Komisi X Minta Kasus Ijazah Palsu Dituntaskan

Luhung SaptoLuhung Sapto - Kamis, 28 Mei 2015
Komisi X Minta Kasus Ijazah Palsu Dituntaskan

Kapolri Jenderal Badrodin Haiti (kiri) dan Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnand (kanan)i bertemu Menristekdikti Muhammad Nasir di Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Foto Antara)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih, Nasional-Beredarnya isu anggota DPR yang menggunakan ijazah palsu sebenarnya sudah berlangsung sejak lama. Wakil Ketua Komisi X DPR RI Muhammad Sohibul Iman menegaskan isu ini harus dituntaskan.

"Ijazah palsu merupakan suatu isu yang sebetulnya sudah berlangsung lama, tapi ketika muncul, ramai lalu tenggelam. Masalh ini harus menjadi perhatian Pemerintah untuk tidak menjadikan isu ini menjadi isu yang temporer dan harus dituntaskan secara bersama-sama,” katanya saat menjadi narasumber pada acara diskusi Dialektika Demokrasi bertema Ijazah Palsu Menciderai Dunia Akademik di DPR, Kamis (28/5).

Menurutnya, UU No.20 Th 2003 tentang sisdiknas maupun UU No.12 Th 2012 tentang Perguruan Tinggi sudah sangat jelas baik dari definisi, otoritas yang berhak mengeluarkan ijazah, maupun sanksi-sanksi terkait pelanggaran aturan bagi mereka-mereka yang memalsukan ijazah. Tapi masalahnya adalah aturan tersebut belum diterapkan secara ketat.

“Kami berharap kepada Menristek Dikti Muhammad Nasir untuk betul-betul serius menanganinya dan hal ini merupakan pendekatan struktural yang harus kita lakukan bersama” lanjutnya.

Ia mengatakan persoalan ijazah palsu ini tidak hanya terkait dengan penegakkan aturan atau persoalan struktural tapi juga persoalan kultural yang menjadi PR bersama.

Menurutnya ada dua persoalan kultural mengenai fenomena ijazah palsu ini. Pertama, cara pandang yang salah bahwa gelar akademik dianggap dapat meningkatkan status sosial. Sebenarnya hanya status ketercapaian. Kedua, budaya instan yang melekat di masyarakat.

"Hal inilah yang kemudian menjadi faktor utama timbulnya ijazah palsu,” sambungnya. (Yul)

Baca Juga:

MKD DPR Segera Tindaklanjuti Laporan Ijazah Palsu

Ijazah Palsu, Ahok: PNS DKI sedang Disisir, Siapa Tahu Ada Kutu

Fahri Hamzah Ingin Ijazah Seluruh Anggota DPR Diperiksan Keasliannya

#Denty Noviani Sari #Frans Agung Mula Putra #Muhammad Sohibul Iman #Komisi X DPR #Ijazah Palsu
Bagikan
Ditulis Oleh

Luhung Sapto

Penggemar Jones, Penjelajah, suka makan dan antimasak

Berita Terkait

Indonesia
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Roy Suryo dan Tifauziah Tyassuma atau dr Tifa sudah lengkap alias P21. Keduanya akan segera disidang.
Dwi Astarini - Rabu, 03 Juni 2026
Berkas Perkasa Lengkap, Tersangka Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Jokowi Segera Disidangkan
Indonesia
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Kebijakan tersebut masih perlu dikaji termasuk kajian terhadap perangkat guru yang akan mengajar.
Dwi Astarini - Selasa, 02 Juni 2026
Daripada Wajibkan Belajar Bahasa Prancis, DPR Minta Prabowo Fokus Benahi Persoalan Pendidikan Tanah Air
Indonesia
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Wakil Ketua Komisi X DPR RI mendukung program 150 ribu beasiswa D4 dan S1 untuk guru. DPR juga mengusulkan penambahan kuota serta penyederhanaan proses seleksi.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 02 Juni 2026
Komisi X DPR Dukung 150 Ribu Beasiswa Guru, Usul Kuota Ditambah dan Seleksi Dipermudah
Indonesia
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Komisi X DPR meminta Kemendikdasmen menjelaskan kesiapan implementasi hingga roadmap implementasi instruksi sekolah Indonesia ajarkan Bahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 29 Mei 2026
Respons Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis Masuk Sekolah, DPR Minta Penjelasan ke Kemendikdasmen
Indonesia
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Komisi X DPR RI mendukung gugatan kesejahteraan dosen di MK dan meminta hakim mengabulkan permohonan demi perbaikan pendidikan tinggi Indonesia.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
Sidang Gugatan Kesejahteraan Dosen di MK, Komisi X DPR Minta Hakim Kabulkan Permohonan
Indonesia
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
DPR menilai kasus dugaan kekerasan seksual di UPN Veteran Yogyakarta sudah masuk kategori darurat dan tak boleh ditutup-tutupi.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 22 Mei 2026
Komisi X DPR Desak Investigasi Transparan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual di UPN Veteran Yogyakarta
Indonesia
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Kasus ijazah Jokowi kini berlanjut ke Pengadilan Tinggi Semarang. Penggugat pun mengajukan banding atas kasus tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
Perkara Ijazah Jokowi Memanas, Penggugat Ajukan Banding usai Ditolak PN Surakarta
Indonesia
Viral Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, DPR Minta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly menyoroti dugaan ketidakadilan penilaian juri dalam LCC 4 Pilar MPR Kalbar yang viral di media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 13 Mei 2026
Viral Penilaian Juri Lomba Cerdas Cermat 4 Pilar MPR, DPR Minta Lakukan Evaluasi Menyeluruh
Indonesia
SE Guru Non-ASN Tuai Polemik, DPR Minta Abdul Mu’ti Beri Penjelasan
Komisi X DPR RI akan memanggil Mendikdasmen Abdul Mu’ti terkait polemik guru non-ASN usai terbitnya SE Nomor 7 Tahun 2026 yang memicu keresahan tenaga pendidik.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 11 Mei 2026
SE Guru Non-ASN Tuai Polemik, DPR Minta Abdul Mu’ti Beri Penjelasan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Beredar informasi yang menyebut, pembuat ijazah Jokowi muncul ke publik dan membuat pengakuan.
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pembuat Ijazah Jokowi Buat Pengakuan soal Adanya Modifikasi
Bagikan