Komnas PA: Sepanjang 2014, 771 Anak Laki-laki Jadi Korban Sodomi

Bahaudin MarcopoloBahaudin Marcopolo - Jumat, 24 Juli 2015
Komnas PA:  Sepanjang 2014, 771 Anak Laki-laki Jadi Korban Sodomi

Ilustrasi Kekerasan terhadap Anak (MerahPutih/Alfi Rahmadhani)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Sepanjang tahun 2014 kasus kekerasan seksual terhadap anak masih menjadi ancaman serius. Betapa tidak, menurut laporan dari Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) menerima laporan 2.737 kasus kekerasan terhadap anak. Dari jumlah kasus tersebut total korban sebanyak 2.848 orang anak.

Data yang diterima redaksi, kasus kekerasan anak masih didominasi oleh kekerasan seksual sebanyak 1.424 kasus atau sekitar 52% kemudian kekerasan fisik sebanyak 825 kasus sekiitar 30% dan kekerasan psikis sebanyak 477 kasus atau sekitar 17%.

Dari total 1.424 kasus kekerasan seksual yang terjadi kasus sodomi dan kekerasan terhadap anak laki-laki paling dominan, yaitu sekitar 771 kasus atau 54%.

Berdasarkan pengaduan masyarakat yang dianalisis Komnas PA faktor penyebab terjadinya kekerasan seksual terhadap anak, baik perempuan maupun laki-laki karena pengaruh penyebaran tontonan pornografi yang mudah diakses publik termasuk anak-anak.

Mudahnya membuka akses pornografi menjadi penyebab terjadinya kecanduan pornografi yang terjadi di tengah masyarakat. Sementara itu, supremasi hukum dalam menangangi kejahatan seksual terhadap anak belum menunjukkan keberpihakan kepada anak sebagai korban.

Ironisnya aparat penegak hukum masih menggunakan kaca mata kuda dalam menangangi perkara kejahatan dan kekerasan seksual terhadap anak. Masih banyak amar putusan Majelis Hakim yang memberikan vonis bebas atau ringan kepada pelaku kekerasan seksual anak.

Sekedar kilas balik kasus kekerasan seksual yang menimpa anak laki-laki pernah membuat heboh publik tanah air. Sebut saja kasus kekerasan seksual yang dilakukan oleh Andri Sobari alias Emon pada tahun 2014 silam. Kepolisian Resor Sukabumi Kota, Jawa Barat menjelaskan bahwa korban sebanyak 110 anak menjadi korban sodomi ganas yang dilakukan Emon. (bhd)

BACA JUGA:  

El Classico Hotman Paris Hutapea Vs Hotma Sitompoel 

Hotman Paris Hutapea Yakin Agus Dijebak. Alasannya? 

Sepanjang 2014, 2.848 Anak Jadi Korban Kekerasan 

 

 

#Ketua Komnas PA Arist Merdeka Sirait #Kekerasan Anak #Kekerasan Seksual Anak
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
PBNU mendukung penuh langkah penegakan hukum sekaligus penguatan sistem perlindungan santri secara internal
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 30 Mei 2026
PBNU Minta Jangan Hakimi Pesantren Akibat Ulah Bejat Segelintir Oknum Akibat Kasus Kekerasan Seksual
Indonesia
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
DPR RI tengah mengkaji langkah penguatan regulasi sebagai bagian dari strategi pencegahan kekerasan terhadap anak.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 05 Mei 2026
Kekerasan di Daycare Mencuat, DPR Wacanakan Revisi UU Perlindungan Anak
Indonesia
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Meskipun pembahasan sempat tertunda akibat masa reses parlemen, Komisi X memastikan isu ini menjadi prioritas utama
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Komisi X DPR RI Bakal Perketat Izin Daycare Lewat Regulasi Pendidikan Informal
Indonesia
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Beberapa anak terlaporkan mengidap penyakit seperti pneumonia, bronkitis, infeksi saluran kemih (ISK), hingga mengalami stunting akibat kekurangan gizi dan dehidrasi
Angga Yudha Pratama - Minggu, 03 Mei 2026
Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha Yogyakarta, Dosen dan Hakim Aktif Diminta Segera Dinonaktifkan
Indonesia
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
DPR melalui Esti Wijayanti mendesak penonaktifan dosen terduga pelaku kasus kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
DPR Minta Sanksi Berat untuk Dosen PTN yang Terlibat Kasus Kekerasan Daycare
Indonesia
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
DPR mendesak razia daycare ilegal setelah maraknya kekerasan anak. Data menunjukkan 43 persen daycare belum berizin dan minim standar pengasuhan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
43% Daycare Tak Berizin, DPR Desak Razia Besar Demi Lindungi Anak
Indonesia
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Maman menilai fenomena ini merupakan pengkhianatan terhadap kepercayaan orang tua yang menitipkan buah hati mereka
Angga Yudha Pratama - Rabu, 29 April 2026
DPR Desak Pemerintah Audit Seluruh Daycare Pasca Tragedi Memilukan di Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Secara aturan, kasus ini memenuhi syarat untuk restitusi karena korbannya bayi
Angga Yudha Pratama - Selasa, 28 April 2026
DPR Desak Pemulihan Hak Bayi yang Jadi Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta
Indonesia
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
DPR RI menyoroti dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha Yogyakarta. Kemendikdasmen diminta memperketat pengawasan dan evaluasi nasional.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 April 2026
Dugaan Kekerasan Anak di Daycare Yogyakarta, DPR Desak Kemendikdasmen Bertindak
Indonesia
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Kepercayaan masyarakat terhadap daycare kini berada di titik rawan.
Wisnu Cipto - Selasa, 28 April 2026
Legislator Desak Evaluasi Total Daycare, Bongkar Kegagalan Sistem
Bagikan