Konflik Memanas di Timur Tengah, PGI Minta Semua Gereja Satu Suara Menolak Kekerasan

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 03 Maret 2026
Konflik Memanas di Timur Tengah, PGI Minta Semua Gereja Satu Suara Menolak Kekerasan

Gedung PGI/ dok PGI

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPTUIH.COM - KONFLIK yang tengah berkecamuk di Timur Tengah memicu keprihatinan dari sejumlah elemen di Indonesia. Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI) menyampaikan keprihatinan mendalam atas eskalasi kekerasan dan tindakan militer yang terjadi di Timur Tengah maupun di kawasan Asia Selatan saat ini.

"Situasi ini telah menimbulkan instabilitas regional dan dikhawatirkan akan meluas menjadi krisis global,'' kata Ketum PGI Pdt Jacklevyn F Manuputty dalam keterangannya kepada wartawan di Jakarta, dikutip Selasa (3/3).

PGI mengecam tindakan militer yang dilakukan negara mana pun, termasuk Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran, antara Pakistan dan Afghanistan, serta tindakan-tindakan pembalasan militer Iran di seluruh kawasan.

"Ini semakin memperluas lingkaran kekerasan dan merusak keamanan internasional," tegas Jacklevyn.

PGI menegaskan keberpihakan gereja tidak ditujukan kepada kepentingan politik negara mana pun, tapi kepada warga sipil yang menderita, keluarga yang tercerai-berai, serta anak-anak yang terpapar ketakutan dan trauma. Gereja terpanggil untuk berdiri bersama mereka yang paling rentan.

Baca juga:

Konflik AS-Israel vs Iran Memanas, DPR Minta Indonesia Aktif Dorong Perdamaian



"Kami menyerukan penghentian semua aksi militer dan mendorong Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga-lembaga internasional, serta pemerintah dan komunitas global untuk mengupayakan dialog dan kepatuhan terhadap hukum humaniter internasional," kata Jacklevyn.

PGI menyeru kepada umat untuk mendoakan perdamaian di Timur Tengah dan Asia Selatan, menunjukkan solidaritas bagi para korban, serta menghindari ujaran kebencian dan polarisasi.

"Di tengah situasi keamanan global yang semakin rapuh, PGI mendoakan agar para pemimpin dunia dikaruniai hikmat untuk memilih jalan damai dan menghentikan setiap tindakan yang mengancam kehidupan manusia dan alam di sekitarnya,'' tutup Jacklevyn.(knu)

Baca juga:

Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran, Sebut Langgar HAM dan Hukum Internasional




#Iran #Timur Tengah #PGI
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Perdana Menteri sekaligus Menteri Luar Negeri Qatar, Syekh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani, menyerukan dibentuknya kerangka kerja keamanan regional yang menyatukan negara-negara Teluk dan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Ancaman Baru, Iran Siapkan Serangan Balasan
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Dunia
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Pernyataan itu menyebutkan bahwa keputusan tersebut diambil sebagai respons atas eskalasi tindakan provokatif UEA yang tidak lagi dapat ditoleransi karena mengusik kedaulatan dan urusan dalam negeri Aljazair.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 11 September 2026
Aljazair Putus Hubungan dengan Uni Emirat Arab, Ruang Udara Ditutup
Indonesia
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Jika perang ekonomi berlanjut, Teheran dapat memicu pembentukan zona larangan maritim di seluruh Teluk Persia.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 09 September 2026
Ekspor Gas Terhambat, Qatar Alami Defisit Terbesar Dalam 10 Tahun Capai Rp 102,4 Triliun
Dunia
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Pasukan AS menghancurkan lima kapal tanker Iran setelah kapal perang Angkatan Laut AS diserang rudal balistik IRGC.
Wisnu Cipto - Rabu, 09 September 2026
Kapal Perangnya Diserang, AS Balas Hancurkan 5 Tanker Iran
Dunia
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Negara yang tetap berbisnis dengan Iran setelah menerima tuntutan tersebut disebut berpotensi menghadapi sanksi AS.
Yusuf Abdillah - Kamis, 03 September 2026
AS Ancam Sanksi Negara yang Tetap Berdagang dengan Iran, Akses Dolar Bisa Diputus
Indonesia
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Perjanjian dan gencatan senjata yang telah disepakati terus-menerus dilanggar, sementara aksi saling serang kembali terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 02 September 2026
Saling Serang AS dan Iran Kembali Terjadi, PBB Desak Segera Berunding
Dunia
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan beberapa pejuang dan warga sipil tewas serta terluka dalam serangan tersebut dan bersumpah akan membalas.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
AS Kembali Serang Iran, Beberapa Orang Dikabarkan Tewas di Pulau Larak
Bagikan