Jumat, 16 Oktober 2026
Rudal Balistik Houthi Hantam Istana Yaman, 5 Tewas 16 Luka-Luka
Dunia
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Von der Leyen memperingatkan bahwa serangkaian serangan tersebut berkontribusi pada meningkatnya ketidakstabilan di kawasan.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
Ketidakstabilan Timur Tengah Meningkat Usai Houthi Serang Bandara Riyadh
Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Indonesia
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
DPR minta pemerintah manfaatkan momentum perdamaian AS–Iran untuk menurunkan harga BBM dan memperkuat ketahanan energi nasional.
Wisnu Cipto - Jumat, 19 Juni 2026
DPR Ingatkan Pemerintah: Perdamaian AS–Iran Bukan Euforia, Rakyat Butuh BBM Murah
Dunia
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Harga minyak dunia naik lebih dari 2 dolar AS per barel setelah Iran menutup total Selat Hormuz menyusul serangan tambahan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Kamis, 11 Juni 2026
Iran Kembali Tutup Total Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Langsung Meroket
Dunia
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Iran mengumumkan pembentukan otoritas baru yang bertugas mengelola jalur strategis Selat Hormuz, di tengah meningkatnya ketegangan dengan Amerika Serikat.
Wisnu Cipto - Selasa, 19 Mei 2026
Iran Bentuk Otorita Baru, Kapal Negara Sahabat dapat Tarif Khusus Lewat Selat Hormuz
Dunia
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Iran memperkenalkan mekanisme baru untuk mengatur transit kapal melalui Selat Hormuz, jalur vital pengiriman minyak dan LNG dunia.
Wisnu Cipto - Rabu, 06 Mei 2026
Iran Terapkan Aturan Baru Transit Kapal di Selat Hormuz, Semua Instruksi Lewat Email!
Olahraga
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Iran tak menghadiri kongres AFC menjelang Piala Dunia 2026. FIFA pun menegaskan, bahwa Iran tetap berpartisipasi di turnamen tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 29 April 2026
Iran Mangkir di Kongres AFC Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Beri Kepastian
Indonesia
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Ironisnya, Phelan masih menunjukkan aktivitas normal sehari sebelum pengumuman pengunduran dirinya. Pada Selasa (21/4)
Angga Yudha Pratama - Kamis, 23 April 2026
Menteri Angkatan Laut Amerika Serikat John Phelan Mengundurkan Diri di Tengah Dinamika Internal Departemen Perang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Siap Bantu Iran dengan Kirimkan Jet Tempur dan Kapal untuk Hadapi Amerika Serikat-Israel
Unggahan video berisi klaim “Indonesia kirim kapal dan jet tempur untuk bantu Iran” merupakan konten palsu.
Frengky Aruan - Rabu, 22 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Siap Bantu Iran dengan Kirimkan Jet Tempur dan Kapal untuk Hadapi Amerika Serikat-Israel
Bagikan