Komjen Buwas: Sekarang Tanggung Jawab Saya Internasional
Kepala BNN Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) (Foto: MP/Bartolomeus Papu)
MerahPutih Nasional - Kepala Badan Nasional Narkotika (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) mengaku tidak punya pesan khusus untuk Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Pol Anang Iskandar. Kedua jenderal polisi bintang tiga tersebut dirotasi saling menggantikan posisi masing-masing, beberapa waktu lalu.
"Enggak lah (tips), dia (Komjen Anang) kan udah ngerti cara itu yang baik," kata Komjen Buwas, saat ditanya apakah ada pesan khusus sebagai mantan Kabareskrim kepada Kabareskrim baru Komjen Anang Iskandar, di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (15/9).
Menurut pria yang akrab disapa Buwas ini, semua sudah diserahkan kepada Kabareskrim baru. Ia juga sempat membanggakan diri dengan menyebut tugas dan tanggung jawabnya sekarang lebih besar ketimbang hanya menjadi Kabareskrim.
"Sekarang saya Kepala BNN, jadi saya tanggung jawabnya BNN. Jadi kalau Bareskrim itu nasional, sekarang sudah internasional nih yang saya tangani," kata Buwas.
Saat ditanya soal kasus Pelindo II, Buwas tetap yakin memiliki bukti yang cukup. Hanya saja, ia tak menyebut berapa angka kerugian yang diakibatkan oleh penyalahgunaan wewenang di perusahaan BUMN tersebut.
"Nanti dihitung oleh BPK dan BPKP. Yang jelas semua itu berangkat dari alat bukti-bukti yang akurat," tandasnya. (mad)
Baca Juga:
Buwas: Agar Tidak Rancu, Hasil Audit Pelindo II Harus Disamakan
Berantas Narkoba Lintas Institusi, Komjen Buwas Sambangi Bareskrim
Komjen Buwas: Narkoba Ditenggelamkan di Laut Bersama Pelaku
Kapolri: Mutasi Buwas Sesuai Prosedur
Bagikan
Berita Terkait
Polri Geledah Kantor DSI Terkait Kasus Peggelapan Dana Anggota Rp 1,4 Triliun
Bareskrim Naikkan Status Perkara Gagal Bayar PT Dana Syariah Indonesia ke Penyidikan
Bareskrim Polri Rilis Kasus Akses Ilegal dan Pencucian Uang Judi Online di Jakarta
Bareksrim Bongkar Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 Bali, Amankan Citra Indonesia di Ranah Internasional
Modus Operandi Sistem Tempel dalam Peredaran Narkoba Jelang DWP 2025 di Bali, seperti Apa?
17 Orang dari 6 Sindikat Peredaran Narkoba Ditangkap Jelang DWP 2025 di Bali, Polri Amankan 31 Kg Sabu dan Ratusan Ekstasi
Etomidate Resmi Masuk Narkotika Golongan II, Penyalahgunaan Bisa Dijerat UU Narkotika
Polisi Naikkan Temuan Kayu Gelondongan Saat Banjir Sumatera ke Penyidikan
Bareskrim Fokus Usut Sumber Kayu Ilegal Logging yang Terseret Banjir di Sungai Tamiang
Bareskrim Usut Tidak Pidana Dari Temuan Gelondongan Kayu Ditemukan Saat Bencana Banjir Sumatra