Kondisi Terkini Dampak Gempa Magnitudo 6,7 di Palu, Warga Mengungsi Mandiri Dengan Tenda Terpal

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Juni 2026
Kondisi Terkini Dampak Gempa Magnitudo 6,7 di Palu, Warga Mengungsi Mandiri Dengan Tenda Terpal

Warga berlari menjauhi pantai saat terjadi gempa di Pantai Tondo, Palu, Sualwesi Tengah, Selasa (16/6/2026). Gempa bumi berkekuatan 6,7 magnitudo dengan kedalaman 10km yang berada di darat 42 km tenggara Kota Palu, Sulawesi Tengah pada Selasa (16/6) pukul 11:27 WITA tersebut tidak bepotensi tsunami namun menimbulkan kepanikan warga dan merusak sejumlah infrastruktur. ANTARA FOTO/Basri Marzuki/nym.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pusat Pengendalian Operasi BNPB melaporkan data yang masuk sampai dengan Rabu siang ini ada sekitar 1.834 kepala keluarga atau secara total dari data kependudukan itu sekitar 5.784 jiwa yang terdampak gempa dan sudah dalam penanganan petugas tim gabungan. Sementara dari jumlah tersebut ada satu meninggal dunia, yang luka ringan 73 orang, dan luka berat tiga orang.

Luka berat ini yang berkaitan dengan tulang atau luka akibat reruntuhan struktur bangunan. Dengan rincian di Sigi itu ada 1.813 KK, Parigi Moutong 21 KK, di Palu itu ada dua luka ringan, dan Poso satu luka ringan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengonfirmasi tidak ada laporan mengenai adanya desa yang terisolasi pascagempa bermagnitudo 6,7 di Sulawesi Tengah dan belum ada pos pengungsian terpusat karena warga mengungsi mandiri dengan tenda terpal.

Secara terpusat tenda pengungsian berskala besar yang dilengkapi dapur umum belum kita bangun. Masyarakat saat ini lebih banyak mendirikan tenda-tenda darurat sementara dari terpal di sekitar rumah masing-masing,

kata Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (17/6).

Baca juga:

Gempa Palu, Sulteng, Korban Tewas dan Puluhan Bangunan Rusak Parah

Ia menjelaskan, pengungsian mandiri tersebut sebagian besar dipicu oleh faktor trauma psikologis, mengingat intensitas aktivitas gempa bumi susulan sejauh ini dirasa masih cukup signifikan.

Sebagaimana pemutakhiran data yang diterima dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) terdeteksi aktivitas gempa bumi susulan sebanyak 118 kali dengan tren magnitudo yang terus mengecil pascagempa utama 6,7 magnitudo Selasa (16/6) siang itu, yang getarannya dirasakan di sejumlah wilayah Kota Palu, Kabupaten Poso, Sigi, dan Parigi Moutong.

Selain itu, Abdul juga memastikan pendistribusian tenda keluarga bagi warga yang rumahnya terdata mengalami kerusakan dengan kategori berat.

Menyangkut konektivitas wilayah, dia mengungkapkan bahwa jalur transportasi antarwilayah juga dipastikan tetap terhubung, meski struktur aspal pada jalan yang mempertemukan koridor Palu, Sigi, dan Poso dilaporkan sempat tertutup material longsoran.

Kerusakan tersebut diproyeksikan dapat tertangani secara cepat oleh Dinas Pekerjaan Umum setempat, karena badan jalan tidak amblas oleh longsor, sehingga ditargetkan dapat kembali dilalui oleh kendaraan umum dalam waktu satu hingga dua hari ke depan.

#Gempa #Gempa Bumi #Kementan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Dunia
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Gempa yang terjadi pada pagi hari itu juga terasa hingga Ekuador, Panama, dan Venezuela.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
Kolombia Tetapkan Status Darurat setelah Gempa Tewaskan Ratusan Orang dan Banyak Lainnya Terjebak Reruntuhan
Dunia
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Gempa berkekuatan 7,4 magnitudo mengguncang Kolombia, menewaskan 132 orang dan melukai 883 lainnya.
Wisnu Cipto - Selasa, 11 Agustus 2026
RS Penuh dan Rusak, 880 Korban Gempa Dahsyat Kolombia Butuh Perawatan Medis
Dunia
Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Laporan mengenai korban tewas juga datang dari Manizales, Quibdó, Medellín, serta sejumlah wilayah di Chocó dan Valle del Cauca.
Dwi Astarini - Selasa, 11 Agustus 2026
 Kolombia Digoyang Gempa Magnitudo 7,4, Korban Tewas Mencapai 132 Orang dan Banyak yang masih Terjebak
Indonesia
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Gempa M 7,4 mengguncang Kolombia pada Senin (10/8). Kemlu RI memastikan bahwa WNI di sana berada dalam kondisi aman.
Soffi Amira - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa M 7,4 Guncang Kolombia, Kemlu Pastikan Seluruh WNI dalam Kondisi Aman
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Pemerintah memastikan Presiden akan mengambil kendali langsung atas penanganan keadaan darurat. Dan memerintahkan pembentukan segera pos komando terpadu untuk mengoordinasikan upaya penanganan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 11 Agustus 2026
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Wilayah Barat Kolombia, 21 Orang Dikabarkan Tewas
Indonesia
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan enam perjalanan kereta api.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Total 6 Kereta Api Terpaksa Berhenti Darurat Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran terasa hingga Garut. BPBD Garut langsung menyisir pesisir pantai untuk mendeteksi dampak dan kerusakan. Warga panik berlarian keluar rumah.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Kota Garut-Nagrek Ikut Goyang, Dampak Gempa Pangandaran di Area Pesisir Masih Didata
Indonesia
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Gempa magnitudo 5,3 di Pangandaran memaksa KAI Daop 2 Bandung menghentikan perjalanan KA Siliwangi.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Demi Keselamatan, KA Siliwangi Terpaksa Berhenti Akibat Gempa Pangandaran
Indonesia
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Temuan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, yang mengungkap adanya dugaan beras premium tidak sesuai standar kualitas, merupakan persoalan serius.
Dwi Astarini - Jumat, 31 Juli 2026
DPR Desak Penipuan Beras Premium tak Sesuai Standar Ditindak Tegas
Dunia
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Jumlah korban tewas gempa magnitudo 7,1 di Kumamoto, Jepang, naik jadi 34 orang. Otoritas masih menyelidiki 9 kematian terkait bencana.
Wisnu Cipto - Jumat, 31 Juli 2026
34 Nyawa Melayang, Jepang Masih Selidik Keterkaitan 9 Kasus dengan Gempa Kumamoto
Bagikan