Kompolnas Duga Kasus Beras Oplosan Libatkan Produsen Besar
Kompolnas (kompolnas.go.id)
MerahPutih.com - Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) menduga kasus beras oplosan premium oplosan melibatkan produsen besar karena menyangkut persoalan pangan nasional.
“Ketika ada kasus yang melibatkan persoalan pangan selalu besar, tidak mungkin kecil,” kata Komisioner Kompolnas Mohammad Choirul Anam, kepada media di Jakarta, Rabu (16/7).
Choirul mengaku sudah bertemu dengan rekan-rekan di Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus dan membahas soal kasus beras premium oplosan ini. Menurut dia, kasus pangan ini menyangkut kebutuhan pokok bersama, yang tentu harus segera ditangani dan segera diumumkan.
Baca juga:
Titiek Soeharto Kritik Menko soal Beras Oplosan: Tolong Turun Tangan, Jangan Diam Saja
“Siapa pun pelakunya di balik itu harus ditindak dengan tegas dan tidak hanya beras, bisa jadi kebutuhan pokok lainnya,” tutur anggota Kompolnas itu.
Namun, Kompolnas juga meminta masyarakat untuk membiarkan penyidik bekerja mengungkap persoalan ini secara akuntabel.
“Salah satu yang paling penting, di samping memberikan sanksi hukum, juga efek kepada yang lain agar tidak melakukan kejahatan yang sama,” tandasnya.
Baca juga:
Mentan Amran Beberkan Modus Beras Oplosan yang Rugikan Negara Rp 99 Triliun
Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Ekonomi Khusus (Dittipideksus) Bareskrim Polri memeriksa sejumlah produsen beras terkait kasus dugaan pelanggaran mutu dan takaran.
Sedikitnya, ada empat produsen beras yang diperiksa pada Rabu ini. Keempat produsen itu adalah WG, ?FSTJ, BPR, dan SUL/JG. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Indonesia Surplus Beras 3,5 Juta Ton, DPR Ingatkan Jangan Abaikan Petani
Kementan Janji Serap 4 Juta Ton Gabah Petani di 2026
Pemerintah Bersiap Ekspor Beras Setelah Swasembada
Pemerintah Perpanjang Stabilisasi Harga Beras Sampai Akhir Januari 2026
Indonesia Swasembada Pangan, DPR Ingatkan Pemerintah Dompet Petani Juga Harus 'Tebal'
Surplus Beras Nasional Naik 243%, HPP Gabah Kering Panen Tetap Rp 6.500/kg
Indonesia Capai Swasembada Beras per Akhir 2025, Prabowo: Cadangan Tertinggi Sepanjang Sejarah
14 Ribu Ton Beras Sudah Meluncur ke Sumatera, Bulog Bocorkan Stok Cadangan Pangan Nasional Siaga Hadapi Bencana 2026
Politikus Sebut Harga Pangan di Aceh Naik 100 Persen, Daya Beli Warga Juga Melemah
70 Ribu Hektare Sawah Rusak Akibat Banjir Sumatera, Cadangan Beras Disiapkan 120 Ribu Ton